Penyakit

Apa Itu Adenoma Bronkus? Ini Penjelasannya

Merupakan sebuah istilah untuk menggambarkan berbagai keganasan di saluran pernasapan di bawah sel-sel epitel bronkus atau saluran napas yang menuju ke paru-paru dan atau di kelenjar bronkus dinamakan dengan adenoma bronkus. Terdapat tiga tipe utama yang menjadi penyebab paling umum kondisi ini.

Di antaranya yakni adenoma karsinoid, karsinoma adenoid kistik dan karsinoma mikoepidermoid, di awal kemunculannya kondisi ini tidak menimbulkan gejala hingga waktu yang lama. Selain itu, pada kondisi yang lebih lanjut, penderita bisa mengalami beberapa gejala tergantung dari lokasi kondisi ini muncul, kondisi ini bisa menyebar ke bagian tubuh lain meski dikatakan sebagai tumor jinak.

Penjelasan Adenoma Bronkus

Kanker ini biasanya bermula di kelenjar mukosa, saluran pernapasan atau bronkus dan trakea dan kelenjar air liur. Tumor dari kondisi ini membesar secara lambat, tetapi sangat berpotensi menjadi ganas. Tanda dan gejala kondisi ini bisa saja tidak terdiagnosa selama bertahun-tahun karena memang ukuran tumor yang kecil dan perkembangannya lambat.

Misalnya tumor kecil ini berada di bagian tengah atau bagian tepi jalan napas, namun tumor yang berada di bagian tepi saluran napas seringkali juga tidak menimbulkan gejala. Sementara yang terletak di tengah jalan napas, akan menimbulkan gejala berupa sumbatan dan pendarahan seperti berikut ini.

  • Sesak napas, stridor yakni bunyi suara mengorok yang muncul setiap tarikan atau hembusan napas.
  • Mengi atau adanya bunyi ‘ngik’ setiap menarik napas, demam disertai batuk-batuk yang sering.
  • Batuk yang muncul biasanya disertai darah akibat adanya luka pada dinding dalam saluran napas.

Kondisi ini jenis karsinoid bisa menyebabkan gejala yang berupa nyeri dada, rasa panas dan merah pada wajah dan perasaan rentan mengalami infeksi paru, seperti pneumonia. Untuk jenis karsnoma kistik adenoid bisa menimbulkan beberapa gejala seperti benjolan pada langit-langit mulut, suara serak, sulitan menelan, mati rasa (rahang, langit mulut, wajah, lidah) dan benjolam di sekitar telinga.

Sementara itu jenis karsinoma mikoepidermoid juga menimbulkan beberapa gejala seperti, mati rasa atau lemah pada otot wajah, terjadi pembengkakan pada kelenjar di dekat telinga dan sekitar bawah mulut dan rasa nyeri pada area wajah. Kondisi ini terjadi bukan tanpa alasan, terdapat beberapa penyebab yang bisa membuat seseorang mengalami kondisi ini.

Penyebab Tumor Bronkus

Sama seperti kanker pada umumnya yang menyerang tubuh manusia, penyebab utama kondisi ini belum bisa dipastikan hingga saat ini. Namun, terdapat beberapa faktor yang dapat memengaruhi seseorang terkena penyakit ini, berikut di antaranya beberapa faktor yang bisa menyebabkan orang terkena penyakit ini.

  • Faktor Keturunan

Faktor generik sangat mungkin berperan dalam munculnya penyakit atau tumor ini dalam beberapa jenisnya. Seseorang dengan penyakit bawaan seperti multiple endocrine neoplaise tipe 1 (MEN-1) juga lebih berisiko terkena penyakit jenis karsinoid.

  • Radiasi

Seseorang yang sebelumnya pernah mengalami radiasi pada bagian kepala dan leher juga sangat lebih memungkinkan mengalami adenoma bronkus tipe karsinoma mikopidermoid. Untuk melakukan diagnosa, dokter biasanya akan melakukan wawancara dan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang lain yang memastikan diagnosis.

Sementara itu, pengobatan penyakit ini juga bergantung pada tipe dan tingkat atau stadium keganasan, usia, kondisi kesehatan umum serta keputusan pengidap. Pengobatan yang dilakukan meliputi pembedahan dan radiasi, terapi dengan pembedahan menjadi terapi utama pada kondisi kanker belum menyebar ke organ lain.