Uncategorized

Begini Cara Menangani Meningioma

Merupakan sebuah tumor yang berkembang lambat pada membran atau meninges yang menutupi permukaan otak, sumsum tulang belakang atau akar saraf tulang belakang dinamakan dengan meningioma. Nyaris semua kondisi ini merupakan tumor jinak atau bukan kanker, sebanyak 80 persen dari penderita yang dapat disembuhkan jika seluruh tumor bisa diangkat.

Tumor ini menjadi penyakit yang bisa terjadi pada semua orang, tetapi sebagian besar dialami perempuan dengan rentang usia yang sudah memasuki 45 tahun. Seseorang bisa mencegah penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko yang menjadi penyebabnya, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Pengobatan Meningioma

Pengobatan kondisi ini ditentukan berdasar ukuran, letak hingga jinak atau ganasnya tumor yang muncul. Jika tumor kecil dan tumbuh lamba serta tidak menimbulkan gejala, pengobatan umumnya tidak diperlukan. Dokter hanya akan menganjurkan pemeriksaan berkala untuk memantau perkembangan tumor.

  • Operasi

Tindakan medis ini bertujuan untuk mengangkat tumor, jika tumbuhnya di daerah yang sulit terjangkau dan tidak semuanya bisa diangkat. Dokter hanya akan mengangkat tumor yang masih mungkin untuk diangkat dan menggunakan metode lain untuk menghilangkan sisa tumor yang ada.

  • Embolisasi Endovaskular

Tindakan ini diperlukan apabila operasi tidak dapat mengangkat sisa tumor yang ada, tujuannya untuk menghentikan aliran darah ke tumor. Dokter akan memasukkan kateter ke d pembuluh darah, lalu memasukkan lilitan atau lem khusus untuk menghalangi aliran darah ke tumor.

  • Radioterapi

Dilakukan ketika operasi tidak bisa mengangkat semua tumor, prosesnya menggunakan energi radiasi dari sinar-X untuk menghancurkan sel tumor. Selain untuk menghancurkan sisa tumor, pengobatan ii juga bisa mengurangi risiko kambuhnya kondisi ini setelah proses operasi berhasil dilakukan.

  • Kemoterapi

Dilakukan pada kondisi yang tidak bisa membaik setelah ditangani dengan operasi dan radioterapi, pengobatan ini dilakukan untuk membunuh sel kanker dengan obat-obatan yang dikonsumsi dan disuntikkan kepada pasien.

Penyebab dan Faktor Risiko

Tumor ini disebabkan karena adanya pertumbuhan sel-sel yang tidak normal pada lapisan permukaan otak, sumsum tulang belakang hingga akar saraf tulang belakang. Sayangnya penyebab munculnya pertumbuhan sel tidak normal ini masih belum diketahui secara pasti, meski demikian terdapat faktor risiko yang dapat dihindari seperti berikut ini.

  • Pengobatan Radiasi

Terapi radiasi yang dilakukan dengan pemberian radiasi ke kepala seperti radioterapi kanker, kondisi ini bisa meningkatkan risiko seseorang terkena tumor ini.

  • Hormon Wanita

Tumor ini lebih sering terjadi pada perempuan, sehingga dokter mempercayai jika hormon perempuan menjadi faktor risiko dari penyakit ini.

  • Gangguan Sistem Saraf

Gangguan langka neuroflbromatosis tipe 2 dapat meningkatkan risiko tumor ini dan jenis tumor lainnya.

Sementara itu jika seseorang tidak memiliki faktor risiko meningioma bukan berarti seseorang tersebut tidak bisa mengalami penyakit ini. Beberapa faktor ini hanya sebagai acuan saja, yang diperlukan adalah segera lakukan konsultasi kepada dokter untuk mendapat penjelasan yang lebih detail mengenai kondisi.

Sangat perlu diperhatikan jika ukuran tumor yang muncul memengaruhi bagaimana gejala yang akan muncul, tumor dengan ukuran kecil kemungkinan tidak akan menimbulkan gejala yang berarti. Tetapi, jika tumor yang muncul memiliki ukuran besar maka akan menimbulkan beberapa gejala seperti berikut ini.

  • Mengalami sakit kepala.
  • Kehilangan kemampuan penciuman.
  • Gangguan penglihatan dan pendengaran seperti buram, berdenging hingga tuli.
  • Mual dan muntah.
  • Hilang ingatan hingga epilepsi.