Hidup Sehat

Jangan Remehkan Fungsi Hormon Tiroksin

Sudah pernahkan Anda mendengar istilah hormon tiroid? Meskipun nama hormon ini tidak terlalu familiar bagi orang awam, fungsi hormon tiroksin tidak bisa dpandang remeh. Pasalnya, tiroksin merupakan salah satu hormon penting dalam tubuh yang merupakan bagian dari hormon tiroksin.

Hormon tiroksin sendiri merupakan hormon utama dalam tubuh yang dapat mmengaruhi optimalisasi kerja sel dan organ tubuh lainya. Tiroid mampu mengendalikan metabolisme tubuh sehingga dapat memengaruhi kondisi kesehatan kardiovaskular, otot, sampai perkembangan otak.

Lalu bagaimana dengan fungsi hormon tiroid? Jenis hormone yang diproduksi dan dilepaskan oleh kelenjar tiroid ini memiliki kemampuan tak kalah penting daripada hormon tiroid. Dengan memastikan produksi tiroksin terpenuhi tanpa kekurangan dan kelebihan, berbagai manfaat ini dapat Anda peroleh.

  1. Memelihara Kesehatan Otak

Dengan jumlah produksi yang pas, hormon tiroksin mampu menjaga kesehatan otak Anda. Di mana hormone ini bertugas memastikan otak tetap waspada dan responsos terhadap rangsangan yang diteirma oleh tubuh.

  • Mengatur Berat Badan

Siapa sangka ternyata berat badan seseorang diatur oleh hormon tiroksin? Yang jelas dengan kehadiran hormon ini, tubuh dapat mengatur berat badan, mulai dari menaikkan sampai menurunkannya. Fungsi ini dapat diperoleh dari tiroksin karena jenis hormon tersebut memiliki kemampuan untuk mengatur metabolime tubuh, termasuk mengatur pembakaran lemak di tubuh.

  • Menjaga Fungsi Jantung

Salah satu pekerjaan hormon tiroksin adalah memperkuat pompa jantung. Artinya dengan keberadaan hormon yan merupakan bagian dari kelenjar tiroid ini, aliran darah yang dibutuhkan dalam tubuh dapat tercukupi karena jantung bisa bekerja secara optimal dan tanpa henti.

  • Memproduksi Hormon Pertumbuhan

Pertumbuhan seseorang ternyata dipengaruhi oleh hormon tiroksin. Hormon ini membantu pembentukan hormon pertumbuhan yang bermanfaat untuk menambah ukuran dan berat badan, khususnya bagi anak. Bagi orang dewasa, hormon pertumbuhan yang diproduksi oleh tiroksin lebih mengarah pada fungsi pembentukan otot.

  • Menjaga Kadar Kolesterol

Fungsi hormon tiroksin secara umum untuk mengatur metabolisme tubuh berdampak pada kadar kolesterol. Dengan produksi yang tepat, tiroksin mampu membakar kalori dan lemak jahat sehingga kadar kolesterol terjaga. Dengan kadar kolesterol yang demikian, risiko penyakit kronis, seperti stroke, diabetes, juga penyakit kardiovaskular, dapat diminimalkan.

  • Mengatur Siklus Menstruasi

Hormon tiroksin sangat berpengaruh pada kondisi perempuan. Pasalnya, jenis hormon yang diproduksi oleh kelenjar tiroid ini mampu mengatur siklus menstruasi bulanan. Kekurangan tiroksin bisa membuat jadwal menstruasi belakangan sehingga berpotensi menhganggu kesehatan.

  • Mengaktifkan Sistem Saraf

Fungsi hormon tiroksin yang tidak kalah penting adalah mengaktifkan sistem saraf pusat. Kemampuan ini berhubungan dengan fungsi tiroksin dalam menjaga respons otak.  Dengan sistem saraf yang terkendali, Anda dapat berkegiatan secara maksimal.

  • Menjaga Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan sangat bergantung pada kemampuan pengolahan makanan. Di sinilah fungsi hormon tiroksin, yakni mengatur metabolisme tubuh yang bermanfaat pada pengolahan makanan yang lebih cepat. Dengan demikian, sistem pencernaan menjadi lebih terjaga.

  • Mengatur Suhu Tubuh

Apabila Anda memiliki masalah dengan suhu tubuh yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, bisa jadi karena ada masalah terkait produksi hormone tiroksin pada tubuh Anda. Ini karena salah satu kemampuan hormone tiroksin adalah menaikkan ataupun menurunkan suhu tubuh ke kadar normal.

  1. Meminimalkan Kontraksi Otot

Kontraksi otot yang berlebihan dalam berkegiatan rentan membuat Anda cedera. Namun tenang saja, sebenarnya kontraksi otot sudah diatur oleh tiroksin. Jenis hormon ini bermanfaat meminimalkan kontraksi otot pada seseorang sehingga peluang cedera juga dapat dikecilkan.

***

Banyak bukan fungsi hormon tiroksin? Karena itu, pastikan selalu produksinya mencukupi. Rutinlah melakukan tes kesehatan secara menyeluruh guna memastikan tidak ada masalah dengan produksi hormon tiroksin di tubuh Anda.

Hidup Sehat

Cara Menghilangkan Bau Pete: Mudah, Ampuh, dan Efektif

Pete merupakan salah satu makanan yang sangat digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Pete sering diolah menjadi masakan tradisional, seperti lalapan, sambal cabe, goreng balado, tumis sayur, tauco, dan aneka masakan lainnya. Setelah mengonsumsi pete, aroma mulut tentunya jadi bau pete yang cukup mengganggu dan bisa mengurangi kepercayaan diri Anda. Tenang, ada beberapa cara menghilangkan bau pete yang ampuh dan efektif dan bisa Anda lakukan dengan mudah. Dijamin, bau pete bakalan go away!

