Uncategorized

Beragam Manfaat Yodium yang Jangan Sampai Anda Lewatkan

Mendengar istilah yodium sudah pasti mengarahkan kita pada garam. Bahan masakan yang satu ini memiliki kandungan yodium yang tinggi dan baik bagi kesehatan tubuh. Itulah sebabnya, jangan sampai tubuh kekurangan yodium dan menimbulkan dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Berikut akan kami jelaskan mengenai manfaat yodium dan efek yang terjadi apabila kekurangan zat tersebut.

Asupan Yodium Harian dan Manfaat Yodium

Istilah lain yodium adalah iodium, iodine, atau iodin. Zat mineral ini berguna untuk mengatur hormone tiroid dan membantu tubuh untuk bekerja secara normal. Pada umumnya, asupan yodium harian yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

–          Bayi kurang dari 1 tahun: 90-129 mikrogram per hari

–          Anak-anak usia 1-11 tahun: 120 mikrogram per hari

–          Remaja dan orang dewasa setidaknya mengonsumsi 150 mikrogram per hari

–          Ibu hamil: 220 mikrogram per hari

–          Ibu menyusui: 250 mikrogram per hari

Memenuhi kebutuhan yodium berguna untuk mengubah hormon stimulasi tiroid menjadi T3 (triiodotironin) dan T4 (tiroksin).  Pengubahan tersebut bertujuan supaya hormone tiroid dapat berjalan maksimal. Beberapa manfaat yodium lainnya di antaranya adalah:

–          Menjaga kestabilan metabolisme tubuh

–          Memelihara kesehatan tulang

–          Berperan penting dalam respons imun

–          Membantu sistem saraf pusat berkembang

–          Mencegah terjadinya gondok (pembengkakan di leher)

–          Mencegah gangguan kehamilan

–          Mencegah naiknya berat badan karena yodium dapat mengubah makanan menjadi panas tubuh dan energi.

–          Mencegah tubuh kelelahan dan lemah

–          Mencegah terjadinya kerontokan pada rambut karena yodium dapat mengendalikan pertumbuhan folikel rambut.

–          Melembapkan kulit dan mencegah kelainan detak jantung

–          Siklus menstruasi terjaga karena keseimbangan kadar hormon tiroid.

Efek Kekurangan Yodium

Selain manfaat yodium, berikut ulasan mengenai apa yang terjadi apabila tubuh kekurangan zat tersebut. Sebagian besar gejala yang timbul tidak mengganggu namun berkaita dengan fungsi hormone tiroid. Berikut gejala yang muncul apabila tubuh kekurangan zat yodium:

1. Mengalami gondok (pembengkakan di leher)

Manfaat yodium membantu kinerja kelenjar tiroid  berjalan dengan normal. Itulah sebabnya, kekurangan yodium dapat menyebabkan penyakit gondok karena kelenjar tiroid bekerja terlalu keras. Karena kinerja melebihi batas, terjadi pembesaran pada ukuran kelenjar tiroid.

2. Kenaikan Berat Badan

Berat badan naik secara tiba-tiba menjadi salah satu efek yang ditimbulkan apabila tubuh kekurangan yodium. Sebab, hormone tiroid berguna untuk menyeimbangkan kinerja metabolism, yakni proses mengubah makanan menjadi energi. Hormon tiroid yang kadarnya rendah menyebabkan energi yang dihasilkan sedikit, sehingga kalori pada makanan disimpan menjadi lemak.

3. Kelelahan dan Lemah

Hormon tiroid berperan aktif dalam menjaga metabolisme energi, apabila tidak berjalan dengan normal maka berdampak pada energi yang terkuras. Seseorang bisa menjadi sering kelelahan dan merasa lemah.

4. Mengalami Kerontokan Rambut

Seperti pembahasan sebelumnya, hormone tiroid berguna untuk mengendalikan pertumbuhan folikel rambut. Sehingga apabila tubuh kekurangan yodium, folikel rambut dapat berhenti tumbuh dan mengakibatkan kerontokan pada rambut.

5. Menstruasi yang Tidak Teratur

Permasalahan yang timbul akibat kekurangan yodium juga dapat menimpa  siklus menstruasi. Haid menjadi terasa berat dan tidak teratur, karena rendahnya hormon tiroid mengganggu penyampaian sinyal terhadap hormone yang berkaitan dengan siklus haid.

Itulah informasi mengenai manfaat yodium dan dampak yang muncul apabila tubuh kekurangan zat tersebut. Namun, perlu diingat untuk mengonsumsi garam secukupnya saja. Karena jika terlalu berlebihan juga tidak baik dan menimbulkan hipertensi.