Penyakit

Demam Setiap Sore Menjelang Malam, Apakah Ada Penyakit Serius?

Demam adalah respon tubuh terhadap suatu penyakit. Biasanya, demam akan muncul ketika seseorang sedang mengalami penyakit seperti flu atau ketika sistem kekebalan tubuh melemah sehingga jadi gampang terganggu.

Suka disalahartikan, demam sebenarnya bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala dari adanya gangguan kesehatan yang mampir ke tubuh. Umumnya terjadi sebagai reaksi ketika sistem imun melawan berbagai gangguan seperti virus, bakteri, jamur, dan lainnya.

Hal yang tidak boleh dilakukan saat demam harus dihindari agar tidak semakin parah

Ternyata demam memiliki beberapa jenis yang belum diketahui oleh banyak orang. Jenis demam bisa dibedakan dari suhu panas dan juga lamanya demam itu sendiri. 6 jenis demam yang ada, yaitu:

Intermittent: Intermiten merupakan demma yang terjadi karena suhu tubuh naik secara tiba-tiba dan juga kembali ke suhu normal setelahnya. Biasanya demam intermiten ini terjadi sebagai gejala yang dialami oleh penderita penyakit kala-azar, pyaemia, sepsis, atau malaria.

Persistent: Demam biasa terjadi dalam waktu yang tidak lama, sekitar 1-3 hari. Tetapi ada jenis demam persisten yaitu demam yang bisa terjadi selama 14 hari lamanya. Demam persisten disebabkan oleh infeksi kronis misalnya bronkitis atau tuberkulosis paru.

Konstan: Demam jenis ini terjadi selama 1×24 jam dengan suhu yang berada di atas batas normal selama sehari ataupun lebih. Suhu panas penderita demam konstan biasanya tidak akan mengalami perubahan yang terlalu drastis. Demam ini terjadi ketika seseorang mengalami influenza, batuk, atau alergi.

Remiten: Jika demam intermiten dapat kembali ke suhu normal, demam remiten justru kebalikannya. Suhu panas untuk orang dengan gejala demam remiten akan berada di atas batas normal sepanjang hari dan bisa naik lebih dari 1 derajat dalam waktu 24 jam. Biasanya demam jenis ini dialami orang yang memiliki penyakit brucellosis dan endocarditis.

Pel-Ebstein: Demam yang satu ini cukup unik dimana demam akan naik secara tiba-tiba dan bertahan hingga seminggu, lalu kemudian tiba-tiba turun mendekati normal dalam jangka waktu yang sama. Demam Pel-Ebstein ini memiliki pola yang sering berulang dan berhubungan secara spesifik dengan Limfoma Hodgkin (jenis kanker getah bening).

Hiperpireksia: Ini merupakan demam yang cukup parah dimana suhu tubuh bisa melebihi 41,1 derajat celcius. Demam hiperpireksia disebabkan oleh penyakit seperti keracunan, infeksi, hingga kanker atau tumor.

Demam setiap sore menjelang malam

Selain 6 jenis demam yang sudah disebutkan tadi, ternyata ada lagi satu jenis demam yang cukup banyak dialami oleh banyak orang, yaitu demam setiap sore menjelang malam.

Demam jenis ini biasanya akan muncul di malam hari meskipun ketika pagi atau siang hari badan Anda terasa sehat. Kondisi ini tentunya akan membawa rasa tidak nyaman untuk Anda jika dibiarkan terus menerus.

Ada beberapa alasan mengapa seseorang mengalami demam setiap sore menjelang malam. Inilah penyebab demam datang setiap sore menjelang malam:

  1. Adanya infeksi pada kulit

Demam setiap sore menjelang malam dapat disebabkan oleh adanya infeksi yang terjadi pada kulit, misalkan karena adanya luka di kulit. Hal ini terjadi karena sistem imun merespon infeksi tersebut dan menyebabkan suhu tubuh meningkat.

Jika Anda mengalami demam yang disebabkan infeksi kulit, sebaiknya segera memeriksakan kondisi ini ke dokter agar tidak menjadi masalah yang lebih parah.

  1. Mengalami peradangan

Peradangan juga bisa menjadi salah satu penyebab datangnya demam setiap sore menjelang malam. Kondisi ini bisa saja terjadi akibat adanya reaksi alergi pada obat atau lainnya.

Peradangan kemungkinan terjadi akibat alergi biasa jika Anda terus mengalami demam yang hanya terjadi di malam hari saja.

  1. Terjadi infeksi di saluran pernapasan

Salah satu penyebab munculnya demam setiap sore menjelang malam adalah karena adanya infeksi di saluran pernapasan misalnya pilek. Ketika seseorang sedang pilek, terkadang akan mengalami demam di malam hari.

Tetapi demam setiap sore menjelang malam juga bisa disebabkan oleh adanya gangguan atau infeksi di saluran pernapasan seperti bronkitis, trakera, laring, atau lainnya.

  1. Memiliki infeksi pada kantung kemih

Anda juga mungkin bisa mengalami demam setiap sore menjelang malam yang diakibatkan oleh adanya infeksi pada kantung kemih. Kondisi ini menyebabkan rasa sakit dan nyeri pada saluran kemih dan demam muncul bersamaan dengan gejala tersebut.

Anda harus segera memeriksakan kondisi ini ke dokter karena infeksi yang terjadi pada saluran kemih tidak bisa sembuh dengan sendirinya.

Demam akan membuat kondisi tubuh melemah dan tentunya kondisi ini akan membuat Anda merasa tidak nyaman untuk melakukan aktivitas. Jika Anda mengalami demam setiap sore menjelang malam yang tidak kunjung sembuh, sebaiknya segera mengkonsultasikan kondisi ini dengan dokter agar segera mencari tahu penyebab dan cara menanganinya.

Anda bisa langsung menanyakan langsung pada dokter yang tersedia di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.