Cara menghilangkan bau pete

Sekarang, Anda tidak perlu khawatir lagi dengan bau mulut yang tidak sedap setelah makan pete. Beberapa cara menghilangkan bau pete dari mulut, diantaranya:

  1. Menggosok gigi.

Ini adalah langkah utama dan efektif membantu menghilangkan aroma yang tidak sedap dari mulut Anda, termasuk bau pete. Menyikat gigi setelah makan juga bermanfaat untuk mencegah penumpukan plak, pembusukan, dan pertumbuhan bakteri dari sisa makanan, yang mana semuanya ini dapat memperparah bau mulut yang tidak sedap.

Saat menggosok gigi, gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride selama 2 menit minimal dua kali sehari, pagi dan malam hari. Namun, jika Anda mengonsumsi pete di siang hari, Anda bisa menggosok gigi setelah makan untuk menghilangkan bau pete dari mulut.

  • Minum air putih.

Minum air putih bisa menjadi cara menghilangkan bau pete yang paling mudah dan efektif. Air putih dapat melembabkan mulut dan mencegah mulut kering, karena merangsang produksi air liur. Air liur inilah yang berperan penting dalam menjaga kebersihan dan menghilangkan bau mulut yang tidak sedap, termasuk bau pete.

  • Obat kumur.

Obat kumur juga termasuk cara menghilangkan bau pete yang ampuh dan efektif, lho. Anda bisa membuat obat kumur sendiri dengan menggunakan soda kue (natrium bikarbonat) dan cuka yang dapat membunuh bakteri di mulut. Ini dibuktikan juga dengan sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa pasta gigi yang mengandung soda kue konsentrasi tinggi efektif mengurangi bau mulut.

Cara membuat obat kumur dari soda kue adalah menambahkan 2 sendok teh soda kue ke dalam 1 cangkir air hangat, lalu aduk hingga merata. Kumur-kumur menggunakan air soda kue tersebut sekitar 30 detik, lalu buang air bekas kumurnya. Bau pete jadi hilang dari mulut Anda.

Sementara itu, obat kumur dari cuka (asam astetat) dapat dibuat dengan menambahkan 2 sendok makan cuka sari apel atau cuka putih ke dalam 1 gelas air. Kumur-kumur sekitar 30 detik dengan air cuka, lalu buang air bekas kumurnya. Cuka dapat menghambat pertumbuhan bakteri di mulut, sehingga bau mulut pun dapat hilang.

  • Peterseli.

Peterseli adalah salah satu obat tradisional yang populer untuk menghilangkan bau mulut. Aromanya segar dan kandungan klorofilnya yang tinggi memiliki efek sebagai penghilang bau. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa peterseli efektif membasmi bau senyawa belerang yang busuk. Cara menghilangkan bau pete dengan peterseli adalah mengunyah daunnya yang segar setelah makan. Saat ini, peterseli juga tersedia dalam bentuk suplemen yang bisa Anda beli di toko obat terdekat.

Cara menghilangkan bau pete di atas termasuk mudah, ampuh, dan efektif, serta yang terpenting, aman untuk dilakukan. Apalagi, jika Anda sedang melakukan kegiatan penting, seperti bekerja di kantor, bertemu klien, atau menghadiri pesta undangan. Jangan sampai, deh, bau pete menurunkan kepercayaan diri dan menghambat aktivitas sosial Anda. Kira-kira, kamu suka menghilangkan bau pete dengan cara yang mana, nih?

Obat

Diagnosa, Perawatan, dan Obat Batu Ginjal

Batu ginjal, juga dikenal dengan istilah nephrolithiasis, renal calculi, dan urolithiasis, merupakan deposit keras yang terbuat dari mineral dan garam yang terbentuk di dalam ginjal. Diet, berat badan berlebih, kondisi medis tertentu, dan beberapa jenis suplemen serta obat-obatan dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Batu ginjal dapat memengaruhi bagian saluran kemih manapun, mulai dari ginjal hingga kandung kemih. Mengeluarkan batu ginjal dari dalam tubuh lewat urin dapat menjadi sebuah pengalaman yang menyakitkan. Namun batu ginjal biasanya tidak akan menyebabkan kerusakan permanen apabila diketahui dan diobati sejak dini. Tergantung kondisi Anda, umumnya perawatan meliputi minum obat batu ginjal dan minum banyak air. Namun, apabila batu ginjal menyumbat saluran kemih, yang sering terjadi akibat infeksi kandung kemih dan menyebabkan komplikasi, operasi dapat dibutuhkan.

Diagnosa

Apabila dokter mencurigai Anda menderita batu ginjal, dokter akan melakukan prosedur dan tes diagnostik untuk menentukan penyakit, serta membuat rencana perawatan dan resep obat batu ginjal. Adapun beberapa prosedur diagnosa yang dilakukan di antaranya adalah:

  • Pemeriksaan darah. Tes darah dapat menunjukkan kalsium atau asam urat yang terlalu banyak di dalam darah. Hasil dari tes darah akan membantu mengawasi kesehatan ginjal serta membantu dokter dalam memeriksa kondisi medis lainnya.
  • Tes urin. Tes pengumpulan urin 24 jam dapat menunjukkan apakah Anda mengeluarkan mineral pembentuk batu ginjal dalam jumlah banyak atau tidak. Untuk tes ini, dokter akan meminta Anda untuk mengumpulkan air seni selama 2 hari berturut-turut.
  • Pemindaian pencitraan. Tes pencitraan dapat menunjukkan adanya batu ginjal di saluran kemih. Pemindaian CT lebih efektif untuk dilakukan karena tes ini dapat menunjukkan batu-batu ginjal ukuran kecil (dibandingkan dengan sinar-X yang kurang efektif).
  • Analisa batu yang dikeluarkan. Anda juga akan diminta untuk buang air kecil melalui saringan untuk menangkap batu ginjal tersebut. Analisa laboratorium akan menunjukkan terbuat dari apa batu ginjal Anda. Dokter kemudian akan menggunakan informasi tersebut untuk menentukan apa yang menyebabkan batu ginjal dan membentuk rencana perawatan dan obat batu ginjal untuk mencegah terbentuknya batu ginjal lain.

