Penyakit

Amer Campur Soda dan Susu, Miras Oplosan yang Berbahaya

Anggur merah atau biasa disebut amer merupakan salah satu jenis minuman beralkohol yang cukup populer. Belum lama ini, minuman tersebut menjadi lebih populer di media sosial karena beredarnya sebuah unggahan video seseorang sedang mencampur amer dengan soda dan susu evaporasi. Hal tersebut dianggap berbahaya oleh tubuh. Menariknya, banyak orang yang melihat unggahan media sosial tersebut ternyata telah menyadari bahwa kombinasi amer campur soda dan susu tidaklah tepat. 

Mengapa amer campur soda dan susu berbahaya?

Seperti yang telah diketahui, membuat campuran menggunakan minuman beralkohol atau oplosan sering kali dapat membahayakan jika tidak tepat takaran. Selain itu bahan yang digunakan pun berpengaruh. Proses pencampuran harus dilakukan secara berhati-hati dan teliti. Campuran yang tidak tepat akan menimbulkan interaksi yang meningkatkan risiko efek samping berbahaya. 

Amer campur soda dan susu evaporasi menjadi salah satu minuman oplosan yang berbahaya. Dikutip dari pernyataan dr. Karlina Lestari selaku medical doctor SehatQ, interaksi antara anggur merah dan susu dapat memicu gangguan kesehatan. Sifat asam pada anggur akan mengikat kasein pada susu sehingga keduanya mengental di saluran pencernaan dan membahayakan lambung. 

Selain itu, alkohol dan soda akan membuat efek mabuk terjadi lebih lambat. Hal itu akan menyebabkan seseorang mengonsumsi alkohol berlebihan sebab merasa tubuhnya kuat. Padahal efek samping dari alkohol pada tubuh tetap terjadi normal meski rasa mabuk datang lebih lambat. Selain itu, kombinasi soda dan alkohol juga mungkin menimbulkan efek samping berupa muntah dan kejang. 

Hal lain yang berbahaya jika dicampur soda

Soda sendiri memiliki kandungan kafein sehingga mudah berinteraksi dengan bahan lain serta bisa memberi efek samping yang buruk bagi tubuh. Menurut Step to Health, mengonsumsi soda bersama makanan atau minuman tertentu juga dapat membuat internal tubuh tidak seimbang dan menyebabkan gangguan pencernaan. Berikut ini beberapa hal yang dapat berinteraksi jika dicampurkan dengan soda. 

  1. Kopi

Kopi merupakan minuman yang mengandung kafein, sama halnya dengan soda. Saat keduanya dicampurkan maka dosis kafeinnya akan menjadi sangat tinggi. Kombinasi minuman ini perlu dihindari sebab dapat menyebabkan insomnia, mimpi buruk, serta gangguan tidur lainnya. Selain itu, kombinasi minuman ini juga dapat membuat kram perut, gangguan pencernaan, serta muntah. 

  1. Makanan pedas

Makanan pedas dapat menaikkan temperatur suhu tubuh dan tidak boleh dicampurkan dengan minuman soda. Soda bahkan tidak dianjurkan diminum ketika temperatur suhu tubuh sedang tinggi sebab kandungannya dapat berubah menjadi asam sulfur. Makanan lain yang mengandung bumbu hangat dan dapat menaikkan temperatur tubuh juga perlu dihindari untuk dicampurkan dengan soda seperti kari dan biji jintan. 

  1. Berbagai bahan susu

Berbagai makanan yang terbuat dari susu sebaiknya tidak dicampur dengan soda. Meski rasanya nikmat dan seolah tidak menimbulkan masalah, kombinasi keduanya dapat memicu interaksi berupa asam yang tinggi. Bagi orang dengan perut sensitif maka efek dari kombinasi keduanya akan langsung terasa bahkan ketika mengonsumsi dalam jumlah sedikit. Berbagai akibat dari campuran soda dan bahan berbahan susu yaitu kram perut, gangguan pencernaan, serta acid reflux

  1. Obat-obatan 

Saat sedang mengonsumsi obat maka sebaiknya Anda menghindari minum soda. Efektivitas obat dapat menurun jika bercampur dengan soda karena kandungan asamnya. Selain itu, soda dapat merusak beberapa jenis obat di mulut. Sebaiknya Anda minum obat menggunakan air putih agar untuk mengurangi risiko efek samping. 

Setelah mengetahui bahaya amer campur soda dan susu evaporasi, tentu Anda akan lebih berhati-hati mempercayai sesuatu yang viral. Media sosial belum tentu menampilkan informasi yang tepat sehingga Anda harus selalu mengecek ulang pada ahlinya. Hindari mengikuti apa yang orang lain lakukan di media sosial jika Anda belum paham betul konsekuensi dan efek samping yang ditimbulkan. Lebih amannya lagi, sebaiknya Anda menghindari mencampurkan dua jenis minuman atau lebih baik itu beralkohol atau tidak sebab bisa saja muncul interaksi yang membahayakan tubuh.

Penyakit

Jangan Malu Tanya Dokter Umum Jika Kena UTI

tanya dokter umum

Urinary tract infection (UTI), atau dikenal juga dengan istilah infeksi saluran kemih, adalah sebuah infeksi di bagian manapun sistem saluran kencing Anda, seperti ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. 

Kebanyakan infeksi melibatkan saluran kencing bawah, yaitu kandung kemih dan uretra. Wanita memiliki risiko lebih besar menderita UTI dibandingkan dengan pria. Infeksi yang terjadi di kandung kemih dapat menyakitkan dan sangat mengganggu. Akan tetapi, konsekuensi serius dapat terjadi apabila UTI menyebar hingga ke ginjal.

 Apabila Anda tanya dokter umum seputar UTI, mereka biasanya akan merawat infeksi ini menggunakan antibiotik. Namun, Anda bisa mengambil beberapa langkah guna mengurangi kemungkinan menderita UTI. 

