Penyakit

6 Hal yang Menyebabkan Mata Besar Sebelah

Normalnya, kedua mata kita memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Namun, ada sebagian orang yang memiliki bentuk dan ukuran mata yang asimetris, alias mata besar sebelah. Memiliki mata besar sebelah tentunya memberikan ketidaknyamanan tersendiri. Mulai dari mengganggu penampilan, menghilangkan kepercayaan diri, hingga khawatir adanya risiko gangguan medis tertentu. Nah, sebenarnya apakah penyebabnya? Bisakah kondisi ini diatasi? Yuk, simak ulasannya!

Penyebab mata besar sebelah.

Mata besar sebelah atau asimetris pada dasarnya normal. Hanya saja, mata yang asimetri terlihat lebih jelas saat tersenyum atau kelelahan bergantung pada penyebabnya. Apabila perbedaan terlalu jelas, maka inilah yang membuat ketidaknyamanan dan mengganggu penderitanya.

Ukuran mata yang asimetri bisa disebabkan oleh banyak faktor, termasuk kondisi medis yang jarang terjadi. Berikut penyebab umum mata besar sebelah.

  • Keturunan.

Keturunan atau genetik adalah penyebab umum mata besar sebelah atau asimetris. Anda cenderung memiliki bentuk wajah yang mirip dengan orang tua atau anggota keluarga lainnya. Jika Anda memiliki mata besar sebelah, cobalah lihat orang tua atau keluarga Anda, mungkin saja itu disebabkan oleh faktor keturunan.

  • Enophthalmos.

Enophthalmos adalah pindahnya posisi mata ke posterior atau bagian belakang mata. Ini bisa terjadi ketika Anda mengalami cedera atau kondisi medis yang mengubah ruang di belakang mata, sehingga menyebabkan mata tenggelam. Enophthalmos bisa terjadi secara tiba-tiba atau bertahap selama bertahun-tahun. Akibatnya, lama-kelamaan mata terlihat besar sebelah. Kondisi yang dapat menyebabkan enophthalmos, meliputi sinusitis maksilaris kronis, sindrom sinus, penyakit Paget, tumor sinus maksilaris, dan cacat tulang.

  • Ptosis.

Kondisi ini disebut juga dengan kelopak mata turun. Penyebabnya bisa karena bawaan sejak lahir atau berkembang saat dewasa. Kelopak mata jadi turun karena otot levator, yang menahan kelopak mata, meregang atau terlepas dari kelopak mata, sehingga kelopak mata jadi terkulai. Alhasil, muncul kondisi mata besar sebelah atau asimetris.

Sebagian orang juga ada yang mengalami ptosis karena penuaan. Selain itu, bisa juga disebabkan oleh kondisi saraf, tumor, dan stroke. Jika kelopak mata yang turun cukup mengganggu penglihatan Anda, maka operasi mata bisa dilakukan untuk memperbaikinya.

  • Proptosis.

Proptosis atau disebut juga dengan exophthalmos, merupakan suatu kondisi satu atau kedua mata menonjol. Penyakit Graves adalah penyebab paling umum kondisi ini pada orang dewasa. Penyakit tersebut membuat jaringan di belakang dan sekitar mata membengkak, sehingga mendorong bola mata ke depan. Akhirnya, proptosis dapat menimbulkan kondisi mata besar sebelah. Dalam kasus yang jarang terjadi, proptosis juga disebabkan oleh infeksi, tumor, atau perdarahan.

  • Memiliki wajah normal yang asimetris.

Jarang sekali ditemui orang-orang dengan bentuk wajah yang simetris sempurna. Kebanyakan orang memiliki berbagai asimetri pada bentuk wajahnya dianggap normal. Halini juga dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, dan etnis Anda.

Wajah normal yang asimetris dapat membuat satu mata terlihat lebih tinggi atau lebih rendah dari yang lain. Posisi mata yang tidak sejajar ini dapat memberikan kesan mata besar sebelah. Kadang-kadang, bukan mata yang tidak asimetris, tetapi alis yang tidak rata atau bentuk hidung yang memengaruhi keselarasan mata Anda.

  • Bell’s palsy.

Bell’s palsy merupakan suatu kondisi wajah yang mengalami kelumpuhan sementara secara tiba-tiba. Akibatnya, satu sisi wajah jadi terkulai dan memengaruhi senyum dan mata Anda satunya. Tidak heran, orang yang mengalami bell’s palsy, mataya akan terlihat besar sebelah. Hingga saat ini, penyebabnya tidak diketahui. Namun, ada dugaan disebabkan oleh trauma, kerusakan saraf, atau komplikasi dari infeksi virus.

Inilah 6 penyebab mata besar sebelah yang mungkin saja terjadi pada Anda atau keluarga terdekat Anda saat ini. Banyak pula orang yang akhirnya memutuskan melakukan pengobatan untuk memperbaiki bentuk dan ukuran mata yang seperti ini. Selain demi kenyamanan, kecantikan pun juga dijadikan alasan seseorang untuk melakukan tindakan operasi. Selalu diskusikan dengan dokter Anda terkait langkah yang tepat untuk mengatasi mata besar sebelah ini, agar tidak menimbulkan komplikasi di kemudian hari.