Resep

Apakah Aspilet adalah Obat Pengencer Darah?

Saat merasa demam atau nyeri, Aspilet adalah obat yang tepat untuk digunakan. Kandungan asam asetilsalisilat bekerja secara efektif meredakan kedua gejala tersebut.

Asam asetilsalisilat merupakan golongan obat keras yang juga disebut dengan aspirin. Aspirin diketahui juga dapat digunakan sebagai obat pengencer darah atau koagulan. 

Mengenal obat pengencer darah

Obat pengencer darah atau koagulan digunakan untuk mencegah penggumpalan darah dan juga mencegah gumpalan darah yang sudah terbentuk agar tidak semakin besar.

Gumpalan darah ini bisa terbentuk di mana saja di sepanjang pembuluh darah Anda, dan jika diabaikan dapat menyebabkan berbagai penyakit serius seperti serangan jantung dan stroke.

Ada dua jenis obat pengencer darah, yakni antikoagulan yang berfungsi melambatkan proses tubuh membentuk gumpalan darah. Sedangkan antiplatelet bekerja dengan mencegah sel darah yang disebut platelet menumpuk dan membentuk gumpalan. 

Apakah Aspilet adalah obat pengencer darah?

Aspilet adalah obat yang umum digunakan untuk menurunkan demam, meringankan nyeri, dan mencegah kerusakan pada otot jantung atau infark miokard. 

Obat Aspilet mengandung asam asetilsalisilat yang dapat membantu meredakan nyeri ringan hingga sedang, seperti nyeri otot, sakit gigi, sakit kepala, dan flu. Tak hanya itu, bahan aktif ini juga mampu mengurangi rasa sakit dan bengkak pada radang sendi.

Asam asetilsalisilat juga merupakan nama lain dari aspirin. Aspirin merupakan golongan obat yang bersifat antiplatelet, sehingga dapat digunakan untuk mengencerkan dan mencegah penggumpalan darah.

Sehingga Aspilet juga dapat digunakan untuk mengurangi risiko stroke dan serangan jantung, Biasanya dokter menggunakan aspirin dalam dosis rendah sebagai pengencer darah untuk mencegah penggumpalan darah, misalnya pasien yang baru saja menjalani operasi jantung.

Kegunaan aspirin lainnya

Aspirin memiliki manfaat lebih banyak selain sebagai obat pengencer darah, antara lain:

1. Meredakan nyeri dan bengkak

Asprin dalam Aspilet mampu meredakan nyeri ringan hingga sedang, bengkak, atau keduanya. Biasanya juga disertai gejala sakit kepala, demam atau flu, keseleo, nyeri haid, dan migrain.

2. Mencegah penyakit jantung

Mengonsumsi aspirin dalam dosis rendah dapat menurunkan risiko penyakit jantung pada beberapa orang dengan mencegah terbentuknya gumpalan darah. Perlu dicatat, mengonsumsinya secara rutin tidak disarankan untuk semua orang kecuali ada anjuran dokter.

Selain penyakit jantung, dokter juga menggunakan aspirin dosis rendah sebagai obat hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, kurangnya aliran darah ke otak, gangguan penyakit jantung atau pembuluh darah, dan perokok. 

3. Obat rekomendasi lainnya

Aspirin juga bisa dijadikan bagian perawatan pada orang-orang yang baru saja mengidap atau mengalami:

  • Prosedur operasi seperti angioplasty atau operasi bypass jantung
  • Mini-stroke, atau serangan iskemik transien
  • Stroke iskemik yang disebabkan oleh penggumpalan darah
  • Rheumatoid arthritis, osteoarthritis dan lainnya
  • Systemic lupus erythematosus
  • Retinopathy
  • Diabetes (lebih dari 10 tahun)
  • Berisiko tinggi kanker usus

Satu hal lagi yang perlu diketahui adalah aspirin tidak direkomendasikan penggunaannya untuk yang berusia di bawah 18 tahun. Sehingga anak-anak dilarang untuk mengonsumsinya tanpa anjuran dan pengawasan dokter.

Aspilet adalah alternatif yang baik jika Anda alergi atau tidak dapat mengonsumsi obat lain sejenis, seperti ibuprofen dan asetaminofen. Aspilet dapat ditemukan di apotek dan toko obat sekitar Anda.