Gejala dan penyebab

Infeksi saluran kemih tidak selalu menyebabkan tanda dan gejala tertentu, namun gejala yang dapat muncul di antaranya adalah rasa ingin buang air kecil terus menerus, sensasi terbakar saat buang air kecil, sering mengeluarkan urin dalam jumlah kecil, urin terlihat keruh, urin terlihat berwarna kemerahan (tanda adanya darah di dalam urin), urin yang berbau menyengat, dan rasa nyeri di panggul pada wanita. Jika gejala tersebut sering Anda rasakan, tanya dokter umum segera agar mendapatkan pemeriksaan, diagnosa, dan perawatan. 

Infeksi saluran kemih biasanya terjadi ketika bakteri masuk ke dalam saluran kemih melalui uretra dan mulai berkembang biak di dalam kandung kemih. Meskipun sistem saluran kemih didesain untuk mencegah bakteri masuk, pertahanan diri tersebut terkadang dapat gagal. Ketika hal tersebut terjadi, bakteri dapat terus tumbuh dan menyebabkan infeksi besar di saluran kemih. Infeksi saluran kemih yang paling sering terjadi umumnya menyerang wanita dan memengaruhi kandung kemih dan uretra. 

  • Infeksi kandung kemih (cystitis). UTI jenis ini biasanya disebabkan karena Escherichia coli, sejenis bakteri yang biasanya ditemukan di saluran gastrointestinal. Akan tetapi, terkadang bakteri lain dapat menjadi penyebabnya. Hubungan seksual dapat menyebabkan cystitis, namun Anda tidak perlu harus aktif secara seksual untuk penderita UTI. Semua wanita memiliki resiko tinggi menderita cystitis karena anatomi tubuh, khususnya, jarak yang pendek dari uretra ke anus dan bukaan uretra ke kandung kemih. 
  • Infeksi uretra (uretritis). Jenis UTI ini dapat terjadi ketika bakteri gastrointestinal menyebar dari anus/dubur ke uretra. Karena uretra wanita dekat dengan vagina, infeksi menular seksual seperti herpes, gonorrhoea, chlamydia, dan mycoplasma juga dapat menyebabkan uretritis. 

Infeksi saluran kemih umum dijumpai terjadi pada wanita, dan kebanyakan wanita mengalami lebih dari satu infeksi di sepanjang hidup mereka. Beberapa faktor risiko spesifik pada wanita yang membuat mereka rentan menderita UTI di antaranya adalah:

  • Anatomi tubuh wanita. Seorang wanita memiliki uretra yang lebih pendek dibandingkan dengan pria, yang mana memperpendek jarak yang perlu ditempuh oleh bakteri untuk mencapai kandung kemih. 
  • Aktivitas seksual. Wanita yang aktif secara seksual berisiko menderita UTI lebih sering dibandingkan dengan mereka yang tidak. Memiliki pasangan seksual baru juga meningkatkan risiko ini. 
  • Jenis tertentu KB. Wanita yang menggunakan diaphragm untuk KB memiliki risiko yang lebih tinggi, sama dengan wanita yang menggunakan spermicidal agent. 
  • Menopause. Setelah menopause, penurunan estrogen yang bersirkulasi dapat menyebabkan perubahan di saluran kemih yang membuat Anda lebih rentan dalam menderita infeksi. 

Tanya dokter umum segera seputar kondisi yang Anda miliki apabila Anda menunjukkan menderita gejala tanda-tanda UTI. Jika tidak diobati, UTI dapat menyebabkan komplikasi kesehatan serius, seperti kerusakan ginjal permanen.

Penyakit

Cara Mengobati Tumor Askin

Merupakan jenis tumor ganas yang menyerang jaringan lunak pada rongga dada disebut dengan tumor askin. Pada umumnya tumor ini menyerang anak-anak dan remaja yang berasal dari ras kaukasoid atau berkulit putih, selain itu tumor ini juga salah satu jenis peripheral primitive neuroectodermal tumor (PNET) yang sangat jarang terjadi.

image Tumor Askin

Jaringan tumor ini termasuk ganas yang sifatnya agresif, jaringan ini mengalami pertumbuhan yang jauh lebih cepat dari jaringan normal. Sehingga dampaknya sel-sel dalam jaringan bisa kekurangan nutrisi sehingga dapat menyebabkan kematian sel, kasus penyakit ini menunjukkan bahwa tumor tersebut jauh lebih sering menyerang anak-anak ketimbang orang dewasa.

Pengobatan Tumor Askin

Tumor ini merupakan penyakit yang sangat jarang terjadi, karena itulah panduan pengobatan secara spesifik belum ditemukan. Namun demikian, sama seperti penyakit tumor pada umumnya ada beberapa perawatan yang dapat dilakukan.

  1. Kemoterapi

Penanganan dengan cara ini bisa dilakukan sebelum dan sesudah operasi pengangkatan tumor, beberapa penelitian menunjukkan adanya kasus tumor ini yang merespons baik terhadap pengobatan poli kemoterapi dengan obat yang diberikan seperti etopiside, busulfan, melphalan dan beberapa lainnya.

  1. Operasi

Prosedur ini dilakukan untuk tumor yang tidak bisa ditangani dengan hanya menggunakan kemoterapi, operasi dilakukan dengan mengangkat jaringan tumor secara luas dan melakukan rekonstruksi dinding dada.

  1. Radioterapi

Merupakan salah satu jenis terapi kanker yang memanfaatkan pancaran sinar radiasi guna membunuh sel kanker, prosedur ini bisa membunuh sel kanker dengan cara menghancurkan materi genetik yang mengendalikan pertumbuhan serta pembelahan sel. Tujuannya menghancurkan sel kanker dengan lebih efektif.

Tanpa adanya deteksi dini dan penanganan yang tepat, penyebaran atau metastasis ke organ lain kemungkinan dapat terjadi. Misalnya pada paru-paru, kelenjar adrenal, kelenjar getah bening, hati hingga otak. Untuk mencegah kondisi ini bisa dengan melakukan kontrol kesehatan secara rutin untuk mengetahui ada tidaknya gangguan pada tubuh.

Tujuan melakukan kontrol diharapkan menjadi screening dan mengobati penyakit ini sejak stadium awal untuk mencegah komplikasi lanjut. Pengobatan yang dilakukan juga tergantung dengan masing-masing kondisi, jika tumor ditemukan pada stadium awal maka tingkat kesembuhan pasien juga cukup tinggi.

