Hidup Sehat

Cara Mengobati Luka Bakar Agar Tidak Meninggalkan Bekas

Selain menyentuh panci panas dengan tidak sengaja, luka bakar juga dapat disebabkan oleh iritasi produk, paparan sinar matahari (sunburn), radiasi, dan sengatan listrik. 

luka bakar

Cara mengobati luka bakar bisa dikatakan sedikit tricky. Bila tidak ditangani dengan tepat dan benar, luka bakar dapat berbekas dan meninggalkan luka yang tidak sedap dipandang mata.

Penyebab bekas luka bakar

Kolagen di dalam tubuh bertindak sebagai regenerasi kulit saat kulit terluka. Luka bakar berarti kulit menjadi rusak dan kolagen bertugas untuk memperbaikinya. 

Ketika mulai sembuh, area yang menebal dan berubah warna disebut sebagai bekas luka. Bekas luka ini akan memudar dengan seiring waktu. Namun pada beberapa kasus ada bekas luka yang bersifat permanen dan tak bisa dihilangkan.

Jenis luka bakar berdasarkan tingkat keparahannya

Perlu diketahui bahwa luka bakar memiliki beberapa jenis dan tingkat keparahan. Semakin banyak dan lama Anda terbakar panas, maka semakin Anda semakin berisiko mendapatkan luka bakar yang parah dan meninggalkan bekas permanen. 

Tingkat keparahan luka bakar terbagi menjadi tiga jenis, dan klasifikasinya sebagai berikut:

  1. Luka bakar derajat satu 
  • Rusaknya lapisan kulit luar (epidermis)
  • Kulit memerah dan terasa sakit
  1. Luka bakar derajat dua (ketebalan sebagian)
  • Rusaknya lapisan kulit luar (epidermis)
  • Rusaknya lapisan kulit dalam (dermis)
  • Kulit memerah dan terasa sakit
  • Kulit melepuh
  1. Luka bakar derajat tiga (ketebalan penuh)
  • Rusaknya lapisan kulit luar (epidermis)
  • Rusaknya lapisan kulit dalam (dermis)
  • Dapat merusak tulang dan jaringan tendon
  • Terdapat perubahan kulit menjadi putih atau hitam
  • Terdapat kerusakan pada ujung saraf

Luka bakar tingkat satu dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 6 hari, dan tidak meninggalkan bekas luka. Sedangkan luka bakar derajat dua dan tiga dapat berbekas bila tidak ditangani dengan benar.

Luka bakar dapat menyebabkan salah satu dari tiga bekas luka di bawah ini:

  • Bekas luka hipertrofik: benjol berwarna merah keunguan dan terasa gatal bila disentuh
  • Bekas luka kontraktur: luka membuat kulit, tendon, dan otot terasa kencang sehingga area terdampak sulit digerakkan
  • Bekas luka keloid: berupa benjolan berkilau dan tidak berbulu

Cara mengobati luka bakar agar tidak berbekas

Kebanyakan orang akan panik setelah menerima luka bakar, sehingga gegabah melakukan segala cara untuk meredam rasa panas terbakar. 

Untuk mencegah terjadinya bekas luka, berikut ini cara mengobati luka bakar yang tepat:

  1. Bilas luka bakar dengan air dingin atau hangat, lalu diamkan hingga mengering.
  2. Oleskan salep antibiotik dengan aplikator seperti kain kasa atau cotton bud bersih untuk mencegah infeksi.
  3. Balut luka bakar dengan perban antilengket dan kain kasa steril.

Saat luka bakar mulai sembuh, lakukan cara di bawah ini:

  1. Regangkan area yang terbakar selama beberapa menit setiap hari untuk mencegah kulit saling menempel.
  2. Jika Anda mengalami luka lepuh dan menggelembung, jangan pecahkan gelembung dan biarkan luka pecah dan mengering. Temui dokter atau petugas kesehatan untuk memotong sel kulit mati.
  3. Lindungi luka bakar dari sinar matahari langsung dengan memakai tabir surya atau pakaian longgar dan panjang.

Untuk mempercepat penyembuhan luka, konsultasikan dengan dokter secara rutin dan ikuti arahan yang telah diberikan untuk mencegah terbentuknya jaringan parut.

Catatan

Sebelum membeli salep antibiotik yang dijual bebas, konsultasikan dengan petugas kesehatan atau apoteker dan tanyakan dosis penggunaan yang tepat. Apabila Anda ragu untuk mengobati area yang terbakar, Anda bisa melakukan cara mengobati luka bakar bersama dokter.