Uncategorized

Apa Saja Aktivitas yang Sebaiknya Dilakukan saat Hamil 26 Minggu?

Pada usia hamil 26 minggu, ternyata penglihatan janin sudah mulai terbuka serta saraf indera pendengarannya mulai berkembang. Ibu pasti tidak sabar menanti kelahiran bayi. Perut pun semakin membesar sebab janin sudah berukuran sepanjang daun bawang. Berikut ini merupakan beberapa aktivitas yang bisa ibu lakukan untuk menunjang kesehatan ibu dan perkembangan janin:

  1. Sering berbicara ke bayi

Perkembangan saraf pendengaran yang semakin matang memungkinkan janin mendengar suara lebih jelas. Begitu pula dengan perubahan detak jantung, gerakan, dan pernapasan ibu yang dapat dirasakan oleh janin. Oleh karena itu, mulai ajak si kecil berbicara selama berada di kandungan. Sebuah studi menunjukkan, kebiasaan ayah dan ibu yang sering mengajak si kecil berbicara akan meningkatkan bonding dengan bayi kelak setelah lahir. 

Ayah dan ibu disarankan untuk berbicara kepada si kecil dalam keadaan rileks dan tenang, serta hindari teriakan, bentakan, atau kata-kata kasar lainnya. Suara ibu akan lebih tertangkap sebab disertai dengan gerakan. Saat ibu berbicara, diafragma ikut naik atau turun sehingga janin juga bisa merasakan lebih jelas. 

  1. Lakukan olahraga yang aman bagi ibu hamil secara rutin

Berenang dan melakuakan latihan olahraga ringan di dalam air akan melatih kekuatan otot. Air akan menopang berat badan sehingga ibu akan terhindar dari luka atau ketegangan otot. Yoga dan pilates bagi ibu hamil juga bisa dilakukan guna mengurangi stres, memperbaiki fleksibilitas gerakan, dan meningkatkan kemampuan pernapasan yang berguna saat persalinan. Lakukan yoga dan pilates bersama dengan instruktur profesional khusus ibu hamil. 

  1. Waspada diabetes gestasional

Pada kehamilan usia 14-28 minggu, seorang ibu rawan mengalami diabetes gestasional. Selama kehamilan, plasenta menghasilkan hormon tingkat tinggi penangkal insulin. Fungsi insulin yaitu mengubah glukosa dalam darah menjadi bentuk lain agar dapat disimpan sebagai energi cadangan. Kadar insulin yang menurun mampu meningkatkan kadar glukosa dalam darah sehingga memicu terjadinya diabetes. 

Ibu yang mengalami diabetes gestasional berisiko melahirkan bayi dengan berat badan lebih, prematur, hipoglikemia, serta gangguan pernapasan. Sebaiknya lakukan pemeriksaan dokter dan pengecekan kadar gula darah secara berkala. Dokter akan merekomendasikan penggunaan insulin atau obat lainnya jika diperlukan. 

  1. Mulai merancang kelahiran

Jika sebelumnya ibu belum sempat memikirkan rencana kelahiran, mungkin pada usia hamil 26 minggu merupakan waktu yang tepat untuk memulai. Salah satu rencana persalinan yang paling besar yaitu pemilihan tempat rumah sakit atau bidan yang diinginkan. 

Usahakan untuk merencanakan suasana persalinan positif yang direfleksikan melalui dokter, petugas medis, atau tempat dan suasana bersalin. ibu juga haru menglomunikasikan dengan pasangan berkaitan dengan persiapan lain menjelang kelahiran dan jenis dukungan apa saja yang dibutuhkan.      

  1. Rawat kulit dari stretch mark

Stretch mark akan menimbulkan rasa tidak nyaman karena tampilannya yang mengganggu. Kondisi stretch mark disebabkan beberapa faktor, diantaranya genetik, usia, dan berat badan. Meskipun tidak ada cara pasti yang menjamin ibu bisa terhindar dari strecth mark, namun cara-cara berikut ini mungkin bisa membantu meminimallam tampilannya:

  • Peningkatan berat badan saat hamil sebaiknya dilakukan secara perlahan 
  • Konsumsi makanan sehat dan seimbang untuk menjaga kebutuhan gizi
  • Jangan biarkan kulit kering dan terus jaga hidrasi serta kelembabannya

Setelah melahirkan, srestch mark mungkin akan memudar walaupun tidak sepenuhnya hilang. Krim obat dan perawatan laser dari dokter kulit akan membantu menyamarkan tampilan stretch mark

Lakukan pengecekan rutin ke dokter untuk memantau kesehatan ibu dan bayi. Beritahu dokter mengenai keluhan saat menginjak usia hamil 26 minggu. Keluhan yang tak biasa dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan akan ditangani dokter sesegera mungkin sehingga bisa deteksi sejak awal.

Penyakit

Hati-hati, Ini Penyebab Gejala Hipotensi Ortostatik

Bukan hanya tekanan darah tinggi yang perlu Anda waspadai. Tekanan darah rendah pun memiliki risiko bahaya yang mesti menjadi perhatian. Apalagi jika Anda tergolong memiliki gejala hipotensi ortostatik di mana tekanan darah akan menurun tiba-tiba tiap kali Anda berubah posisi dari duduk ke berdiri atau dari berdiri ke duduk atau tidur.

Hipotensi ortostatik kerap dipandang remeh orang sebagian orang karena umumnya hanya menimbulkan gejala pusing atau pandangan mata kabur sesaat setiap kali berubah posisi. Namun dalam tahap yang lebih serius, penyakit ini bisa membuat penderitanya mengalami pusing hingga bermenit-menit hingga pingsan. Jika sudah demikian, penderita hipotensi ortostatik tersebut tentu saja harus menemui dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat.