Penyebab Tumor

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti kondisi yang menjadi penyebab munculnya tumor ganas ini, para ahli menyebut jika tumor ini berkembang dari sel neuroektodermal yakni sel yang menjadi cikal bakal dari sel saraf pusat dan saraf tepi. Sel ini berkembang secara tidak normal dan kemudian membentuk tumor sel bulat yang bentuknya kecil dan bersifat ganas.

Dalam beberapa penelitian menyebutkan bahwa sel ini berkembang secara abnormal karena munculnya masalah genetik seperti mutasi DNA atau kelainan DNA di dalam tubuh. Yang perlu dipahami adalah tumor askin umumnya menyerang manusia ras kaukasoid atau kulit putih dengan jenis kelamin laki-laki, berikut beberapa gejalanya.

  • Batuk dalam jangka waktu yang lama, munculnya nyeri dada dan berat badan turun drastis disertai sesak napas dan demam.
  • Pupil mengecil dan pengenduran kelopak mata pada sindrom horner, limfadenopati regional, efusi pleura dan kerusakan pada tulang rusuk.

Jika seseorang mengalami beberapa tanda dan gejala di atas, maka sangat disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendeteksi keberadaan tumor. Dengan adanya pemeriksaan ini, upaya pengobatan juga bisa segera dilakukan secepatnya terhadap pasien yang terserang tumor ini.

Penyakit

Beberapa Fakta Seputar Sindrom Wernicke-Korsakoff

Sindrom Wernicke-Korsakoff merupakan kelainan saraf yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B1. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kecanduan alkohol dan malnutrisi. 

Kecanduan alkohol merupakan penyebab utama defisiensi tiamin karena alkohol dapat menurunkan kemampuan tubuh menyerap dan menyimpan vitamin ini. Fungsi tiamin atau vitamin B1 sendiri adalah membantu otak dan sistem saraf mengubah gula menjadi energi. 

Kekurangan vitamin ini akan mengganggu kinerja otak dan sistem saraf, serta menyebabkan kerusakan otak, termasuk talamus dan hipotalamus. Gangguan neurologis ini memengaruhi lebih banyak laki-laki dibandingkan perempuan, dengan rentang usia antara 30-70 tahun. 

Tanpa perawatan dini, sindrom Wernicke-Korsakoff bisa menyebabkan kematian karena infeksi dan gagal hati, serta efek defisiensi tiamin yang terjadi dalam waktu yang lama. Angka kematian akibat sindrom ini sekitar 10-15 persen.

Lebih lanjut, berikut beberapa fakta seputar sindrom wernicke-korsakoff:

  • Sindrom Wernicke-Korsakoff merupakan kombinasi dari dua gangguan neurologis yang terpisah, tetapi sering terjadi secara bersamaan

Gangguan ini adalah kombinasi penyakit Wernicke dan sindrom Korsakoff. Penyakit Wernicke dan sindrom Korsakoff adalah dua kondisi yang berbeda. Namun, kedua kondisi tersebut saling berkaitan dan bisa muncul bertahap. Penyakit Wernicke umumnya terjadi lebih dulu, lalu sindrom Korsakoff akan terjadi bila penyakit Wernicke tidak segera diatasi. 

Ensefalopati Wernicke merupakan kondisi utama dari dua penyakit pada sindrom Wernicke-Korsakoff. Kerusakan otak karena ensefalopati Wernicke yang tidak mendapat perawatan lebih berisiko memicu sindrom Korsakoff.

  • Penyalahgunaan alkohol kronis dan kurang gizi merupakan penyebab utama sindrom Wernicke-Korsakoff

Penyebab utama sindrom Wernicke-Korsakoff adalah kecanduan alkohol alias alkoholisme. Sedangkan penyebab yang tidak begitu umum antara lain kekurangan gizi atau masalah penyerapan gizi yang bisa disebabkan oleh, meski tidak terbatas pada; operasi gastric bypass yang menyulitkan Anda memenuhi kebutuhan nutrisi akibat pembatasan porsi makan, kanker usus besar yang bisa menyebabkan rasa sakit sehingga Anda tidak mau makan, hingga gangguan makan tertentu. 

  • Gejala-gejala yang perlu diwaspadai

Kebanyakan penderita sindrom Wernicke-Korsakoff mengembangkan ensefalopati Wernicke terlebih dahulu, baru mengembangkan sindrom Korsakoff. Berikut gejala ensefalopati Wernicke dan sindrom Korsakoff:

  • Gangguan pada mata, seperti diplopia (melihat ganda atau berbayang), ptosis (turunnya kelopak mata), dan nistagmus (gerakan bola mata yang cepat dan tidak terkendali)
  • Gangguan koordinasi, seperti ataksia, kelemahan pada tungkai, kesulitan berdiri dan berjalan, serta tremor
  • Gangguan mental dan kesadaran, seperti kebingungan, linglung, dan penurunan kesadaran

Penyakit Wernicke juga bisa menyebabkan gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Hal ini ditandai dengan beberapa kondisi berikut:

  • Pingsan
  • Jantung berdebar (palpitasi)
  • Tekanan darah rendah (hipotensi)
  • Lemas atau lelah yang tidak diketahui sebabnya

Sindrom Korsakoff dapat ditandai dengan beberapa gejala berikut:

  • Tidak bisa mengingat kejadian setelah sindrom ini muncul (anterograde amnesia)
  • Kesulitan mengerti informasi
  • Kesulitan dalam merangkai kata
  • Mengalami halusinasi, seperti mendengar atau melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada
  • Konfabulasi, yaitu mengarang cerita yang berlebihan untuk melengkapi bagian-bagian yang hilang dalam ingatan.

Tanda-tanda ini penting untuk diperhatikan agar menjadi sebuah alarm tertentu sehingga seseorang bisa memiliki peluang kesehatan lebih besar. 