Perawatan

Perawatan batu ginjal bermacam-macam, tergantung jenis batu ginjal dan penyebabnya. Batu ginjal yang berukuran kecil biasanya tidak membutuhkan perawatan yang invasif. Dan Anda bisa mengeluarkannya dari tubuh dengan banyak minum air putih. Rutin meminum 3,6 liter air putih setiap harinya akan menjaga agar air seni tetap encer, sehingga dapat mencegah terbentuknya batu ginjal. Obat batu ginjal juga dapat berupa penghilang rasa sakit. Saat Anda mengeluarkan batu ginjal lewat air seni, aktivitas ini akan menyebabkan rasa tidak nyaman, dan bahkan dalam kasus tertentu rasa sakit. Untuk menghilangkan rasa sakit dan tidak nyaman tersebut, dokter akan merekomendasikan obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen atau naproxen sodium.

Dokter juga akan merekomendasikan obat batu ginjal untuk membantu mengeluarkan batu ginjal dari dalam tubuh. Jenis pengobatan ini, dikenal dengan sebutan penghambat alpha, akan mengendurkan otot di ureter, membantu Anda dalam mengeluarkan batu ginjal dengan lebih cepat dan sedikit rasa sakit. Beberapa contoh penghambat alpha di antaranya adalah Tamsulosin dan kombinasi obat Dutasteride dan Tamsulosin. Apabila batu ginjal berukuran terlalu besar untuk dikeluarkan lewat urin, atau menyebabkan pendarahan dan merusak ginjal serta menyebabkan infeksi saluran kemih, prosedur perawatan kondisi ini meliputi penggunaan gelombang udara untuk menghancurkan batu, operasi untuk mengangkat batu ginjal berukuran besar, dan operasi kelenjar parathyroid.

Kehamilan

Waspadai Gejala Berbahaya pada Masa Nifas

Darah yang terus keluar pasca persalinan merupakan hal yang wajar. Pendarahan yang menyerupai menstruasi tersebut disebut dengan lokia dan umum dialami oleh ibu yang baru melahirkan sebagai bentuk pemulihan kondisi rahim atau lebih dikenal sebagai masa nifas.

Pemulihan rahim pada masa nifas terjadi karena selama kehamilan, dinding rahim pasti mengalami penebalan karena janin yang terus bertumbuh dan berkembang. Setelah janin keluar, dinding yang menebal tersebut akhirnya lurus dalam bentuk darah dan lendir.

Walaupun umumnya aman, Anda tetap mesti mewaspadai beberapa gejala masa nifas yang bisa membahayakan. Pasalnya, masa nifas dalam beberapa kondisi dapat menimbulkan beberapa komplikasi, seperti tekanan darah rendah secara drastis, penyakit kardiovaskular, sampai stroke. Untuk itu apabila Anda mengalami beberapa gejala berbahaya seperti di bawah ini, cobalah untuk segera berkonsultasi ke dokter.

  1. Gumpalan Besar

Anda patut waspada apabila selama masa nifas mengalami pendarahan yang disertai gumpalan besar. Pada beberapa kasus, gumpalan darah nifas bisa mecapai sebesar bola pingpong. Jika sudah sebesar itu, Anda mesti segera mengonsultasikannya ke dokter.

  • Pendarahan Tak Wajar

Ketika masa nifas, Anda akan cukup sering mengganti pembalut karena aliran darah yang cukup deras sehingga memenuhi pembalut hanya dalam 2—3. Di waktu tertentu seperti ketika menyusui dan saat bangun tidur, jumlah pendarahan yang mengalir bisa lebih banyak sedikit. Namun, berhati-hatilah apabila darah seger terus mengalir sehingga memenuhi pembalut kurang dari 1 jam. Artinya, Anda berada dalam kondisi pendarahan berat yang mesti segera ditangani.

  • Tidak Berdarah

Umumnya masa nifas akan berlansung dalam beberapa minggu. Pada masa-masa itu, darah akan terus keluar dari saluran kelahiran Anda. Jika pendarahan Anda terlalu cepat berhenti atau bahkan saluran kelahiran tidak mengeluarkan darah sama sekali semenjak proses persalinan, Anda mesti segera memeriksakannya ke dokter karena kondisi tersebut tidak wajar.

  • Demam Tinggi

Seharusnya pendarahan dalam masa nifas tidak memengaruhi suhu tubuh Anda, kecuali ada masalah infeksi. Karena itu, segeralah lakukan kontrol dengan dokter apabila selama nifas, Anda mengalami gejala demam tinggi di atas 38 derajat Celsius. Demam menunjukkan indikasi Anda sedang mendapat serangan virus ataupun bakteri.

  • Berbau Busuk

Darah nifas merupakan darah segar yang cenderung tidak menimbulkan bau kecuali amis. Jika Anda mencium bau lain pada lokia yang mengalir, Anda patut curiga. Kondisi bau busuk yang tercium sangat mungkin menandakan adanya infeksi pada rahim Anda atau bagian lain di saluran kelahiran.

  • Sakit Kepala Parah

Salah satu komplikasi yang kerap timbul selama masa nifas adalah kondisi tekanan darah rendah mendadak. Gejala yang turut mendampingi rendahnya tekanan darah adalah sakit kepala. Jika Anda tiba-tiba merasa sakit kepala parah ketika masa nifas, segera lakukan pengecekan tekanan darah. Jika didapati nilainya rendah di bawah rata-rata, Anda baiknya segera berkonsultasi ke dokter guna mendapat penanganan.

  • Mual dan Muntah

Mual dan muntah tidak umum dialami oleh ibu setelah masa persalinan. Mual dan muntah pada masa kehamilan memang menandakan kondisi janin ynag cukup sehat. Akan tetapi jika terjadi di masa nifas, artinya kondisi Anda sedang tidak sehat. Anda sangat mungkin sedang terseran virus atau bakteri ketika mengalami mual dan muntah di masa nifas.

