Obat

Mengenal Immune Globulin Intravena

immune globulin kekebalan tubuh

Immune globulin adalah larutan steril yang terbuat dari plasma manusia. Larutan ini mengandung antibodi yang melindungi Anda dari infeksi akibat berbagai jenis penyakit. Immune globulin intravena (IGIV, untuk suntikan ke dalam pembuluh darah) digunakan untuk merawat imunodefisiensi primer. IGIV juga digunakan untuk meningkatkan platelet (sel pembeku darah) pada orang-orang yang memiliki purpura trombositopenia imun. IGIV juga digunakan untuk membantu mencegah beberapa infeksi tertentu pada orang-orang yang menderita leukemia limfositik kronis sel-B. Selain itu, IGIV juga digunakan pada mereka yang menderita sindrom Kawasaki, untuk mencegah aneurysm yang disebabkan karena arteri utama jantung yang melemah. 

Informasi penting

Immune globulin intravena dapat menyebabkan penggumpalan darah, dengan risiko paling tinggi pada orang yang lebih tua atau mereka yang menderita gangguan pembekuan darah, penyakit jantung, dan penyakit sirkulasi darah. Penggumpalan darah juga biasa sering terjadi pada saat istirahat jangka panjang, saat menggunakan pil KB, atau dalam perawatan terapi penggantian hormon. Kondisi ini juga dapat terjadi saat kateter IV pusat terpasang. 

Hubungi dokter sesegera mungkin apabila Anda menderita nyeri dada, kesulitan bernapas, detak jantung yang cepat, mati rasa atau tubuh terasa lemah, atau pembengkakan dan perubahan warna di tangan atau kaki. Immune globulin juga dapat membahayakan ginjal, terutama apabila Anda memiliki penyakit ginjal atau menggunakan obat-obatan tertentu. Hubungi dokter secepatnya apabila Anda melihat adanya tanda-tanda gangguan ginjal, seperti pembengkakan, pertambahan berat badan yang cepat, dan jarang atau tidak bisa buang air kecil. 

Beberapa orang mungkin tidak dapat menggunakan obat immune globulin ini, terutama apabila Anda memiliki reaksi alergi terhadap immune globulin atau produk darah. Selain itu, apabila Anda memiliki defisiensi immune globulin A (IgA) atau alergi terhadap jagung, Anda tidak direkomendasikan menggunakan obat ini. IGIV juga dapat menyebabkan penggumpalan darah atau gangguan ginjal, terutama pada orang yang lebih tua atau mereka yang menderita kondisi tertentu seperti gangguan jantung, masalah sirkulasi darah, stroke atau penggumpalan darah, penyakit ginjal, diabetes, sebuah infeksi yang disebut sepsis, dan jika Anda menggunakan estrogen (pil KB atau terapi penggantian hormon). Beritahu dokter apabila Anda memiliki kondisi-kondisi yang disebutkan sebelumnya tersebut. 

Anda mungkin juga akan membutuhkan penyesuaian dosis apabila Anda terpapar cacar atau apabila Anda bepergian ke daerah di mana penyakit ini mudah dijumpai. Selain itu, beritahu dokter apabila Anda sedang hamil atau menyusui. Immune globulin terbuat dari plasma manusia yang didonasikan dan dapat mengandung virus atau agen menular lainnya. Plasma yang didonasikan diuji untuk mengurangi risiko kontaminasi, namun masih ada kemungkinan kecil immune globulin dapat menularkan penyakit. Apabila Anda memiliki kekhawatiran tertentu, tanyakan dokter tentang potensi risiko yang dapat terjadi apabila Anda menggunakan immune globulin. 

Immune globulin intravena diberikan dalam bentuk suntikan ke dalam pembuluh darah, biasanya setiap 3 hingga 4 minggu sekali. Penyedia layanan kesehatan akan memberikan suntikan tersebut kepada Anda. Minumlah banyak air saat Anda menggunakan immune globulin (intravena) untuk membantu meningkatkan aliran darah dan menjaga ginjal bekerja dengan baik. Anda mungkin membutuhkan tes urin atau darah dengan rutin. Immune globulin dapat memengaruhi hasil tes medis tertentu. Beritahu dokter yang merawat Anda apabila Anda sedang menggunakan immune globulin intravena. Untuk informasi lebih lanjut seputar efek samping dari obat immune globulin intravena ini, hubungi dokter.