  • Diagnosis sindrom Wernicke-Korsakoff

Untuk mendiagnosis sindrom Wernicke-Korsakoff, dokter akan menanyakan keluhan dan gejala yang dialami pasien, serta riwayat kesehatannya. Diagnosis sindrom Wernicke-Korsakoff bukan perkara mudah, karena penderita gangguan neurologis ini sering mengalami kebingungan mental, sehingga sulit untuk berkomunikasi dengan dokter.

Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh, termasuk pemeriksaan tanda-tanda vital (suhu, detak jantung, frekuensi pernapasan, tekanan darah), pemeriksaan kekuatan otot, dan pemeriksaan saraf.

Selain tes-tes di atas, pasien juga membutuhkan tes pencitraan, mulai dari elektrokardiogram (EKG); CT Scan; hingga MRI. 

  • Penanganan Sindrom Wernicke-Korsakoff

Jika dokter mencurigai Wernicke-Korsakoff, orang dengan gejala memerlukan tiamin intravena (IV). Ini akan membutuhkan rawat inap. Suplementasi tiamin adalah cara paling efektif untuk mengobati gejala-gejala umum, seperti masalah penglihatan, gerakan mata, kesulitan koordinasi, dan kebingungan.

Masalah memori dan kognisi cenderung menunjukkan tanda-tanda perbaikan dan mungkin memerlukan penatalaksanaan lebih lanjut, tetapi pengobatan tiamin yang segera dapat mencegah kerusakan lebih lanjut.

Untuk mencegah perkembangan sindrom Wernicke-Korsakoff harus benar-benar menghindari alkohol dan mengikuti diet seimbang. Jika alkohol bukan penyebabnya, diperlukan pengobatan untuk masalah medis yang mendasarinya.

Itulah beberapa fakta mengenai sindrom Wernicke-Korsakoff yang perlu Anda tahu. Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat. Karena semakin cepat gangguan neurologis mendapat perawatan yang tepat, maka semakin besar juga peluang kesembuhannya.

Penyakit

Tanda GERD Sudah Sembuh Tak Juga Muncul, Lakukan Ini

Tanda Gerd sembuh salah satunya nyeri pada bagian dada yang disertai sensasi panas pada dada atau heartburn berkurang. Selain itu, tanda Gerd sudah sembuh juga ditandai dengan berkurangnya rasa mual. 

gerd

Pengidap Gerd (gastroesophageal reflux disease) akan mengalami kondisi di mana asam lambung meningkat dan terjadi aliran balik ke kerongkongan. 

Jika gangguan cukup berat, Gerd bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan waktu tidur Anda. Pengobatan pun perlu dilakukan agar Gerd berkurang. 

Lalu bagaimana jika telah melakukan pengobatan tetapi tanda Gerd sudah sembuh tak juga muncul? 

Gejala Gerd yang semakin parah

Gerd bisa sembuh, tetapi bisa juga malah semakin parah. Jika tanda Gerd sudah sembuh tak juga muncul, malah ada gejala lain, maka kemungkinan Gerd Anda malah berubah jadi parah.

Gerd umumnya disebabkan oleh karena pola makan yang buruk disertai gaya hidup tidak sehat seperti sering makan makanan pedas, asam, hingga minum bersoda dan mengandung kafein.

Berikut ini merupakan tanda Gerd semakin parah:

  • munculnya rasa pahit atau asam pada mulut. Hal ini disebabkan akibat cairan atau makanan yang naik menuju kerongkongan dan mulut.
  • adanya rasa tidak nyaman di dada seperti rasa terbakar bahkan sesak napas.
  • sensasi globus berupa rasa mengganjal di tenggorokan dan tenggorokan dapat terasa pedih atau panas. 
  • sakit dada, dan nyeri ulu hati.
  • batuk yang lama tak kunjung sembuh.
  • Tenggorokan berlendir.
  • Pusing, gemetaran dan berkeringat dingin.

Lalu kenapa tanda GERD sudah sembuh tak juga muncul?

Penggunaan obat-obatan memang menjadi penanganan utama agar Gerd dapat teratasi dengan baik. Namun, yang perlu diperhatikan, jika pengobatan Gerd dilakukan tanpa disertai perubahan gaya hidup, maka akan sia-sia.

Perubahan terhadap gaya hidup sehat dapat menjadi cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan gejala asam lambung kronis yang Anda derita.

Tips agar GERD segera hilang

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar tanda Gerd sudah sembuh bisa datang. 

Perhatikan porsi makan dan jenis makanannya

Penyakit asam lambung umumnya disebabkan oleh makanan yang mengandung lemak cukup tinggi, makanan asam, pedas, santan-santan, kanji, minuman soda dan yang mengandung kafein. Maka saat penyembuhan, hindari mengonsumsi makanan-makanan tersebut.

Selain itu, hindari mengonsumsi makanan dalam porsi yang langsung dalam jumlah banyak. Setelah mengonsumsi makanan, sebaiknya jangan langsung berbaring karena meningkatkan kambuhnya penyakit asam lambung. 

Hentikan kebiasaan merokok

Sebaiknya jika Anda memiliki kondisi penyakit asam lambung, hentikan kebiasaan merokok. 

Sebab, tidak hanya meningkatkan risiko gangguan jantung dan paru-paru, merokok juga meningkatkan risiko penyakit asam lambung yang cukup parah.

Olahraga teratur

Pengobatan Gerd akan semakin lengkap jika dilengkapi olahraga teratur. Hal ini dilakukan untuk menjaga stamina tetap optimal. Hindari melakukan gerakan yang menekan lambung, seperti melompat. 

Selain itu, jangan berolahraga setelah makan. Lakukan olahraga 2-3 jam setelah mengonsumsi makanan untuk menghindari penyakit asam lambung.

Kelola stress 

Stres menjadi hal utama yang harus dihindari para penderita Gerd selain makanan mengandung lemak tinggi, rokok, dan minuman mengandung kafein. Munculnya stres akan memicu hormon kortisol dan menaikkan asam lambung. Selain itu, stress bisa menyebabkan kepanikan sehingga membuat asam lambung naik.

Maka dari itu, penting untuk penderita Gerd untuk mengelola stress. Jangan berpikir aneh-aneh. Perlu diingat, Gerd tidak menimbulkan kematian, kecuali ada penyakit lain.