Kondisi hipotensi ortostatik sendiri dipicu oleh berbagai sebab. Beberapa di antara penyebabnya bahkan mengacu pada kondisi masalah kesehatan yang serius. Memahami penyebab-penyebab hipotensi ortostatik di bawah ini pun dapat membuat Anda bisa lebih berhati-hati dan terhindar dari serangan tekanan darah yang turun tiba-tiba tersebut.

  • Dehidrasi

Orang-orang yang mengonsumsi cairan kurang dari kebutuhan harian cenderung lebih mudah terkena hipotensi ortostatik. Karena itu, pastikan Anda selalu terhidrasi cukup tiap harinya agar tidak mengalami penurunan tekanan darah yang tiba-tiba tiap kali berubah posisi.

  • Penyakit Jantung

Jantung memiliki fungsi mengalirkan darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Ketika fungsi jantung menurun atau memiliki masalah, tekanan darah pun akan turut terkena imbasnya. Karena alasan inilah, orang-orang yang pernah mengalami serangan jantung ataupun gangguan irama jantung lebih rentan terkena hipotensi ortostatik.

  • Anemia

Orang yang kekurangan sel darah merah atau anemia cenderung juga bermasalah dengan tekanan darah. Penderita anemia umumnya juga memiliki tekanan darah rendah. Dalam beberapa kasus, tekanan darah rendah yang diidap oleh penderita anemia akan semakin parah dan memburuk tiap kali melakukan perubahan posisi tubuh, seperti dari berdiri ke duduk atau sebaliknya.

  • Penyakit Sistem Endokrin

Diabetes dan tiroid merupakan contoh dari penyakit yang menyerang sistem endokrin. Orang-orang yang terkena penyakit ini juga kerap bermasalah pada aliran darahnya. Masalah inilah yang akhirnya menimbulkan gejala hipotensi ortostatik pada penderita penyakit sistem endokrin.

  • Cuaca Panas

Cuaca juga bisa membuat seseorang terserang gejala hipotensi ortostatik. Adalah cuaca panas, yang bisa membuat Anda mengalami penurunan tekanan darah secara tiba-tiba ketika mengubah posisi tubuh. Gejala akan makin parah ketika cuaca panas tersebut tidak diimbangi dengan pengonsumsian cairan yang sepadan untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

  • Obat-obatan

Penggunaan beberapa jenis obat bisa memengaruhi tekanan darah Anda. Contoh obat yang bisa menurunkan tekanan darah secara tiba-tiba, di antaranya obat penghambat saluran kalsium, nitrat, juga penghamat angiotensin. Obat-obatan yang berisiko menimbulkan gejala hipotensi ortostatik umumnya yang merupakan jenis terapi untuk penderita penyakit kardiovaskular maupun penyakit sistem endokrin.

  • Kurang Aktivitas

Seseorang dengan tingkat mobilitas rendah atau kurang aktivitas juga cenderung mengalami hipotensi ortostatik. Contohnya, seseorang yang memiliki pola tidur lama lebih dari 8 jam sehari akan mudah merasa pusing ketika mengubah posisi ke duduk atau berdiri.

  • Aktivitas Makan

Makan tidak melulu membuat tekanan darah naik. Nyatanya didapati fakta, aktivitas makan bisa membuat seseorang mengalami hipotensi ortostatik sesaat setelahnya. Jadi ketika Anda makan, jangan langsung mengubah posisi ke berdiri karena tekanan darah bisa langsung turun secara tiba-tiba.

***

Jika Anda termasuk orang yang sering mengalami hipotensi ortostatik, cobalah mulai menghindari gejala-gejala yang dapat dijauhi. Memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan kondisi tubuh terkait pemicu tekanan darah yang turun tiba-tiba ini pun sangat disarankan.

Hidup Sehat

Cara Mengobati Luka Bakar Agar Tidak Meninggalkan Bekas

Selain menyentuh panci panas dengan tidak sengaja, luka bakar juga dapat disebabkan oleh iritasi produk, paparan sinar matahari (sunburn), radiasi, dan sengatan listrik. 

luka bakar

Cara mengobati luka bakar bisa dikatakan sedikit tricky. Bila tidak ditangani dengan tepat dan benar, luka bakar dapat berbekas dan meninggalkan luka yang tidak sedap dipandang mata.

Penyebab bekas luka bakar

Kolagen di dalam tubuh bertindak sebagai regenerasi kulit saat kulit terluka. Luka bakar berarti kulit menjadi rusak dan kolagen bertugas untuk memperbaikinya. 

Ketika mulai sembuh, area yang menebal dan berubah warna disebut sebagai bekas luka. Bekas luka ini akan memudar dengan seiring waktu. Namun pada beberapa kasus ada bekas luka yang bersifat permanen dan tak bisa dihilangkan.

Jenis luka bakar berdasarkan tingkat keparahannya

Perlu diketahui bahwa luka bakar memiliki beberapa jenis dan tingkat keparahan. Semakin banyak dan lama Anda terbakar panas, maka semakin Anda semakin berisiko mendapatkan luka bakar yang parah dan meninggalkan bekas permanen. 

Tingkat keparahan luka bakar terbagi menjadi tiga jenis, dan klasifikasinya sebagai berikut:

  1. Luka bakar derajat satu 
  • Rusaknya lapisan kulit luar (epidermis)
  • Kulit memerah dan terasa sakit
  1. Luka bakar derajat dua (ketebalan sebagian)
  • Rusaknya lapisan kulit luar (epidermis)
  • Rusaknya lapisan kulit dalam (dermis)
  • Kulit memerah dan terasa sakit
  • Kulit melepuh
  1. Luka bakar derajat tiga (ketebalan penuh)
  • Rusaknya lapisan kulit luar (epidermis)
  • Rusaknya lapisan kulit dalam (dermis)
  • Dapat merusak tulang dan jaringan tendon
  • Terdapat perubahan kulit menjadi putih atau hitam
  • Terdapat kerusakan pada ujung saraf

Luka bakar tingkat satu dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 6 hari, dan tidak meninggalkan bekas luka. Sedangkan luka bakar derajat dua dan tiga dapat berbekas bila tidak ditangani dengan benar.