***

Mewaspadai gejala masa nifas yang tidak wajar dapat menyelamatkannya Anda dari komplikasi penyakit kronis. Jadi, jangan ragu utuk sering melakukan kontrol dan bertanya ke dokter mengenai berbagai keanehan yang Anda alami setelah masa persalinan usai.

Penyakit

Waspada, Komplikasi Penyakit Corona Jika Anda Positif Covid-19!

Penyakit Covid-19 hingga saat ini semakin marak dan kian meningkat jumlah kasusnya. Banyak yang sembuh, tapi banyak pula yang meninggal dunia. Selain itu, jumlah orang tanpa gejala yang berisiko terinfeksi dan dapat menularkan virus ke orang lain juga bertambah. Berbagai komplikasi penyakit corona virus dapat membahayakan keselamatan jiwa, khususnya bagi orang-orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Komplikasi penyakit corona yang dapat terjadi.

Wabah pandemi Covid-19 telah banyak menelan korban jiwa, terutama bagi mereka yang berusia lanjut dan telah memiliki masalah kesehatan tertentu. Dilansir dari Healthline, komplikasi penyakit corona yang paling serius dan berkaitan langsung dengan corona adalah pneumonia terinfeksi virus corona atau novel coronavirus-infected pneumonia (NCIP).

Komplikasi lainnya yang dapat terjadi adalah cedera jantung, aritmia, disfungsi hati, ginjal akut, dan kegagalan multi-organ.

Sindrom gangguan pernafasan akut (ARDS).

Pertama kali wabah ini muncul di Cina, sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS) adalah salah satu komplikasi yang paling umum terjadi. Kondisi ini merusak organ paru-paru, sehingga mengalami kebocoran. Akibatnya, tubuh Anda akan kesulitan bernapas, karena aliran oksigen di dalam darah jadi terhambat. Anda mungkin memerlukan bantuan mekanis untuk bernapas, seperti ventilator hingga paru-paru Anda pulih.

Disfungsi hati.

Gangguan hati akut dan gagal hati adalah salah satu komplikasi penyakit corona yang mengancam jiwa. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pasien yang sakitnya paling parah berisiko tinggi mengalami kerusakan hati. Meskipun hingga saat ini mekanis virus merusak organ hati belum diketahui secara pasti.

Gangguan pada jantung.

Masalah jantung yang sering terjadi pada pasien Covid-19 adalah aritmia. Namun, masih belum jelas apakah virus corona sendiri yang menyerang jantung pasien atau penyakit corona yang menyebabkan tekanan meningkat pada jantung.

Penyakit ginjal akut.

Meskipun ginjal akut bukanlah komplikasi penyakit corona yang umum terjadi, tetapi bila terjadi, dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius. Dokter mungkin akan menganjurkan Anda menjalani hemodialisis hingga ginjal Anda kembali normal. Namun terkadang, seseorang yang memiliki ginjal kronis sulit untuk sembuh dan perlu melakukan cuci darah dalam jangka panjang.

Sepsis.

Sepsis terjadi ketika reaksi tubuh menyimpang terhadap infeksi. Senyawa kimia yang dilepaskan ke aliran darah untuk melawan penyakit justru merusak organ Anda. Jika kondisi ini tidak segera dihentikan, maka Anda dapat mengalami sepsis atau syok septik. Tekanan darah rendah akan memperparah komplikasi penyakit corona ini.

Masalah pada penggumpalan darah.

Disseminated intravascular coagulation (DIC) menyebabkan respons pembekuan darah tubuh bekerja berlawanan dari yang seharusnya. Bentuk gumpalan darah yang tidak normal dapat menyebabkan perdarahan internal atau kegagalan organ. Dalam satu penelitian tentang Covid-19 di Cina, DIC sering terjadi pada pasien yang meninggal akibat penyakit corona.

Sindrom peradangan multisistem pada anak.

Beberapa anak dan remaja yang positif Covid-19 dirawat di rumah sakit bersamaan dengan kondisi sindrom inflamasi multisistem pada anak-anak. Hingga saat ini, para ahli kesehatan masih terus mempelajarinya. Namun, ada dugaan bahwa kondisi ini berkaitan dengan virus corona yang baru.

Gejalanya seperti demam, sakit perut, muntah, diare, ruam, sakit kepala, dan kebingungan. Gejala ini mirip dengan penyakit Kawasaki yang menyebabkan peradangan pada pembuluh darah anak-anak.

Rhabdomyolysis.

Komplikasi penyakit corona ini termasuk langka terjadi dan masih diteliti hingga saat ini. Rhabdomyolysis adalah kondisi yang menyebabkan kerusakan otot dan jaringan. Ketika sel-sel otot rusak, protein otot yang disebut mioglobin akan membanjiri aliran darah. Jika ginjal Anda tidak dapat mengeluarkannya dari darah dengan cepat, maka dapat menyebabkan kematian.

Hingga saat ini, vaksin virus corona masih terus diteliti dan diuji secara klinis. Oleh sebab itu, penting sekali menjalankan protokol kesehatan yang telah berlaku untuk mencegah infeksi dan mengalami komplikasi penyakit corona.

Kesehatan Mental

Bolehkah Seseorang Punya Sikap Perfeksionis?

The Perfectionist's Survival Guide to Writing | The Draft

Banyak orang ingin memberikan hasil terbaik dalam setiap hal yang dilakukannya. Hal itu sebenarnya baik, tetapi di satu sisi, perilaku itu bisa berbalik menjadi sesuatu yang buruk. Kita mengenal perilaku ingin semuanya terlihat sempurna sebagai perfeksionis. Jika demikian, sebenarnya boleh atau tidak, sih, seseorang menjadi perfeksionis?

Sebenarnya, boleh dan tidak dalam kasus ini amat relatif. Semuanya tergantung kondisi dan situasi yang tengah terjadi. Di satu sisi menjadi perfeksionis itu merupakan sesuatu yang baik karena dapat menghasilkan kualitas tugas yang sempurna. 