Pengobatan Gerd memang membutuhkan waktu yang lama dan butuh konsistensi penderitanya agar bsia segera sembuh. 

Jika sudah mengatur pola makan dan pola hidup namun tidak kunjung sembuh sebaiknya konsultasikan keluhan Anda ke dokter penyakit dalam untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut contohnya endoskopi.

Penyakit

Faktor Penyebab Chondromalacia Patellae

Chondromalacia patellae disebut sebagai nyeri lutut anterior karena perubahan fisik dan biomekanik. Chondromalacia patellae, juga dikenal sebagai “runner’s knee”, adalah kondisi di mana tulang rawan di permukaan bawah patella (tempurung lutut) memburuk dan melunak. Kondisi ini umum terjadi pada individu muda yang atletis, tetapi juga dapat terjadi pada orang dewasa yang lebih tua yang menderita radang sendi lutut.

Chondromalacia patellae sering dilihat sebagai cedera yang terlalu sering digunakan dalam olahraga, dan terkadang mengambil cuti beberapa hari dari pelatihan dapat memberikan hasil yang baik. Dalam kasus lain, pelurusan lutut yang tidak tepat adalah penyebabnya dan istirahat saja tidak memberikan keringanan gejala. Gejala chondromalacia patellae adalah nyeri lutut dan sensasi menggemeretak, namun banyak orang yang mengalaminya tidak pernah berobat.

Tempurung lutut Anda biasanya berada di atas bagian depan sendi lutut Anda. Saat Anda menekuk lutut, bagian belakang tempurung lutut Anda meluncur di atas tulang rawan femur Anda, atau tulang paha, di lutut. Tendon dan ligamen menempelkan tempurung lutut ke tulang kering dan otot paha Anda. Jika salah satu dari komponen ini gagal bergerak dengan benar, ini dapat menyebabkan tempurung lutut Anda bergesekan dengan tulang paha Anda. Gesekan yang tidak normal ini dapat menyebabkan kerusakan pada patela, mengakibatkan chondromalacia patellae. Gerakan tempurung lutut yang tidak tepat dapat disebabkan oleh:

  • Keselarasan yang buruk karena kondisi bawaan
  • Paha belakang dan paha depan yang lemah (masing-masing otot di bagian belakang dan depan paha Anda)
  • Ketidakseimbangan otot antara adduktor dan penculik (otot di bagian luar dan dalam paha Anda)
  • Tekanan berulang pada sendi lutut Anda, seperti berlari, bermain ski, atau melompat
  • pukulan atau trauma langsung pada tempurung lutut Anda

Ada berbagai faktor yang dapat meningkatkan resiko Anda mengembangkan chondromalacia patellae, seperti:

  • Usia

Remaja dan dewasa muda beresiko tinggi mengalami kondisi ini. Selama percepatan pertumbuhan, otot dan tulang berkembang dengan cepat, yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan otot jangka pendek.

  • Seks

Wanita lebih mungkin dibandingkan pria untuk mengembangkan chondromalacia patellae, karena mereka biasanya memiliki massa otot yang lebih sedikit daripada pria. Hal ini dapat menyebabkan posisi lutut tidak normal, serta lebih banyak tekanan lateral (samping) pada tempurung lutut.

  • Kaki datar

Memiliki kaki rata dapat memberi tekanan lebih pada sendi lutut daripada memiliki lengkungan yang lebih tinggi.

  • Cedera sebelumnya

Cedera sebelumnya pada tempurung lutut, seperti dislokasi, dapat meningkatkan risiko berkembangnya lutut pelari.

  • Tingkat aktivitas tinggi

Jika Anda memiliki aktivitas yang tinggi atau sering melakukan olahraga yang memberi tekanan pada sendi lutut, hal ini dapat meningkatkan risiko masalah lutut.

  • Radang sendi

Chondromalacia patellae juga bisa menjadi gejala radang sendi, suatu kondisi yang menyebabkan peradangan pada sendi dan jaringan. Peradangan dapat membuat tempurung lutut tidak berfungsi dengan baik.

Tujuan pengobatan chondromalacia patella adalah untuk mengurangi tekanan pada tempurung lutut dan sendi Anda. Beristirahat, menstabilkan, dan mengompres sendi mungkin merupakan pengobatan pertama. Kerusakan tulang rawan yang mengakibatkan kondisi ini sering kali dapat memperbaiki dirinya sendiri dengan istirahat. Namun dokter mungkin meresepkan obat anti-inflamasi, seperti ibuprofen, untuk mengurangi peradangan di sekitar sendi.

Penyakit

Penyebab Hidrosefalus pada Bayi, Bisakah Dicegah?

Penyebab Hidrosefalus pada Bayi, Bisakah Dicegah?

Bayi yang sehat adalah harapan bagi setiap orang tua. Karena masih rentan, segala perhatian harus diberikan pada sang buah hati. Namun tak jarang ada hal-hal yang terjadi secara tiba-tiba di luar kendali, misalnya terkena suatu penyakit.

Hidrosefalus pada bayi dapat terjadi sejak lahir (hidrosefalus bawaan) atau berkembang seiring tumbuh kembang bayi. Hidrosefalus membuat ukuran kepala lebih besar dari ukuran normal, yang terjadi akibat penumpukan cairan di kepala. 

Apa penyebab hidrosefalus?

Hidrosefalus dapat berkembang pada usia berapapun, termasuk orang dewasa di atas 60 tahun. Penyebabnya pun berbeda-beda. Umumnya pada kasus hidrosefalus bawaan, penyebabnya tidak diketahui, tapi bisa juga disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu seperti spina bifida. 