Luka bakar dapat menyebabkan salah satu dari tiga bekas luka di bawah ini:

  • Bekas luka hipertrofik: benjol berwarna merah keunguan dan terasa gatal bila disentuh
  • Bekas luka kontraktur: luka membuat kulit, tendon, dan otot terasa kencang sehingga area terdampak sulit digerakkan
  • Bekas luka keloid: berupa benjolan berkilau dan tidak berbulu

Cara mengobati luka bakar agar tidak berbekas

Kebanyakan orang akan panik setelah menerima luka bakar, sehingga gegabah melakukan segala cara untuk meredam rasa panas terbakar. 

Untuk mencegah terjadinya bekas luka, berikut ini cara mengobati luka bakar yang tepat:

  1. Bilas luka bakar dengan air dingin atau hangat, lalu diamkan hingga mengering.
  2. Oleskan salep antibiotik dengan aplikator seperti kain kasa atau cotton bud bersih untuk mencegah infeksi.
  3. Balut luka bakar dengan perban antilengket dan kain kasa steril.

Saat luka bakar mulai sembuh, lakukan cara di bawah ini:

  1. Regangkan area yang terbakar selama beberapa menit setiap hari untuk mencegah kulit saling menempel.
  2. Jika Anda mengalami luka lepuh dan menggelembung, jangan pecahkan gelembung dan biarkan luka pecah dan mengering. Temui dokter atau petugas kesehatan untuk memotong sel kulit mati.
  3. Lindungi luka bakar dari sinar matahari langsung dengan memakai tabir surya atau pakaian longgar dan panjang.

Untuk mempercepat penyembuhan luka, konsultasikan dengan dokter secara rutin dan ikuti arahan yang telah diberikan untuk mencegah terbentuknya jaringan parut.

Catatan

Sebelum membeli salep antibiotik yang dijual bebas, konsultasikan dengan petugas kesehatan atau apoteker dan tanyakan dosis penggunaan yang tepat. Apabila Anda ragu untuk mengobati area yang terbakar, Anda bisa melakukan cara mengobati luka bakar bersama dokter.

Hidup Sehat

Mengolah ASI untuk Bahan Resep Makanan Bayi, Bisakah?

Pernahkah Anda mendengar ada makanan bayi yang diolah dan diproses menggunakan ASI sebagai bahan pelengkap pembuatannya? Dalam fase MPASI, anak mulai dikenalkan dengan makanan padat dan ASI menjadi pelengkap nutrisi buah hati. Namun, apa jadinya jika ada resep makanan bayi menggunakan ASI? Tertarikkah Anda untuk mencobanya? Tidak ada salahnya bagi ibu untuk membuat makanan bayi menggunakan ASI, selama kualitas dan kebersihan ASI tetap terjaga, kok.

masakan bayi

Resep makanan bayi untuk MPASI dari ASI

Banyak sekali nutrisi bermanfaat dalam ASI, seperti protein, lemak, air, dan gula, yang mampu meningkatkan sistem imun tubuh bayi. ASI juga berperan penting untuk mendukung pertumbuhan bayi agar senantiasa sehat dan kuat. 

Di bawah ini, terdapat resep makanan bayi yang pantas untuk dicoba.

  1. Oatmeal ASI

Resep makanan bayi yang dapat Anda coba, yaitu dengan mengombinasikan oatmeal dengan ASI. Cara untuk membuat makanan ini pun terbilang mudah, yaitu:

  • Blender oat hingga mendapatkan tekstur halus
  • Panaskan ASI lalu tuangkan oat sampai mendapatkan tekstur yang diinginkan
  • Tuangkan adonan tersebut pada tray es batu dan bekukan dalam waktu 24-48 jam
  • Jika ingin disajikan, hangatkan dalam microwave lalu tunggu hingga mencair
  1. Pancake ASI

Memang, pancake ASI tidak sepopuler dengan resep pancake menggunakan tepung pada umumnya. Namun, resep makanan bayi ini boleh dicoba sebagai menu MPASI buah hati. Adapun bahan dan cara membuat yang perlu diperhatikan:

Bahan:

  • Pisang yang telah masak (dapat pula diganti dengan buah lain sesuai selera, seperti mangga atau apel)
  • 1 cangkir ASI
  • 1 buah telur
  • 2 sendok teh butter atau minyak kelapa
  • 1 cangkir tepung gandum utuh
  • 1 sendok teh baking powder
  • ¼ sendok teh baking soda

Cara membuat pancake ASI:

  • Campurkan bahan yang telah disiapkan: pisang, ASI, telur, dan minyak kelapa
  • Dalam wadah yang terpisah, campurkan tepung, baking powder, dan baking soda
  • Masukkan adonan basah ke dalam adonan kering hingga keseluruhan adonan tercampur rata
  • Oleskan butter di atas wajan agar adonan tidak terasa lengket dan menempel
  • Buat pancake mulai dari 1-2 sendok makan adonan, lalu tuang ke atas wajah yang telah dipanaskan
  • Masak selama beberapa menit dan tunggu hingga gelembung muncul di atas permukaan adonan pancake
  • Balik adonan dan masak sisi sebelahnya matang merata
  1. Yoghurt ASI

