Olahraga

Mau Mencoba Pranayama? Ini Segudang Manfaatnya

pranayama

Anda yang sudah terbiasa melakukan yoga, pasti sudah tidak asing dengan pranayama. Pranayama merupakan salah satu gerakan yoga yang berfokus pada kontrol pernapasan. Pada saat melakukan gerak pranayama, Anda diharuskan mengontrol waktu, durasi, dan frekuensi dari setiap tarik napas. 

Model gerakan yoga yang satu ini sudah dilakukan sejak zaman dahulu dan dipercaya mampu mendatangkan segudang manfaat luar biasa bagi tubuh. Pasalnya pada saat melakukan pranayama, racun-racun dalam tubuh bisa direduksi karena pasokan oksigen yang lebih besar masuk ke tubuh. 

Apa saja sebenarnya manfaat dari bagian yoga yang satu ini. Anda mungkin tidak menyangka bahwa dari teknik pernapasan ala pranayama, Anda bisa memperoleh beragam manfaat di bawah ini. 

  1. Menambah Imunitas Tubuh 

Anda yang senang melakukan pranayama pasti lebih jarang merasa sakit. Ini karena kontrol pernapasan ala pranayama bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Penambahan imunitas ini dikarenakan saat melakukan pranayama, gerakan diafragma saat bernapas mampu merangsang pergerakan cairan getah bening yang mengandung sel darah putih. Hal ini pada akhirnya memicu produksi sel darah putih yang sangat berperan menciptakan daya tahan tubuh. 

  1. Melancarkan Sistem Pencernaan 

Banyak orang menyebut bahwa pranayama bisa menjadi alternatif untuk menguruskan badan? Opini tersebut sebenarnya tidak salah. Karena pada dasarnya jika Anda aktif melakukan pranayama secara konsisten, sistem pencernaan menjadi lebih lancar sehingga metabolisme tubuh pun akan lebih cepat. Meningkatkan fungsi sistem pencernaan pada tubuh ini karena ketika melakukan pernapasan perut ala pranayama, gerakan diafragma akan naik turun dan memberikan pijatan lembut pada area di sekitar perut yang merangsang pencernaan menjadi lebih lancar. 

  1. Mencerahkan Kulit 

Bukan hanya krim perawatan kulit yang mampu membuat kulit Anda lebih cerah. Gerakan yoga, khususnya pranayama, pun sangat ampuh membuat kulit Anda lebih sehat dan tampak bersinar. Pasalnya ketika menahan napas dalam jangka waktu tertentu yang menjadi bagian pranayama, oksigen akan tertahan di tubuh dan terpasok hingga ke sel-sel kulit. Suplai oksigen inilah yang akhirnya memberi dampak kecerahan kulit pada kulit Anda. 

  1. Menjaga Kesehatan Jantung 

Pranayama dapat menjadi opsi olahraga yang sesuai bagi Anda yang tengah berupaya menjaga kesehatan jantung. Pasalnya, pranayama memainkan peran penting dalam memodifikasi detak jantung dengan menstimulasi sel-sel tubuh. Gerakan pada pranayama juga meningkatkan asupan oksigen sehingga jantung dapat berfungsi lebih baik. Melakukan pranayama secara teratur nyatanya mampu menurunkan detak jantung sehingga pompa jantung tidak bekerja terlalu berat tiap harinya. Kesehatannya pun menjadi lebih terjaga. 

  1. Meredakan Stres Kronis 

Kondisi stress merupakan masalah mental yang dapat berdampak buruk bagi kehidupan dan kesehatan Anda. Yoga, tidak terkecuali pranayama, sendiri mampu meredakan ketidakseimbangan hati yang menjadi penyebab stres kronis. Bahkan menurut sebuah studi, pernapasan ala pranayama dapat mengurangi gejala depresi mampu memperbaiki gejala gangguan stres pasca trauma. 

  1. Mengobati Insomnia 

Pranayama adalah obat mujarab bagi Anda yang sedang mengalami masalah gangguan tidur, seperti insomnia. Pernapasan yang dalam dan dilakukan secara rutin pada akhirnya bisa membuat tubuh dan pikiran lebih tenang sehingga Anda akan lebih mudah tidur nyenyak tanpa pikiran negatif dan mimpi buruk. Perlu diingat, penyebab kuat gangguan tidur sendiri kerap bersumber dari rasa stres. Dengan melakukan gerakan pranayama, tingkat stres yang mengganggu tersebut dapat dikurangi. 

*** 

Dengan segudang manfaat dari pranayama, Anda jadi semakin termotivasi untuk secara rutin melakukan teknik pernapasan yang merupakan bagian dari yoga ini, bukan? Lakukanlah gerakan pranayama di ruangan bersirkulasi baik dan kondisi yang senyap agar manfaatnya semakin terasa, ya.