Kemungkinan penyebab lain dari hidrosefalus pada bayi meliputi:

  • Mutasi kromosom X, dikenal sebagai hidrosefalus terkait X
  • Kelainan genetik langka, seperti malformasi Dandy Walker
  • Kista arachnoid, yaitu terbentuknya kantung berisi cairan yang terletak di antara otak atau sumsum tulang belakang dan membran arachnoid
  • Infeksi yang terjadi selama kehamilan, misalnya rubella
  • Pendarahan di otak selama atau segera setelah melahirkan
  • Trauma atau cedera kepala 
  • Tumor sistem saraf pusat
  • Pada kasus yang sangat jarang, hidrosefalus pada bayi mungkin diwariskan secara genetika

Sedangkan pada bayi prematur, hidrosefalus dapat berkembang sejak bayi dalam kandungan tepatnya sebelum minggu ke 37 kehamilan. Hidrosefalus pada bayi prematur disebabkan oleh pendarahan di otak yang menghalangi aliran CSF.

Tanda dan gejala bayi terkena hidrosefalus

Hidrosefalus pada bayi ditentukan melalui pemeriksaan medis. Namun Anda bisa mengenali tanda dan gejala bayi menderita hidrosefalus diantaranya:

  • Ubun-ubun tampak lebih menonjol
  • Kulit kepala tipis dan pembuluh darah vena yang mudah terlihat
  • Perkembangan lingkar kepala yang sangat cepat, melebihi bayi seusianya
  • Kejang
  • Bayi menjadi sangat rewel
  • Muntah
  • Kantuk berlebihan
  • Nafsu makan yang buruk
  • Mata yang tertuju ke bawah
  • Lemah otot

Pada balita dan anak yang lebih tua, hidrosefalus umumnya ditandai dengan:

  • Ukuran kepala lebih besar dari ukuran anak-anak seusianya
  • Perubahan struktur wajah
  • Mata juling
  • Sakit kepala
  • Kejang otot
  • Pertumbuhan anak tertunda
  • Sulit makan
  • Kantuk ekstrem
  • Kejang
  • Kehilanganan koordinasi, misalnya sulit mempertahankan keseimbangan

Jika terdapat satu atau lebih tanda di atas, diperlukan pemeriksaan medis secepat mungkin. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan meliputi:

  • Pemeriksaan fisik lanjutan, misalnya mata cekung, refleks lambat, fontanel menonjol, dan mengukur lingkar kepala
  • USG (ultrasound) untuk melihat gambar otak. Pemeriksaan ini hanya bisa dilakukan pada bayi yang ubun-ubunnya masih terbuka
  • Magnetic resonance imaging (MRI) untuk mencari tanda-tanda kelebihan CSF
  • CT Scan untuk melihat gambar penampang otak

Diagnosis prenatal juga bisa dilakukan jika dokter Anda mencurigai bahwa bayi Anda menderita hidrosefalus sejak dalam kandungan. USG, amniosentesis (untuk memeriksa kelainan kromosom), dan MRI janin dilakukan untuk memastikan kondisi tersebut.

Bisakah hidrosefalus dicegah?

Hidrosefalus pada bayi tidak bisa dicegah, tapi Anda bisa menurunkan risikonya dengan rutin mendapatkan perawatan prenatal selama kehamilan. Hal ini termasuk makan makanan bergizi, vaksinasi, dan melakukan pemeriksaan prenatal secara rutin. 

Menggunakan perlengkapan keselamatan, seperti helm, bisa melindungi buah hati Anda dari risiko cedera kepala dari aktivitas yang dilakukan. Jika Anda menggunakan mobil, dudukkan bayi pada kursi khusus bayi dan kenakan sabuk pengaman pada mereka. 

Catatan

Ketika kondisi ini terjadi, Anda tak perlu khawatir karena hidrosefalus pada bayi bisa diobati. Sekitar 40-50 persen bayi yang mengalami hidrosefalus yang mendapat perawatan medis sejak dini dapat berfungsi secara normal tanpa adanya gangguan kecerdasan. 

Jika Ada hal yang ingin ditanyakan seputar kesehatan kehamilan dan bayi, Anda bisa menanyakannya langsung kepada dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play Store.

Penyakit

Ternyata Ngupil Bisa Berbahaya

Ternyata Ngupil Bisa Berbahaya

Ternyata ngupil adalah kebiasaan yang aneh. Alasan orang ngupil kemungkinan berbeda dari orang ke orang. Hidung yang kering atau terlalu lembab dapat menyebabkan iritasi dan pilihan cepat, seperti ngupil dapat mengurangi ketidaknyamanan tersebut.

Beberapa orang ngupil karena bosan atau karena kebiasaan gugup. Alergi dan infeksi sinus juga dapat meningkatkan jumlah lendir di hidung. Dalam situasi yang jarang terjadi, mengupil adalah perilaku kompulsif dan berulang. Kondisi yang disebut rhinotillexomania ini sering kali menyertai stres atau kecemasan dan kebiasaan lain seperti menggigit kuku atau menggaruk. Bagi orang dengan kondisi ini, mengupil sebentar bisa meredakan kecemasan.

Tetapi kebanyakan orang yang mengupil, termasuk orang yang melakukannya di dalam mobil, melakukannya karena kebiasaan, bukan paksaan. Mengupil mungkin tidak dapat diterima secara sosial, tetapi bisa juga berbahaya.

Mengupil hidung mirip seperti meletusnya jerawat, menggaruk keropeng, atau membersihkan telinga dengan kapas. Anda tahu Anda seharusnya tidak melakukannya, tetapi terkadang Anda tidak dapat menahan diri.