Tidak hanya susu hewani pada umumnya, namun yoghurt ternyata juga dapat diolah dari ASI. Resep makanan bayi ini dapat dikombinasikan dengan buah pilihan sesuai dengan selera. Bahan utama yang diperlukan, yaitu ASI, tepung tapioka, dan yoghurt starter. Perhatikan cara membuatnya di bawah ini:

  • Panaskan ASI dengan api sedang, namun jangan tunggu hingga mendidih
  • Dinginkan, lalu tambahkan yoghurt starter
  • Tambahkan tepung tapioka dalam ukuran yang telah disesuaikan dengan banyaknya ASI yang digunakan
  • Tuangkan adonan ke mangkuk kaca yang telah dihangatkan sebelumnya, lalu tutup
  • Masukkan mangkuk kaca dalam cooler bag dan tuangkan air panas di sekitarnya
  • Ganti air setelah 4,5 jam
  • Konsistensi yoghurt akan semakin kental jika disimpan semakin lama
  • Setelah selesai, simpan yoghurt di lemari pendingin
  • Sajikan yoghurt dengan buah sesuai selera
Penyakit

5 Latihan Sederhana untuk Atasi Foot Drop

Foot drop atau yang biasa disebut drop foot adalaj ketidakmampuan untuk mengangkat bagian depan kaki karena kelemahan atau kelumpuhan otot dan saraf yang berfungsi mengangkat kaki. Nah, foot drop sendiri bukanlah penyakit, ini adalah gejala dari masalah atau kondisi medis yang lebih besar.

Sebenarnya drop foot bukanlah sebuah penyakit, kondisi ini adalah gejala dari masalah kondisi medis yang lebih besar. Anda dapat mengenali jika Anda menderita drop foot dari cara atau gaya berjalan Anda.

Pasalnya, ketika Anda menderita foot drop dapat menyeret jari-jari kaki mereka di sepanjang jalan saat berjalan, karena mereka tidak dapat mengangkat bagian depan kaki mereka dalam setiap langkahnya. Untuk menghindari menyeret kaki atau tersandung, penderita mungkin akan mengakat lutut lebih tinggi atau mengayunkan kaki mereka.

Tanda lain foot drop yang paling umum:

  • Menyeret kaki atau menggesek kaki dan jari kaki Anda di atas tanah saat Anda berjalan
  • Kiprah halaman langkah tinggi, mengangkat paha saat berjalan, untuk mencegah jari-jari Anda menyentuh tanah
  • Ketidakmampuan untuk mengangkat kaki di pergelangan kaki
  • Mati rasa atas kaki atau jari kaki

Penyebab foot drop

Ada tiga penyebab utama yang melemahkan saraf atau otot, di antaranya:

  1. Cedera saraf. Saraf peroneal adalah saraf yang berkomunikasi dengan otot-otot yang mengangkat kaki. Kerusakan saraf peroneal adalah penyebab paling umum dari foot drop. Jadi saraf yang membungkus dari belakangan lutut ke depan tulang kering dan berada dekat dengan permukaan, sehingga mudah rusak. Kerusakan saraf peroneal dapat disebabkan oleh cedera olahraga, operasi pergantian pinggul atau lutut, gips kaki, persalinan, atau bahkan menyilangkan kaki.
  2. Gangguan otot. Kondisi yang menyebabkan otot perlahan melemah atau memburuk juga bisa menyebabkan drop foot. Gangguan ini mungkin termasuk distrofi otot, sclerosis lateral amiotrofik (penyakit Lou Gehrig, penyakit saraf yang menyerang dan menghancurkan sel-sel saraf motorik) dan polio.
  3. Gangguan otak atau tulang belakang. Kondisi neurologis juga bisa menyebabkan foot drop. Kondisi mungkin termasuk stroke, multiple sclerosis, dan cerebral palsy.

Latihan untuk mengatasi foot drop

  1. Peregangan handuk

Anda dapat melakukan hal ini dengan cara:

  • Duduk di lantai dengan kedua kaki lurus ke depan.
  • Lalu, lingkarkan handuk atau pita latihan di sekitar kaki yang sakit dan pegang kedua ujungnya dengan tangan Anda.
  • Tarik handuk atau pita latihan ke arah tubuh Anda
  • Tahan selama 30 detik.
  • Kemudian rileks selama 30 detik, dan ulangi 3 kali setiap sesinya.
  • Toe to Heel Rock

Cara melakukannya adalah dengan cara:

  • Berdirilah di depan meja, kursi, dinding, atau benda kokoh lainnya yang dapat Anda pegang sebagai penyangga.
  • Goyangkan beban Anda ke depan dan naik ke atas jari-jari Anda.
  • Tahan posisi ini selama 5 detik.
  • Selanjutnya, goyangkan beban Anda ke belakang pada tumit Anda dan angkat jari-jari Anda dari lantai.
  • Tahan selama 5 detik dan ulangi urutan tersebut beberapa kali.
  • Ambil kelereng

Lakukan latihan ini dengan cara:

  • Duduklah di kursi dengan kedua kaki rata di lantai.
  • Tempatkan 20 kelereng dan mangkuk di lantai di depan Anda.
  • Dengan menggunakan jari-jari kaki Anda yang terkena foot drop, lalu ambil setiap kelereng dan pindahkan kelereng ke dalam mangkuk.
  • Ulangi sampai Anda mengambil semua kelereng.
  • Angkat bola

Lakukan cara ini dengan cara:

  • Duduklah pada kursi dengan kedua kaki rata di lantai.
  • Letakkan benda bulat kecil (bisa bola tenis) di lantai di depan Anda.
  • Pegang benda di antara kaki Anda dan perlahan angkat dengan merentangkan kaki Anda.
  • Tahan selama 5 detik lalu turunkan perlahan.
  • Lalu ulangi latihan ini selama 10 kali setiap sesinya.
  • Dorsiflexion pergelangan kaki

Lakukan latihan ini dengan cara:

  • Duduk di lantai dengan kedua kaki lurus di depan Anda.
  • Ambil resinstance band dan angkat ke kursi atau kaki meja yang stabil.
  • Lingkarkan lingkaran pada bagian atas kaki Anda yang terkena.
  • Tarik perlahan jari-jari kaki yang menderita ke arah Anda lalu kembali ke posisi awal, lalu ulangi 10 kali.