Akan tetapi, individu yang perfeksionis seringkali mengalami berbagai permasalahan secara psikologis. Misalnya, ekspektasi yang terlalu tinggi terhadap pasangan untuk menjadi sempurna, terkadang membuat pasangan merasa tertekan, sedangkan dirinya seringkali merasa kecewa dan marah. 

Begitu juga dalam lingkungan pertemanan, orang yang perfeksionis cenderung terlihat kaku. Pasalnya, itu semua didorong oleh kebutuhan untuk selalu terlihat sempurna berdasarkan versinya.  

Orang yang perfeksionis juga seringkali menyebabkan mereka merasa cemas dan lelah sepanjang waktu karena selalu merasa bahwa sesuatunya belum terlihat sempurna di matanya. Jika mereka tidak berhasil mencapai standar diri yang tinggi atau sempurna tersebut, maka mereka akan menjadi kecewa terhadap diri sendiri.

Ternyata, terdapat hubungan antara perfeksionis dan masalah kesehatan mental, yaitu depresi dan gangguan makan seperti anoreksia nervosa dan bulimia. Lantas, sebenarnya sikap perfeksionis itu baik atau buruk, ya?

Untuk menjawab pertanyaan itu, di bawah ini ada beberapa bahan pertimbangan yang dapat dijadikan dasar mengambil kesimpulan mengenai sikap perfeksionis:

  • Memiliki standar dan kualitas yang tinggi, sehingga si perfeksionis bakal kerja dua kali lebih banyak

Sudah menjadi rahasia umum jika seorang perfeksionis mempunyai standar dan kualitas yang tinggi dalam segala hal. Mereka tidak akan merasa puas dengan melakukan suatu yal yang biasa saja atau belum memenuhi standar minimum versinya. Oleh karena itu mereka akan melakukan pekerjaan sebanyak yang diperlukan untuk menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

  • Sangat teliti, tetapi membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaan

Karena mengharapkan sesuatu yang sempurna, maka seseorang yang perfeksionis sangat teliti dalam melakukan pekerjaannya dan tidak mengabaikan sesuatu hal yang kecil. Namun, karena ketelitian tersebut, ia akan sangat lama menyelesaikan pekerjaannya. Atau dalam kata lain orang perfeksionis mempunyai tingkat produktivitas yang rendah.

  • Selalu ingin memberikan citra yang baik, tetapi cenderung mengerjakan sesuatu yang tidak perlu

Perfeksionis tidak ingin terlihat jelek di mata orang lain, oleh karena itu ia akan melakukan segala cara dan upaya untuk memberikan citra yang baik untuk dirinya dan karya yang dibuatnya. Namun karena upayanya untuk memberikan citra yang positif, ia cenderung mengerjakan sesuatu yang tidak perlu.

Misalnya seorang desainer perfeksionis akan fokus pada pembuatan sebuah pola yang terlalu detail, yang klien atau rekan kerjanya tidak akan menyadari atau bisa jadi tidak peduli dan tidak memerlukan itu.

  • Ingin semua hal berjalan dengan lancar dan baik, tetapi di sisi lain mudah depresi dan frustasi

Menginginkan hasil yang sempurna dan berjalan dengan baik, seorang perfeksionis akan bekerja lebih keras dan lebih panjang dibanding orang lain. Hal ini akan membuatnya lebih lelah dan mudah frustasi ketika hasil yang dihasilkan tidak mencapai tujuan yang diharapkan.

  • Menjadi pribadi yang kritis dengan memikirkan segala hal, tapi cenderung membuang waktu

Perfeksionis akan memikirkan segala sesuatu dari hulu ke hilir. Ia adalah orang yang kritis dan akan memikirkan semuanya matang-matang karena ia membenci hal yang tidak berjalan dengan baik. Menjadi pemikir yang kritis itu perlu, tetapi untuk beberapa situasi dan kebutuhan yang mendesak, perfeksionis akan cenderung membuang waktu.

***

Nah, itulah beberapa gambaran mengenai sikap perfeksionis. Baik dan buruk mengenai sikap ini bisa Anda tentukan sendiri. Jika Anda merupakan orang yang perfeksionis, bisa juga hal-hal di atas dijadikan sebagai bahan refleksi agar kehidupan Anda menjadi lebih baik lagi ke depannya.

Penyakit

6 Hal yang Menyebabkan Mata Besar Sebelah

Normalnya, kedua mata kita memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Namun, ada sebagian orang yang memiliki bentuk dan ukuran mata yang asimetris, alias mata besar sebelah. Memiliki mata besar sebelah tentunya memberikan ketidaknyamanan tersendiri. Mulai dari mengganggu penampilan, menghilangkan kepercayaan diri, hingga khawatir adanya risiko gangguan medis tertentu. Nah, sebenarnya apakah penyebabnya? Bisakah kondisi ini diatasi? Yuk, simak ulasannya!

Penyebab mata besar sebelah.

Mata besar sebelah atau asimetris pada dasarnya normal. Hanya saja, mata yang asimetri terlihat lebih jelas saat tersenyum atau kelelahan bergantung pada penyebabnya. Apabila perbedaan terlalu jelas, maka inilah yang membuat ketidaknyamanan dan mengganggu penderitanya.

Ukuran mata yang asimetri bisa disebabkan oleh banyak faktor, termasuk kondisi medis yang jarang terjadi. Berikut penyebab umum mata besar sebelah.

  • Keturunan.

Keturunan atau genetik adalah penyebab umum mata besar sebelah atau asimetris. Anda cenderung memiliki bentuk wajah yang mirip dengan orang tua atau anggota keluarga lainnya. Jika Anda memiliki mata besar sebelah, cobalah lihat orang tua atau keluarga Anda, mungkin saja itu disebabkan oleh faktor keturunan.

  • Enophthalmos.