Ngupil mungkin tidak menyebabkan masalah serius bagi Anda. Namun, masalah potensial ini sangat bermasalah bagi orang yang sakit atau memiliki sistem kekebalan yang lebih lemah:

  • Infeksi. Kuku jari bisa meninggalkan luka kecil di jaringan hidung Anda. Bakteri yang berpotensi berbahaya dapat menemukan jalan ke celah ini dan menyebabkan infeksi. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2006 menemukan bahwa orang yang ngupil lebih mungkin membawa Staphylococcus aureus, bakteri yang bertanggung jawab atas apa yang bisa menjadi infeksi serius.
  • Menyebarkan penyakit. Lendir menangkap debu, bakteri, virus, dan debu yang Anda hirup setiap hari. Anda dapat berbagi kuman tersebut saat ngupil. Satu studi menemukan bahwa ngupil dapat menyebarkan bakteri yang bertanggung jawab atas sejumlah besar pneumonia.
  • Kerusakan rongga hidung. Ngupil yang sering atau berulang dapat merusak rongga hidung Anda. Satu studi menemukan bahwa orang dengan ngupil kompulsif (rhinotillexomania) dapat mengalami peradangan dan pembengkakan pada jaringan hidung. Seiring waktu, hal ini dapat mempersempit lubang hidung.
  • Mimisan. Menggaruk dan menggali hidung dapat merusak atau menghancurkan pembuluh darah yang halus dan bisa menyebabkan pendarahan.
  • Sakit. Vestibulitis hidung adalah peradangan di bukaan dan bagian depan rongga hidung Anda. Biasanya disebabkan oleh infeksi ringan Staphylococcus. Kondisi ini bisa menyebabkan luka yang bisa menimbulkan keropeng yang menyakitkan. Demikian juga, saat Anda ngupil, Anda bisa mencabut bulu hidung dari folikelnya. Jerawat kecil atau bisul bisa terbentuk di folikel tersebut.
  • Kerusakan septum. Septum adalah bagian tulang dan tulang rawan yang membelah lubang hidung kiri dan kanan. Mengupil hidung secara teratur dapat merusak septum dan bahkan menyebabkan lubang.

Meskipun ngupil bisa menyebabkan efek samping yang berbahaya, mengupil dapat mencegah rasa malu saat teman harus memberitahu Anda bahwa Anda memiliki kotoran di lubang hidung Anda. Selain itu, tidak ada manfaat besar untuk mengupil dan lebih banyak potensi resiko dibandingkan dengan manfaatnya.

Terlepas dari resiko yang mungkin terjadi, mayoritas orang tetap ngupil dari waktu ke waktu. Jika kebiasaan ngupil tidak menyebabkan kerusakan hidung atau tidak menjadi perilaku kompulsif dan berulang, Anda mungkin bisa melakukannya dengan aman. Namun, jika Anda merasa sering ngupil dan tidak dapat berhenti, segera temui dokter untuk berkonsultasi mengenai pencegahan mengupil secara terus menerus.

Penyakit

Mengenal Seluk Beluk Dokter Spesialis Ginjal dan Hipertensi

Mengenal Seluk Beluk Dokter Spesialis Ginjal dan Hipertensi

Beberapa jenis pengobatan perlu dilakukan oleh dokter spesialis sebab membutuhkan kompetensi khusus. Salah satunya adalah penyakit dalam. Dokter spesialis penyakit dalam sendiri masih terbagi lagi menjadi beberapa dan lebih spesifik. Dokter spesialis ginjal dan hipertensi khusus menangani berbagai keluhan medis yang berhubungan dengan gangguan ginjal dan darah tinggi. Untuk mengetahui lebih jelasnya, berikut ini akan dijelaskan tentang seluk beluk dokter spesialis ginjal dan hipertensi. 

Pilihan karir dokter spesialis ginjal dan hipertensi

Dokter spesialis ginjal dan hipertensi memiliki gelar Sp.PD-KGH telah mempelajari ilmu tentang penyakit ginjal (nefrologi) secara mendalam. Peran dokter ginjal adalah mendiagnosis serta menentukan pengobatan yang tepat untuk pasien. Terbagi menjadi dua jenis, dokter spesialis ginjal dan hipertensi untuk anak dan dewasa menjalani alur pendidikan yang berbeda. Untuk spesialis ginjal dewasa, pendidikan dokter spesialis penyakit dalam harus diselesaikan terlebih dahulu kemudian melanjutkan dengan mendalami bidang nefrologi. Sedangkan pada spesialis ginjal anak, pendidikan spesialis anak perlu diambil dan diselesaikan terlebih dahulu kemudian melanjutkan dengan mendalami spesialisasi nefrologi untuk anak. Pilihan karir setelah menyelesaikan pendidikan tidak terbatas hanya menjadi dokter spesialis ginjal dan hipertensi saja. Beberapa pilihan karir yang dapat dipilh yaitu bekerja di perusahaan obat-obatan, di bidang akademisi, di perusahaan alat kesehatan, atau menyediakan layanan cuci darah.

Penyakit yang ditangani dokter spesialis ginjal dan hipertensi

Pada tubuh manusia, normalnya terdapat dua buah ginjal. Kerusakan dapat terjadi pada salah satu atau keduanya sekaligus. Kerusakan pada ginjal akan ditangani oleh dokter spesialis. Dokter ginjal sendiri dapat membantu memberi saran untuk pencegahan, melakukan diagnosis, dan memberikan pengobatan terkait beberapa jenis penyakit yang berhubungan dengan ginjal. Berikut ini beberapa penyakit yang biasanya ditangani oleh dokter spesialis ginjal dan hipertensi. 

  • Tumor atau kanker ginjal
  • Penyakit ginjal karena hipertensi
  • Penyakit ginjal sejak lahir
  • Penyakit ginjal akut dan kronis
  • Penyakit ginjal polikistis (PCOS)
  • Penyakit ginjal terkait diabetes
  • Sindrom nefrotik 
  • Nekrosis tubular akut
  • Infeksi ginjal
  • Infeksi saluran kemih
  • Batu saluran kemih
  • Kolik renal
  • Lupus nefritis
  • Glomerulonefritis akut dan kronis

Tanda harus ke dokter spesialis ginjal dan hipertensi 

Semua orang memiliki kemungkinan terkena penyakit ginjal. Akan tetapi terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit ginjal. Faktor tersebut meliputi adanya riwayat penyakit ginjal di keluarga, efek samping obat, infeksi, usia, penyakit diabetes, stroke, penyakit jantung, serta tekanan darah tinggi. Beberapa tanda ini menunjukkan bahwa Anda perlu menemui dokter spesialis ginjal dan hipertensi. 