Jadi kesimpulannya Anda dapat meminimalisir gejala yang muncul karena foot drop dengan melakukan beberapa latihan di atas. Namun, jika Anda telah melakukan latihan tersebut beberapa kali tetapi tidak ada kemajuan dan bahkan semakin memburuk, maka ada baiknya untuk mendatangi dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kesehatan Mental

Manfaat yang Didapatkan Saat Berpikir Kritis

Berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan yang seharusnya dapat dimiliki oleh setiap manusia, tujuannya untuk menghindari suatu kesalahpahaman. Namun yang justru terjadi dalam kebanyakan kasus menimbulkan anggapan jika umur tidak mencerminkan seseorang dapat berpikir dewasa atau kritis, lantas bagaimana cara berpikir kritis yang bisa dilakukan oleh kebanyakan orang.

Salah satu modal untuk bisa mengasah kemampuan dalam berpikir kritis adalah menjadi orang yang skeptis, atau memiliki rasa keingintahuan yang tinggi terhadap apa saja. Menurut hasil dari penilitian orang yang memiliki pemikiran kritis sangat peka terhadap berbagai kondisi yang sedang terjadi di keadaan sekitar, dapat berupa kritisi positif dan juga negatif.

Cara Berpikir Kritis

Pikiran merupakan bentuk dari gagasan dan proses mental, dengan berpikir seseorang bisa mengasah ketajaman otak mereka. Sementara itu, berpikir adalah proses otak melakukan pengumpulan dan analisa mengenai sebuah informasi, nantinya kumpulan informasi ini yang dibutuhkan dalam membuat keputusan, konsep, penalaran hingga pemecahan masalah.

Cara bepikir orang satu dengan yang lain berbeda, tidak ada orang yang memiliki cara berpikir yang sama persis. Ini kerap kali disebut sebagai perbedaan persepsi atau juga bisa dibilang sudut pandang yang berbeda. Cara yang bisa dilakukan untuk mengasah kemampuan seseorang dalam mengingat atau memecahkan masalah adalah dengan mencoba berpikir mendalam mengenai permasalahan yang tengah dihadapi secara rutin setiap hari.

Biasakan berlatih setiap hari, sisihkan beberapa menit atau sedikit waktu untuk dapat merenung, berpikir kritis membantu seseorang semakin baik dalam memecahkan masalah dan ketika dihadapkan kondisi untuk mengambil suatu keputusan. Berpikir dengan kritis merupakan proses di mana informasi menjadi keputusan atau sebuah kesimpulan.

Kondisi ini memang tidak mudah dilakukan, maka dari itu seseorang perlu berlatih dan membiasakan diri setiap hari secara rutin dan berkelanjutan. Seseorang pasti dihadapkan dengan beberapa masalah setiap harinya, otomatis juga harus membuat pilihan, kesimpulan dan lain sebagainya untuk mengatasi masalah itu.

Manfaat Berpikir Kritis

  1. Punya Banyak Alternatif Jawaban

Membiasakan diri untuk bisa berpikir kritis akan melatih seseorang memiliki kemampuan dalam berpikir jernih dan rasional. Seseorang tersebut juga mampu berpikir  secara mandiri dan reflektif, merupakan tindakan dan pikiran yang tidak direncanakan, muncul dan terjadi secara spontan begitu saja, melakukan hal tanpa perlu otak memikirkannya terlebih dahulu.

  • Pahami Sudut Pandang Orang Lain

Berpikir kritis bisa membuat pikiran dan otak lebih fleksibel, seseorang tidak akan terlalu kaku dalam berpikir atas pendapat atau ide-ide orang lain. Lebih mudah untuk menerima pendapat orang lain, hal ini memang tidak mudah dilakukan. Namun, jika dibiasakan dilakukan setiap hari maka dengan sendirinya dan secara spontanitas akan mudah dilakukan.

  • Lebih Mandiri

Cara berpikir kritis dapat membuat seseorang lebih mandiri, dalam artian seseorang ini tidak perlu mengandalkan orang lain. Terlebih ketika dihadapkan dalam situasi yang rumit dan sulit, serta diharuskan untuk segera mengambil keputusan. Pikiran kritis membuat seseorang memiliki ide dan gagasan dan saran untuk menyelesaikan masalah.

  • Peluang Baru

Berpikir kritis memungkinkan seseorang menemukan peluang-peluang dalam segala hal, bisa dalam pekerjaan hingga bisnis yang dijalani. Kondisi ini membuat seseorang lebih tajam dalam menganalisa masalah dan keadaan.

Kelebihan dalam berpikir ini ini akan berdampak pada kewaspadaan orang tersebut, guna menentukan peluang dibutuhkan pikiran yang tajam, mampu menganalisa peluang yang sedang dihadapi.

Penyakit

Apa Itu Adenoma Bronkus? Ini Penjelasannya

Merupakan sebuah istilah untuk menggambarkan berbagai keganasan di saluran pernasapan di bawah sel-sel epitel bronkus atau saluran napas yang menuju ke paru-paru dan atau di kelenjar bronkus dinamakan dengan adenoma bronkus. Terdapat tiga tipe utama yang menjadi penyebab paling umum kondisi ini.