Enophthalmos adalah pindahnya posisi mata ke posterior atau bagian belakang mata. Ini bisa terjadi ketika Anda mengalami cedera atau kondisi medis yang mengubah ruang di belakang mata, sehingga menyebabkan mata tenggelam. Enophthalmos bisa terjadi secara tiba-tiba atau bertahap selama bertahun-tahun. Akibatnya, lama-kelamaan mata terlihat besar sebelah. Kondisi yang dapat menyebabkan enophthalmos, meliputi sinusitis maksilaris kronis, sindrom sinus, penyakit Paget, tumor sinus maksilaris, dan cacat tulang.

  • Ptosis.

Kondisi ini disebut juga dengan kelopak mata turun. Penyebabnya bisa karena bawaan sejak lahir atau berkembang saat dewasa. Kelopak mata jadi turun karena otot levator, yang menahan kelopak mata, meregang atau terlepas dari kelopak mata, sehingga kelopak mata jadi terkulai. Alhasil, muncul kondisi mata besar sebelah atau asimetris.

Sebagian orang juga ada yang mengalami ptosis karena penuaan. Selain itu, bisa juga disebabkan oleh kondisi saraf, tumor, dan stroke. Jika kelopak mata yang turun cukup mengganggu penglihatan Anda, maka operasi mata bisa dilakukan untuk memperbaikinya.

  • Proptosis.

Proptosis atau disebut juga dengan exophthalmos, merupakan suatu kondisi satu atau kedua mata menonjol. Penyakit Graves adalah penyebab paling umum kondisi ini pada orang dewasa. Penyakit tersebut membuat jaringan di belakang dan sekitar mata membengkak, sehingga mendorong bola mata ke depan. Akhirnya, proptosis dapat menimbulkan kondisi mata besar sebelah. Dalam kasus yang jarang terjadi, proptosis juga disebabkan oleh infeksi, tumor, atau perdarahan.

  • Memiliki wajah normal yang asimetris.

Jarang sekali ditemui orang-orang dengan bentuk wajah yang simetris sempurna. Kebanyakan orang memiliki berbagai asimetri pada bentuk wajahnya dianggap normal. Halini juga dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, dan etnis Anda.

Wajah normal yang asimetris dapat membuat satu mata terlihat lebih tinggi atau lebih rendah dari yang lain. Posisi mata yang tidak sejajar ini dapat memberikan kesan mata besar sebelah. Kadang-kadang, bukan mata yang tidak asimetris, tetapi alis yang tidak rata atau bentuk hidung yang memengaruhi keselarasan mata Anda.

  • Bell’s palsy.

Bell’s palsy merupakan suatu kondisi wajah yang mengalami kelumpuhan sementara secara tiba-tiba. Akibatnya, satu sisi wajah jadi terkulai dan memengaruhi senyum dan mata Anda satunya. Tidak heran, orang yang mengalami bell’s palsy, mataya akan terlihat besar sebelah. Hingga saat ini, penyebabnya tidak diketahui. Namun, ada dugaan disebabkan oleh trauma, kerusakan saraf, atau komplikasi dari infeksi virus.

Inilah 6 penyebab mata besar sebelah yang mungkin saja terjadi pada Anda atau keluarga terdekat Anda saat ini. Banyak pula orang yang akhirnya memutuskan melakukan pengobatan untuk memperbaiki bentuk dan ukuran mata yang seperti ini. Selain demi kenyamanan, kecantikan pun juga dijadikan alasan seseorang untuk melakukan tindakan operasi. Selalu diskusikan dengan dokter Anda terkait langkah yang tepat untuk mengatasi mata besar sebelah ini, agar tidak menimbulkan komplikasi di kemudian hari.

Kehamilan

Bukan Hanya Ukuran Perut Hamil, Ini Penanda Janin Sehat

Perut yang membesar menjadi salah satu penanda kehamilan yang sarat mata, apalagi jika kehamilan Anda sudah menyentuh trimester kedua atau tepatnya di atas 5 bulan. Ukuran perut hamil yang semakin besar dinilai sebagai suatu tanda bahwa janin yang ada di kandungan dalam keadaan sehat dan baik.

Ukuran perut hamil yang membesar memang bisa menjadi salah satu indikator bahwa perkembangan janin baik di dalam kandungan alias tumbuh ideal. Namun yang harus dipahami, penanda bahwa janin sehat bukan hanya ukuran perut. Banyak indikator lain yang menandakan janin Anda dalam keadaan sehat selain melihat ukuran perut hamil.

Jadi buat Anda yang merasa ukuran perut semasa kehamilan terlalu kecil, jangan khawatir berlebihan. Coba cek indikator lain untuk melihat kesehatan lain seperti di bawah ini.

  1. Gerakan Janin

Selama janin Anda masih bergerak aktif, tandanya calon anak Anda dalam keadaan sehat-sehat saja. Pergerakan janin sendiri minim dipengaruhi oleh ukuran perut hamil. Pada masa-masa awal kehamilan memang sulit merasakan gerak janin. Anda bisa mulai menyadari gerakan janin umumnya pada awal bulan kelima atau sekitar usia kandungan 20 minggu.

Pada mulanya, gerakan janin hanya menyerupai kedutan. Seiring bertambahnya usia kandungan, gerakan janin akan lebih beragam. Pada bulan keenam, Anda akan sering merasa gerakan janin yan menyentak di mana umumnya gerakan tersebut merupakan bentuk cegukan janin untuk melatih pernapasannya. Lalu pada bulan ketujuh dan kedelapan, janin akan aktif menendang dan berputar di perut Anda. Gerakan janin baru akan berkurang pada bulan kesembilan karena makin besarnya ukuran calon bayi tersebut sehingga ruang geraknya dalam perut semakin terbatas.

  • Janin Terus Bertumbuh

Zaman sekarang sangat mudah untuk melihat perkembangan pertumbuhan janin dalam perut. Soalnya, tiap ibu yang tengah mengandung bisa mengecek pertumbuhan calon anaknya lewat USG yang umum dilakukan tiap kali kontrol bulanan. Melihat kesehatan janin lewat pertumbuhannya yang tertampil di hasil USG jauh lebih tepat dibandingkan hanya memperkirakan kesehatan janin lewat ukuran perut hamil.

