Hidup Sehat

Intermittent Fasting adalah Cara Diet, Ini Manfaatnya

Pernahkah Anda mendengar tentang intermittent fasting? Intermittent fasting adalah metode diet yang cukup populer di kalangan banyak orang. Metode diet ini dipercaya efektif untuk menurunkan berat badan menjadi ideal sekaligus tetap menjaga kesehatan. 

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk metode diet ini. Cara yang paling umum adalah cara 16/8, yaitu 16 jam berpuasa dan 8 jam waktu makan. Cara ini adalah cara yang paling populer dan paling ringan bila dibandingkan dengan cara intermittent fasting lainnya. 

Manfaat melakukan intermittent fasting

Banyak orang ingin menurunkan berat badan menjadi ideal, namun tidak tahu cara diet yang tepat untuk melakukannya. Diet yang dilakukan secara sembarangan tidak akan memberikan hasil yang efektif, malah berpotensi membahayakan kesehatan Anda. 

Karena itu, sebagai alternatif, Anda bisa memilih diet dengan cara intermittent fasting. Manfaat atau keuntungan yang didapat dari intermittent fasting adalah:

  • Menurunkan berat badan

Karena merupakan metode diet, tentunya manfaat utama yang bisa dirasakan dari intermittent fasting adalah penurunan berat badan. Anda bisa menurunkan berat badan menjadi lebih sehat sekaligus menghilangkan lemak di perut Anda. 

Selain itu, penelitian telah membuktikan bahwa melakukan intermittent fasting bisa meningkatkan fungsi hormon untuk membantu penurunan berat badan. Puasa mendorong penurunan kadar insulin yang rendah. 

Saat insulin rendah, hormon norepinephrine akan meningkat. Homorn inilah yang akan berperan dalam memecah lemak tubuh. 

  • Mengurangi tekanan darah

Anda punya masalah dengan tekanan darah? Mungkin diet dengan intermittent fasting bisa menjadi solusi penurunan tekanan darah yang efektif. 

Penurunan tekanan darah akibat intermittent fasting bersifat jangka pendek. Hal ini telah dibuktikan melalui penelitian. 

Karena tekanan darah diturunkan, maka setelah melakukan intermittent fasting, Anda juga mengalami penurunan risiko yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Contohnya seperti penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal. 

  • Menurunkan kadar kolesterol

Orang-orang yang melakukan intermittent fasting juga bisa mengalami penurunan kadar kolesterol. Hal ini juga telah dibuktikan melalui sejumlah penelitian. 

Biasanya, kadar kolesterol yang tinggi ditemukan pada orang-orang yang obesitas. Sumber kolesterol ini bisa berasal dari berbagai jenis makanan yang dikonsumsi secara berlebihan.

Ketika melakukan puasa, otomatis konsumsi makanan Anda juga berkurang. Hal ini berkontribusi dalam menurunkan kadar kolesterol.

  • Mencegah kanker

Manfaat lainnya dari intermittent fasting adalah mencegah kanker. Penelitian telah membuktikan bahwa puasa bisa memberikan dampak positif bagi sistem kekebalan tubuh Anda. 

Secara tidak langsung, hal ini juga berpengaruh pada risiko terkena penyakit kanker. Perkembangan sel-sel kanker bisa diturunkan potensinya dengan melakukan intermittent fasting.

Selain mencegah kanker, intermittent fasting juga cocok dilakukan bagi Anda yang sudah terkena kanker dan menjalani pengobatan kemoterapi. Penelitian menunjukkan bahwa efek samping kemoterapi dapat diturunkan dengan berpuasa. 

  • Meningkatkan fungsi otak

Fungsi otak Anda juga bisa ditingkatkan dengan intermittent fasting. Puasa ini bisa meningkatkan ketajaman mental serta kemampuan untuk berkonsentrasi. 

Hal ini terjadi karena berpuasa meningkatkan koneksi hipokampus di otak, serta melindungi dari plak amiloid, yaitu plak yang sering ditemukan pada pasien penderita Alzheimer. 

Jadi, ketika Anda melakukan intermittent fasting, risiko mengalami penyakit otak menjadi lebih rendah.Itulah beberapa manfaat yang bisa Anda rasakan dari melakukan intermittent fasting. Intermittent fasting adalah cara diet yang aman dan sehat selama dilakukan dengan teknik yang tepat.