Di antaranya yakni adenoma karsinoid, karsinoma adenoid kistik dan karsinoma mikoepidermoid, di awal kemunculannya kondisi ini tidak menimbulkan gejala hingga waktu yang lama. Selain itu, pada kondisi yang lebih lanjut, penderita bisa mengalami beberapa gejala tergantung dari lokasi kondisi ini muncul, kondisi ini bisa menyebar ke bagian tubuh lain meski dikatakan sebagai tumor jinak.

Penjelasan Adenoma Bronkus

Kanker ini biasanya bermula di kelenjar mukosa, saluran pernapasan atau bronkus dan trakea dan kelenjar air liur. Tumor dari kondisi ini membesar secara lambat, tetapi sangat berpotensi menjadi ganas. Tanda dan gejala kondisi ini bisa saja tidak terdiagnosa selama bertahun-tahun karena memang ukuran tumor yang kecil dan perkembangannya lambat.

Misalnya tumor kecil ini berada di bagian tengah atau bagian tepi jalan napas, namun tumor yang berada di bagian tepi saluran napas seringkali juga tidak menimbulkan gejala. Sementara yang terletak di tengah jalan napas, akan menimbulkan gejala berupa sumbatan dan pendarahan seperti berikut ini.

  • Sesak napas, stridor yakni bunyi suara mengorok yang muncul setiap tarikan atau hembusan napas.
  • Mengi atau adanya bunyi ‘ngik’ setiap menarik napas, demam disertai batuk-batuk yang sering.
  • Batuk yang muncul biasanya disertai darah akibat adanya luka pada dinding dalam saluran napas.

Kondisi ini jenis karsinoid bisa menyebabkan gejala yang berupa nyeri dada, rasa panas dan merah pada wajah dan perasaan rentan mengalami infeksi paru, seperti pneumonia. Untuk jenis karsnoma kistik adenoid bisa menimbulkan beberapa gejala seperti benjolan pada langit-langit mulut, suara serak, sulitan menelan, mati rasa (rahang, langit mulut, wajah, lidah) dan benjolam di sekitar telinga.

Sementara itu jenis karsinoma mikoepidermoid juga menimbulkan beberapa gejala seperti, mati rasa atau lemah pada otot wajah, terjadi pembengkakan pada kelenjar di dekat telinga dan sekitar bawah mulut dan rasa nyeri pada area wajah. Kondisi ini terjadi bukan tanpa alasan, terdapat beberapa penyebab yang bisa membuat seseorang mengalami kondisi ini.

Penyebab Tumor Bronkus

Sama seperti kanker pada umumnya yang menyerang tubuh manusia, penyebab utama kondisi ini belum bisa dipastikan hingga saat ini. Namun, terdapat beberapa faktor yang dapat memengaruhi seseorang terkena penyakit ini, berikut di antaranya beberapa faktor yang bisa menyebabkan orang terkena penyakit ini.

  • Faktor Keturunan

Faktor generik sangat mungkin berperan dalam munculnya penyakit atau tumor ini dalam beberapa jenisnya. Seseorang dengan penyakit bawaan seperti multiple endocrine neoplaise tipe 1 (MEN-1) juga lebih berisiko terkena penyakit jenis karsinoid.

  • Radiasi

Seseorang yang sebelumnya pernah mengalami radiasi pada bagian kepala dan leher juga sangat lebih memungkinkan mengalami adenoma bronkus tipe karsinoma mikopidermoid. Untuk melakukan diagnosa, dokter biasanya akan melakukan wawancara dan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang lain yang memastikan diagnosis.

Sementara itu, pengobatan penyakit ini juga bergantung pada tipe dan tingkat atau stadium keganasan, usia, kondisi kesehatan umum serta keputusan pengidap. Pengobatan yang dilakukan meliputi pembedahan dan radiasi, terapi dengan pembedahan menjadi terapi utama pada kondisi kanker belum menyebar ke organ lain.

Kehamilan

Hal Biasa, Jahitan Melahirkan Normal Diperlukan oleh Ibu Pasca Persalinan

Saat melahirkan normal, umumnya Anda juga memerlukan jahitaan. Ini merupakan hal biasa dan tidak perlu ditakuti. Biasanya jahitan melahirkan normal ini dibutuhkan saat ada robekan perineum ketika proses persalinan.

Jahitan Melahirkan Normal Diperlukan pada Kondisi Ini

Perlu diketahui bahwa sekitar 9 dari 10 wanita yang melahirkan normal membutuhkan jahitan. Hal ini jika area perineum mengalami robekan yang dalam dan harus dijahit. Perineum adalah area di antara vagina dan anus.

Biasanya, robekan lebih dalam ini dialami oleh wanita saat bersalin dengan kondisi berikut ini:

  • Pertama kali melahirkan melalui vagina
  • Proses persalinan dijalani dengan durasi yang lama
  • Bayi yang dilahirkan memiliki berat di atas rata-rata, biasanya di atas 4 kilogram
  • Persalinan dengan bantuan khusus, seperti dengan vakum misalnya
  • Bahu bayi tersangkut di tulang kemaluan ibu
  • Posisi kepala bayi di bawah, namun bagian belakang kepala dan punggung bersentuhan dengan tulang belakang ibu (posisi back-to-back)
  • Pernah mengalami robekan di perineum

Sehingga, ketika mengalami kondisi-kondisi di atas, dokter perlu menggunting perineum untuk mempermudah proses persalinan atau disebut proses episiotomi. Area yang digunting tersebut haruslah dijahit kembali. Prosedur menggunting ini umumnya dilakukan jika bayi harus segera lahir. Atau pada kondisi di mana ada risiko robekan di anus yang cukup dalam apabila perineum tidak segera digunting.

4 Tingkat Keparahan Robekan

Ada beberapa tingkatan derajat robekan atau ruptur perineum ini, yaitu:

  • Tingkat 1

Robekan tingkat 1 ini biasanya tidak perlu dijahit karena termasuk robekan ringan. Area yang robek ini adalah bagian kulit perineum atau mulut vagina.