Umumnya pertumbuhan janin akan lebih terlihat ketika usia kandungan memasuki 20 minggu. Pada saat itu, panjang janin umumnya sudah mencapai 25 sentimeteter. Tiap bulannya, pertumbuhan panjang janin idealnya mencapai 5 sentimeter sehingga nantinya pada usia kandungan 36 minggu, panjang janin diperkirakan bisa mencapai 50 sentimeter.

  • Detak Jantung Janin

Bagaimana jika Anda ingin mengetahui kesehatan janin pada usia kandungan di bawah 20 minggu? Pada saat itu, ukuran perut hamil ataupun pergerakan janin pun tidak bisa dijadikan indikator kesehatan si jabang bayi. Jawabannya, Anda bisa mengukur kesehatan janin dengan memperhatikan detak jantung janin.

Jantung janin sudah mulai berdetak sejak usia kandungan berusia 6 minggu. Hanya saja memang tidak semua orang bisa menyadari detak jantung janin di dalam perut mereka. Anda bisa menggunakan bantuan fetal doppler atau alat ukuran jantung janin. Janin yang sehat umumnya memiliki detak jantung antara 120—170 kali per menit.

  • Mual dan Muntah

Trimester pertama kehamilan merupakan masa-masa adaptasi yang sulit bagi sebagian ibu. Pasalnya, gejala mual dan muntah kerap menghantui masa-masa kehamilan muda tersebut. Namun sebenarnya, berbahagialah Anda jika kerap mengalami mual dan muntah pada awal kehamilan. Hal tersebut menandakan janin berada dalam kondisi baik-baik saja.

Kondisi ibu hamil yang cenderung mengalami mual muntah dikarenakan naiknya hormon progesteron hingga 20 kali lipat pada awal-awal kehamilan. Rata-rata kadar progesteron pada wanita sehat sebanyak 20 miligram. Namun pada saat hamil, tubuh Anda bisa memproduksi hingga 40 miligram progresteron. Tingginya hormon ini berfungsi untuk mencegah pendarahan yang bisa berakibat pada kematian janin.

Semakin ibu hamil khawatir dengan kondisi kesehatan sebenarnya menjadi kurang baik bagi perkembangan janin. Jadi mulai sekarang jika Anda merasa ukuran perut hamil terlalu kecil dan kerap dikomentari orang, biarkan saja selama indikator kesehatan janin lainnya mendukung artinya calon anak Anda dalam kondisi baik-baik saja.

Penyakit

Mengenal Kejang Petit Mal yang Terjadi Pada Anak

Petit mal atau absans adalah kejang yang paling sering terjadi pada anak-anak

Epilepsi merupakan gangguan sistem saraf yang dapat menyebabkan kejang. Kejang merupakan perubahan-perubahan sementara pada aktivitas otak. Dokter mengkategorikan dan merawat jenis-jenis epilepsi yang berbeda tergantung pada jenis kejang yang disebabkannya. Kejang petit mal, contohnya, merupakan kejang dalam waktu kurang dari 15 detik dan kondisi ini memiliki gejala yang hampir tidak terlihat. Akan tetapi, hilangnya kesadaran, meskipun dalam waktu yang sangat singkat, menyebabkan kejang petit mal berbahaya. 

Gejala kejang petit mal

Kejang petit mal biasanya menyerang anak-anak usia 5 hingga 9 tahun. Kejang ini juga dapat terjadi pada orang dewasa. Anak-anak yang menderita epilepsi dapat menderita kejang petit mal dan grand mal (kejang yang lebih lama dan menunjukkan gejala yang lebih intens). Tanda-tanda atau gejala kejang petit mal di antaranya adalah kelopak mata yang menutup dan membuka dengan cepat, menatap kosong, berhenti bicara di tengah kalimat, membuat gerakan-gerakan tangan yang tiba-tiba, condong ke depan maupun belakang, dan tiba-tiba tidak bergerak. 

Orang dewasa sering mengartikan kejang petit mal sebagai kelakukan buruk yang dilakukan oleh anak-anak. Anda dapat mengetahui seseorang sedang mengalami kejang petit mal karena ia tidak sadar dengan kondisi lingkungan di sekitarnya, meskipun melibatkan sentuhan ataupun suara yang keras. Di sisi lain, kejang grand mal dapat berawal dengan sensasi atau tanda-tanda peringatan. Akan tetapi, kejang petit mal umumnya terjadi dengan tiba-tiba dan tanpa ada peringatan. 

Penyebab kejang petit mal

Otak Anda merupakan sebuah organ tubuh yang sangat rumit dan kompleks, dan tubuh membutuhkannya untuk banyak hal. Otak berfungsi dalam menjaga pernapasan dan detak jantung. Sel-sel saraf di otak mengirim sinyal kimia dan listrik satu sama lain untuk berkomunikasi. Kejang akan mengganggu aktivitas listrik di otak tersebut. Pada saat kejang petit mal terjadi, sinyal listrik otak terus berulang. 

Para peneliti tidak tahu pasti penyebab spesifik kejang petit mal. Kondisi ini dapat terjadi karena faktor genetik dan dapat menurun dari generasi ke generasi. Hiperventilasi atau lampu yang berkedip dapat memicu kejang petit mal dalam kasus lain. Dokter mungkin tidak akan pernah dapat menemukan penyebab spesifik bagi beberapa kasus. Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan risiko seseorang menderita kejang petit mal adalah usia (kondisi ini umum dijumpai pada anak-anak yang berumur antara 4 hingga 14 tahun), jenis kelamin (kejang petit mal banyak dijumpai terjadi pada perempuan), dan anggota keluarga yang menderita kejang (hampir setengah dari anak-anak yang menderita kejang petit mal memiliki keluarga dekat yang memiliki kejang serupa). Sementara itu, meskipun banyak anak dapat mengatasi kejang ini, tidak sedikit dari mereka yang perlu mengonsumsi obat anti-kejang sepanjang usia untuk mencegah kejang. Komplikasi lain termasuk kesulitan dalam belajar, gangguan kepribadian, dan isolasi sosial. 