  • Tekanan darah tinggi
  • Nyeri pada pinggang atau punggung bawah 
  • Adanya darah pada urine
  • Lelah dan pucat akibat anemia yang dipicu gangguan ginjal
  • Pembengkakan di tubuh baik sebagian maupun keseluruhan 
  • Pusing karena ketidakseimbangan asam dan basa serta gangguan elektrolit
  • Frekuensi berkemih berkurang drastis bahkan bisa tidak berkemih sama sekali

Tindakan dokter spesialis ginjal dan hipertensi

Pada beberapa kasus tertentu, dokter ginjal mungkin meminta bantuan dokter gizi atau dokter urologi sehingga pasien mendapatkan penanganan terbaik. Akan tetapi, sebelum melakukan penanganan untuk mengobati pasien, dokter ginjal perlu menegakkan diagnosis dengan cara melakukan pemeriksaan fisik, menelusuri riwayat dan rekam medis pasien, melakukan pemeriksaan fungsi ginjal, serta tes biopsi untuk mengetahui kemungkinan keterkaitan dengan penyakit kanker dan tumor. Beberapa tes yang dilakukan oleh dokter ginjal yaitu: 

  • Tes urine
  • Tes darah
  • Tes kreatinin dan ureum 
  • Glomerular Filtration Rate (GFR)
  • Tes pencitraan seperti USG, CT scan, MRI atau urografi

Saat Anda melakukan pemeriksaan pada dokter umum karena kondisi yang berhubungan dengan ginjal dan terindikasi membutuhkan penanganan lebih spesifik, maka nantinya Anda akan dirujuk untuk bertemu dengan dokter ginjal. Biaya berkonsultasi ke dokter ginjal berkisar antara 200 ribu sampai 8 juta rupiah. Anda dapat menggunakan kartu BPJS untuk membantu meringankan biaya.

Jika ada pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan ginjal maka dapat Anda tanyakan langsung pada dokter ahlinya melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh sekarang di App Store atau Google Play. 

Penyakit

Bentuk Kuku Seperti Sendok? Mungkin Ini Tanda Koilonychia

Bentuk Kuku Seperti Sendok? Mungkin Ini Tanda Koilonychia

Kondisi kuku seseorang bisa memberikan tanda mengenai kesehatan orang tersebut secara keseluruhan. Saat seseorang menderita koilonychia, mereka akan mengalami perubahan bentuk kuku menjadi menyerupai sendok.

Kuku penderita kondisi ini akan melengkung seperti sendok. Bahkan, bentuk kuku ini terkadang mampu menampung air. 

Penyebab seseorang mengalami koilonychia

Sebenarnya, ada beberapa faktor yang bisa membuat seseorang menderita kondisi koilonychia. Berikut ini beberapa faktor penyebab yang paling umum:

  • Anemia defisiensi besi

Kondisi anemia jenis ini terjadi saat Anda mengalami defisiensi atau kekurangan zat besi. Kondisi inilah yang paling sering menjadi faktor utama koilonychia. 

Anemia defisiensi besi paling sering terjadi pada anak-anak dan wanita di masa usia kehamilan. Ada beberapa kondisi medis yang bisa menyebabkan kekurangan zat besi, seperti malnutrisi, kanker, penyakit celiac, pendarahan di saluran usus, dan lain sebagainya.

Selain itu, defisiensi besi juga bisa terjadi pada orang yang kurang mengonsumsi folat, protein, dan juga vitamin C. 

  • Kondisi autoimun

Autoimun adalah kondisi yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru dalam menyerang sel-sel yang sehat dalam tubuh Anda. Penyakit ini menjadi salah satu kondisi yang bisa menyebabkan bentuk kuku menyerupai sendok.

Salah satu jenis autoimun yang berkontribusi dalam menyebabkan koilonychia adalah lupus, psoriasis, dan lichen planus.

Pada psoriasis, perubahan bentuk dan warna kuku memang menjadi salah satu gejala signifikan. 

  • Faktor lingkungan

Menurut para ahli, ada hubungan antara perubahan kondisi kuku dengan paparan produk yang mengandung minyak bumi. Produk perawatan rambut biasanya mengandung minyak bumi, dan terlalu sering terpapar dengan produk ini bisa menyebabkan koilonychia.

Selain itu, penduduk dataran tinggi juga lebih mungkin menderita kondisi ini. Karena, udara di dataran tinggi mengandung lebih sedikit oksigen. 

Ketika kadar oksigen rendah, tubuh akan menghasilkan lebih banyak sel darah merah dengan memanfaatkan zat besi. Hal ini bisa menyebabkan penurunan kadar zat besi dalam tubuh. 

  • Faktor genetik

Percaya atau tidak, koilonychia juga bisa disebabkan oleh faktor genetik. Beberapa kondisi genetik yang menyebabkan hal ini adalah sindrom nail-patella dan Hemochromatosis.

Hemochromatosis merupakan kondisi yang terjadi saat tubuh memiliki kadar zat besi yang terlalu berlebih. Hal ini akan merusak organ, memberikan racun dan menyebabkan berbagai kondisi, seperti kanker, sirosis hati, dan denyut jantugn yang tidak teratur.

Sementara, sindrom nail-patella merupakan kondisi genetik yang menyebabkan pertubuhan kuku yang lemah dan kecil. 

Upaya mengatasi koilonychia

Meskipun kondisi ini membuat kuku Anda terlihat mengerikan, Anda tidak perlu mengkhawatirkannya. Koilonychia hanyalah satu dari sekian banyak masalah pada kuku. Kerusakan kuku juga bisa terjadi saat Anda mengalami infeksi jamur.

Apabila muncul gejala dari kondisi kuku seperti sendok, berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan:

  • Menempelkan kembali kuku yang rusak ke asalnya
  • Memilih alas kaki yang tidak mengganggu kuku kaki Anda
  • Membersihkan kuku dengan menggunakan sikat kuku yang bersih dan lembut
  • Menjaga kebersihan kuku dengan rutin
  • Memakai sarung tangan karet saat mencuci menggunakan produk pembersih
  • Mengoleskan krim pelembab ke kuku tangan 
  • Memotong kuku setelah mandi atau saat sedang mandi, ketika kondisi kuku sedang lunak
  • Menjaga kuku tetap pendek dan lurus dan kuku kaki lurus ke atas

Apabila gejala dari koilonychia mengganggu aktivitas sehari-hari Anda, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih efektif.