  • Tingkat 2

Robekan tingkat 2 pada perineum ini sudah memasuki otot perineum yang berada di dalam vagina ibu. Biasanya jahitan melahirkan normal dibutuhkan jika robekan perineum cukup dalam yang sudah mencapai otot, atau sampai pada tingkat 2 ini.

  • Tingkat 3

Robekan tingkat 3 ini terjadi di kulit dan juga otot vagina, perineum, dan juga anus. Robekan ini harus dijahit di ruang operasi karena sudah tergolong parah. Biasanya robekan tingkat 3 ini bisa menyebabkan ibu mengalami komplikasi seperti nyeri ketika berhubungan seksual atau inkontinensia tinja.

  • Tingkat 4

Robekan perineum tingkat 4 ini adalah kondisi paling parah. Sebab, ruptur sudah mencapai ke bagian anus, rektum, hingga usus besar. Prose penjahitannya juga sudah harus dilakukan di ruangan operasi. Komplikasi yang ditimbulkan sama dengan tingkat 3 meskipun sudah dijahit. Komplikasinya bisa dirasakan hingga berbulan-bulan.

Cara Merawat Jahitan Melahirkan Normal

Bisa dibilang ibu yang melahirkan normal akan mendapatkan jahitan melahirkan normal. Agar proses pemulihan luka jahitan lebih cepat, perlu perawatan dengan baik juga. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Duduklah dengan perlahan dan gunakan bantal berbentuk donat sebagai penyangga tubuh saat ingin duduk
  • Kompres luka jahitan dengan batu es yang dibungkus dnegan kain. Hal ini untuk mengurangi rasa gatal dan nyeri
  • Hindari mengangkat beban berat atau mengejan setelah luka jahitan
  • Lakukan senam Kegel agar otot kuat dan membantu mempercepat penyembuhan jahitan melahirkan normal.
  • Selalu bersihkan luka jahitan setelah buang air kecil atau besar dan keringkan
  • Ganti pembalut secara teratur dan pastikan tangan bersih sebelum dan setelah menggantinya
  • Monsumsi makanan yang kaya serat dan perbanyak minum air putih agar tidak konstipasi.
Hidup Sehat

Jangan Remehkan Fungsi Hormon Tiroksin

Sudah pernahkan Anda mendengar istilah hormon tiroid? Meskipun nama hormon ini tidak terlalu familiar bagi orang awam, fungsi hormon tiroksin tidak bisa dpandang remeh. Pasalnya, tiroksin merupakan salah satu hormon penting dalam tubuh yang merupakan bagian dari hormon tiroksin.

Hormon tiroksin sendiri merupakan hormon utama dalam tubuh yang dapat mmengaruhi optimalisasi kerja sel dan organ tubuh lainya. Tiroid mampu mengendalikan metabolisme tubuh sehingga dapat memengaruhi kondisi kesehatan kardiovaskular, otot, sampai perkembangan otak.

Lalu bagaimana dengan fungsi hormon tiroid? Jenis hormone yang diproduksi dan dilepaskan oleh kelenjar tiroid ini memiliki kemampuan tak kalah penting daripada hormon tiroid. Dengan memastikan produksi tiroksin terpenuhi tanpa kekurangan dan kelebihan, berbagai manfaat ini dapat Anda peroleh.

  1. Memelihara Kesehatan Otak

Dengan jumlah produksi yang pas, hormon tiroksin mampu menjaga kesehatan otak Anda. Di mana hormone ini bertugas memastikan otak tetap waspada dan responsos terhadap rangsangan yang diteirma oleh tubuh.

  • Mengatur Berat Badan

Siapa sangka ternyata berat badan seseorang diatur oleh hormon tiroksin? Yang jelas dengan kehadiran hormon ini, tubuh dapat mengatur berat badan, mulai dari menaikkan sampai menurunkannya. Fungsi ini dapat diperoleh dari tiroksin karena jenis hormon tersebut memiliki kemampuan untuk mengatur metabolime tubuh, termasuk mengatur pembakaran lemak di tubuh.

  • Menjaga Fungsi Jantung

Salah satu pekerjaan hormon tiroksin adalah memperkuat pompa jantung. Artinya dengan keberadaan hormon yan merupakan bagian dari kelenjar tiroid ini, aliran darah yang dibutuhkan dalam tubuh dapat tercukupi karena jantung bisa bekerja secara optimal dan tanpa henti.

  • Memproduksi Hormon Pertumbuhan

Pertumbuhan seseorang ternyata dipengaruhi oleh hormon tiroksin. Hormon ini membantu pembentukan hormon pertumbuhan yang bermanfaat untuk menambah ukuran dan berat badan, khususnya bagi anak. Bagi orang dewasa, hormon pertumbuhan yang diproduksi oleh tiroksin lebih mengarah pada fungsi pembentukan otot.

  • Menjaga Kadar Kolesterol

Fungsi hormon tiroksin secara umum untuk mengatur metabolisme tubuh berdampak pada kadar kolesterol. Dengan produksi yang tepat, tiroksin mampu membakar kalori dan lemak jahat sehingga kadar kolesterol terjaga. Dengan kadar kolesterol yang demikian, risiko penyakit kronis, seperti stroke, diabetes, juga penyakit kardiovaskular, dapat diminimalkan.

  • Mengatur Siklus Menstruasi

Hormon tiroksin sangat berpengaruh pada kondisi perempuan. Pasalnya, jenis hormon yang diproduksi oleh kelenjar tiroid ini mampu mengatur siklus menstruasi bulanan. Kekurangan tiroksin bisa membuat jadwal menstruasi belakangan sehingga berpotensi menhganggu kesehatan.