Kejang petit mal umumnya terjadi dalam waktu 10 hingga 15 detik. Penderita akan kembali ke perilaku normal setelah kejang selesai. Penderita juga tidak akan mengingat apa yang terjadi saat kejang berlangsung. Dalam beberapa kasus tertentu, kejang petit mal dapat terjadi hingga 20 detik. Meskipun kejang petit mal terjadi pada otak, hal ini tidak menyebabkan kerusakan otak. Kejang petit mal tidak akan mengurangi tingkat intelegensi pada kebanyakan anak. Beberapa anak mungkin dapat memiliki gangguan pembelajaran akibat kesadaran yang berselang-seling. Atau, anak akan melamun dan tidak memperhatikan pembelajaran.

Parenting

Benarkah Diare saat Hamil Sebabkan Keguguran?

Adanya perubahan hormon, perubahan pola makan, dan stres membuat wanita hamil sering mengalami masalah pencernaan. Salah satunya adalah diare. Diare saat hamil mungkin menimbulkan kekhawatiran, takut jika kandungannya bermasalah sehingga menyebabkan keguguran.

Apakah diare saat hamil itu rentan menyebabkan keguguran? Jawabannya tentu saja tidak. Sebab, organ reproduksi dan pencernaan itu berbeda fungsinya.

Ketika ibu hamil mengalami diare, pergerakan usus menjadi lebih aktif dan sulit menahannya. Kenyataannnya, otot yang digunakan untuk buang air besar sama dengan otot yang berfungsi saat mengejan ketika proses persalinan. Inilah yang menyebabkan kekhawatiran berlebih bagi ibu hamil.

Penyebab Diare Saat Hamil Sering Terjadi

Diare dan konstipasi kerap dialami oleh ibu hamil. Hal ini disebut sangat wajar karena disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:

  1. Perubahan Hormon

Fluktuatifnya hormon pada ibu hamil membuat kinerja sistem pencernaan lebih pelan dan rentan mengalami konstipasi. Selain itu, sistem pencernaan ibu hamil juga bekerja lebih cepat sehingga diare saat hamil sering terjadi

  • Perubahan Pola Makan

Adanya perubahan pola makan yang drastis ketika sedang hamil membuat usus menjadi kaget. Akibatnya hal ini dapat menyebabkan diare ketika masa kehamilan.

  • Infeksi Usus

Diare saat hamil yang terjadi juga disebabkan oleh adanya infeksi usus. Gejala yang muncul akibat infeksi usus adalah tinja cair, berdarah, mual, muntah, pusing, kedinginan, hingga demam. Penyebab infeksi usus ini biasanya karena infeksi bakteri, seperti Salmonella, E. coli, atau Shigella. Bisa juga disebabkan oleh virus atau parasit.

  • Suplemen

Respon sistem pencernaan terhadap asupan suplemen atau vitamin di masa kehamilan bisa berupa diare. Jika suplemen yang dikonsumsi menyebabkan diare berkepanjangan, mungkin Anda bisa mengganti dengan suplemen lain dan tanyakan pada dokter kandungan Anda.

  • Sensitif terhadap Makanan Tertentu

Indera ibu hamil biasanya jauh lebih sensitif. Sehingga banyak makanan yang dapat menyebabkan wanita hamil dengan mudah menjadi mual, sakit perut, kembung, hingga berujung diare.

Perlu diingat, diare dan pembukaan saat melahirkan tidak ada hubungannya sama sekali. Meskipun diare akan lebih sering terjadi di trimester ketiga kehamilan dikarenakan tubuh sedang bersiap menghadapi proses persalinan.

Tips Mengatasi Diare saat Masa Kehamilan

Mengalami diare ketika kondisi tubuh biasa dengan saat kehamilan mungkin penanganannya akan berbeda. Sebab, saat hamil, tidak boleh mengkonsumsi sembarang obat karena bisa berpengaruh pada janin.

Umumnya, diare saat hamil dapat sembuh sendiri setelah 1-2 hari tanpa obat. Anda juga tidak perlu khawatir jika tidak ada gejala lain yang terjadi.

Meski begitu, berikut ada beberapa cara untuk mengatasi diare saat hamil.

  • Hindari Makanan Pemicu

Saat mengalami diare, ibu hamil disarankan untuk menghindari makanan yang menjadi pemicu respon sistem cerna, seperti makanan yang digoreng, makanan pedas, dan makanan yang mengandung tinggi lemak. Diare juga bisa disebabkan oleh susu, lalu gantilah susu yang sedang Anda konsumsi dengan yang lain agar diare berhenti.

  • Beri Tubuh Waktu

Anda perlu memberi tubuh waktu untuk mengeluarkan racun yang tidak bisa dicerna tubuh. Tunggu diare mereda sambil tetap memnuhi cairan tubuh agar tidak dehidrasi.

  • Pilihlah Obat yang Bijak

Saat masa kehamilan, Anda perlu bijak mengkonsumsi obat. Kalau perlu konsultasikan pada dokter kandungan sebelum konsumsi obat tertentu. Jika diare disebabkan oleh suplemen makanan tertentu, biarkan tubuh beradaptasi terlebih dulu. Kemudian, Anda bisa mencari alternatif lain jika diare tak kunjung membaik.

Anda perlu memeriksakan diri ke dokter jika diare tidak kunjung sembuh dalam waktu lebih dari 3 hari. Pastikan tubuh terus terhidrasi dengan baik selama masa diare.

Anda tidak perlu terlalu khawatir sebab diare saat hamil tidak berbahaya bagi janin atau menyebabkan keguguran. Biasanya diare akan mereda dengan sendirinya. Jika ada gejala lain, segera hubungi dokter kandungan.