Olahraga

Inilah Manfaat Bersepeda Yang Perlu Diketahui

Meskipun dunia sedang menghadapi pandemi virus Corona atau Covid-19, banyak orang melakukan aktivitas di luar rumah. Tidak hanya untuk bekerja, orang-orang juga meluangkan waktunya untuk bersantai seperti bersepeda. Semakin banyak orang ingin bersepeda karena bersepeda merupakan salah satu aktivitas yang trendi saat ini. Tidak hanya itu, manfaat bersepeda juga beragam, salah satunya termasuk menjaga berat badan.

Bersepeda tidak hanya menjaga kesehatan fisik, namun juga dapat menjaga kesehatan mental. Hal tersebut berguna bagi wanita jika mereka ingin mencobanya. Jika Anda termasuk salah satu wanita yang ingin mencoba aktivitas seperti ini, Anda dapat melakukannya. Anda sangat dianjurkan untuk bersepeda secara rutin, namun dengan cara yang benar dan aman. Anda juga diharapkan untuk mengikuti protokol kesehatan selama pandemi berlangsung.

Manfaat Bersepeda

Manfaat bersepeda adalah sebagai berikut:

  1. Menjaga berat badan

Salah satu manfaat yang diperoleh, jika Anda bersepeda, adalah menjaga berat badan. Bersepeda juga merupakan olahraga kardio dimana jenis olahraga tersebut dapat membakar kalori di dalam tubuh sebanyak 450 hingga 750 kalori per jam, dan mungkin bisa lebih banyak jika waktu bersepeda Anda lebih lama.

  1. Menjaga kesehatan mental

Manfaat lain yang diperoleh adalah menjaga kesehatan mental. Bersepeda dapat membuat Anda mengurangi stres, depresi, dan gangguan kecemasan. Bersepeda juga dapat membantu Anda mengatasi pikiran-pikiran negatif dan mengalihkan pikiran Anda secara positif seperti menikmati momen bersepeda.

  1. Meredakan gejala yang terjadi pada wanita

Manfaat lain yang diperoleh dari olahraga yang melibatkan sepeda adalah mampu meredakan berbagai gejala spesifik yang dialami wanita seperti gejala menstruasi dan menopause.

  1. Menambah kekuatan kaki

Manfaat lain dari sepeda adalah mampu menambah kekuatan kaki. Jika Anda melakukannya secara rutin, maka Anda dapat meningkatkan kekuatan paha, betis, dan bagian kaki lainnya.

  1. Memperbaiki keseimbangan tubuh

Bersepeda juga dapat memperbaiki keseimbangan dan postur tubuh wanita. Ketika Anda bersepeda, Anda tentunya perlu menjaga keseimbangan. Jika Anda terus melakukannya, maka Anda akan semakin mahir dalam bersepeda.

Seiring bertambahnya usia, keseimbangan manusia semakin berkurang. Oleh karena itu, bersepeda adalah salah satu cara untuk menjaga keseimbangan tubuh. Hal tersebut juga dapat mengurangi risiko cedera akibat ketidakseimbangan pada tubuh.

  1. Meningkatkan rasa percaya diri

Sebagian orang menyatakan bahwa bersepeda juga dapat meningkatkan rasa percaya diri seseorang, karena dapat memberikan berbagai manfaat, salah satunya termasuk menjaga berat badan.

  1. Mengurangi risiko kanker

Bersepeda juga dapat mengurangi risiko kanker seperti kanker payudara. Meskipun sebagian wanita mengalami kanker payudara, mereka juga sangat dianjurkan untuk terus berolahraga seperti bersepeda, karena dapat mengurangi efek samping pengobatan seperti lemas.

Tips Aman Bersepeda

Selain manfaat bersepeda, berikut adalah tips yang sebaiknya Anda lakukan ketika Anda bersepeda:

  • Memakai alat pelindung

Anda sangat dihimbau untuk memakai alat pelindung seperti helm ketika Anda bersepeda. Hal tersebut dapat melindungi Anda dari risiko cedera akibat kecelakaan sepeda.

  • Memakai masker

Anda juga perlu mengenakan masker ketika Anda berada di luar, termasuk bersepeda selama masa pandemi. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

  • Patuhi lalu lintas

Ketika Anda bersepeda, Anda perlu patuhi lalu lintas seperti tetap berada di jalur sepeda. Anda juga perlu jaga jarak dengan pesepeda lain supaya terhindar dari risiko kecelakaan.

  • Memilih waktu yang tepat

Anda juga dianjurkan untuk memilih waktu yang tepat untuk bersepeda untuk menghindari kerumunan. Kerumunan bisa menjadi salah satu penyebab penularan virus Corona.

Kesimpulan

Bersepeda merupakan salah satu aktivitas yang dapat mendukung kebutuhan manusia sehari-hari. Manfaat bersepeda tidak hanya tentang kesehatan, namun juga untuk bersenang-senang, baik bersama teman maupun keluarga.