  • Mengaktifkan Sistem Saraf

Fungsi hormon tiroksin yang tidak kalah penting adalah mengaktifkan sistem saraf pusat. Kemampuan ini berhubungan dengan fungsi tiroksin dalam menjaga respons otak.  Dengan sistem saraf yang terkendali, Anda dapat berkegiatan secara maksimal.

  • Menjaga Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan sangat bergantung pada kemampuan pengolahan makanan. Di sinilah fungsi hormon tiroksin, yakni mengatur metabolisme tubuh yang bermanfaat pada pengolahan makanan yang lebih cepat. Dengan demikian, sistem pencernaan menjadi lebih terjaga.

  • Mengatur Suhu Tubuh

Apabila Anda memiliki masalah dengan suhu tubuh yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, bisa jadi karena ada masalah terkait produksi hormone tiroksin pada tubuh Anda. Ini karena salah satu kemampuan hormone tiroksin adalah menaikkan ataupun menurunkan suhu tubuh ke kadar normal.

  1. Meminimalkan Kontraksi Otot

Kontraksi otot yang berlebihan dalam berkegiatan rentan membuat Anda cedera. Namun tenang saja, sebenarnya kontraksi otot sudah diatur oleh tiroksin. Jenis hormon ini bermanfaat meminimalkan kontraksi otot pada seseorang sehingga peluang cedera juga dapat dikecilkan.

***

Banyak bukan fungsi hormon tiroksin? Karena itu, pastikan selalu produksinya mencukupi. Rutinlah melakukan tes kesehatan secara menyeluruh guna memastikan tidak ada masalah dengan produksi hormon tiroksin di tubuh Anda.

Hidup Sehat

Cara Menghilangkan Bau Pete: Mudah, Ampuh, dan Efektif

Pete merupakan salah satu makanan yang sangat digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Pete sering diolah menjadi masakan tradisional, seperti lalapan, sambal cabe, goreng balado, tumis sayur, tauco, dan aneka masakan lainnya. Setelah mengonsumsi pete, aroma mulut tentunya jadi bau pete yang cukup mengganggu dan bisa mengurangi kepercayaan diri Anda. Tenang, ada beberapa cara menghilangkan bau pete yang ampuh dan efektif dan bisa Anda lakukan dengan mudah. Dijamin, bau pete bakalan go away!

Cara menghilangkan bau pete

Sekarang, Anda tidak perlu khawatir lagi dengan bau mulut yang tidak sedap setelah makan pete. Beberapa cara menghilangkan bau pete dari mulut, diantaranya:

  1. Menggosok gigi.

Ini adalah langkah utama dan efektif membantu menghilangkan aroma yang tidak sedap dari mulut Anda, termasuk bau pete. Menyikat gigi setelah makan juga bermanfaat untuk mencegah penumpukan plak, pembusukan, dan pertumbuhan bakteri dari sisa makanan, yang mana semuanya ini dapat memperparah bau mulut yang tidak sedap.

Saat menggosok gigi, gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride selama 2 menit minimal dua kali sehari, pagi dan malam hari. Namun, jika Anda mengonsumsi pete di siang hari, Anda bisa menggosok gigi setelah makan untuk menghilangkan bau pete dari mulut.

  • Minum air putih.

Minum air putih bisa menjadi cara menghilangkan bau pete yang paling mudah dan efektif. Air putih dapat melembabkan mulut dan mencegah mulut kering, karena merangsang produksi air liur. Air liur inilah yang berperan penting dalam menjaga kebersihan dan menghilangkan bau mulut yang tidak sedap, termasuk bau pete.

  • Obat kumur.

Obat kumur juga termasuk cara menghilangkan bau pete yang ampuh dan efektif, lho. Anda bisa membuat obat kumur sendiri dengan menggunakan soda kue (natrium bikarbonat) dan cuka yang dapat membunuh bakteri di mulut. Ini dibuktikan juga dengan sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa pasta gigi yang mengandung soda kue konsentrasi tinggi efektif mengurangi bau mulut.

Cara membuat obat kumur dari soda kue adalah menambahkan 2 sendok teh soda kue ke dalam 1 cangkir air hangat, lalu aduk hingga merata. Kumur-kumur menggunakan air soda kue tersebut sekitar 30 detik, lalu buang air bekas kumurnya. Bau pete jadi hilang dari mulut Anda.

Sementara itu, obat kumur dari cuka (asam astetat) dapat dibuat dengan menambahkan 2 sendok makan cuka sari apel atau cuka putih ke dalam 1 gelas air. Kumur-kumur sekitar 30 detik dengan air cuka, lalu buang air bekas kumurnya. Cuka dapat menghambat pertumbuhan bakteri di mulut, sehingga bau mulut pun dapat hilang.

  • Peterseli.

Peterseli adalah salah satu obat tradisional yang populer untuk menghilangkan bau mulut. Aromanya segar dan kandungan klorofilnya yang tinggi memiliki efek sebagai penghilang bau. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa peterseli efektif membasmi bau senyawa belerang yang busuk. Cara menghilangkan bau pete dengan peterseli adalah mengunyah daunnya yang segar setelah makan. Saat ini, peterseli juga tersedia dalam bentuk suplemen yang bisa Anda beli di toko obat terdekat.

Cara menghilangkan bau pete di atas termasuk mudah, ampuh, dan efektif, serta yang terpenting, aman untuk dilakukan. Apalagi, jika Anda sedang melakukan kegiatan penting, seperti bekerja di kantor, bertemu klien, atau menghadiri pesta undangan. Jangan sampai, deh, bau pete menurunkan kepercayaan diri dan menghambat aktivitas sosial Anda. Kira-kira, kamu suka menghilangkan bau pete dengan cara yang mana, nih?