Penyakit

Bentuk Kuku Seperti Sendok? Mungkin Ini Tanda Koilonychia

Bentuk Kuku Seperti Sendok? Mungkin Ini Tanda Koilonychia

Kondisi kuku seseorang bisa memberikan tanda mengenai kesehatan orang tersebut secara keseluruhan. Saat seseorang menderita koilonychia, mereka akan mengalami perubahan bentuk kuku menjadi menyerupai sendok.

Kuku penderita kondisi ini akan melengkung seperti sendok. Bahkan, bentuk kuku ini terkadang mampu menampung air. 

Penyebab seseorang mengalami koilonychia

Sebenarnya, ada beberapa faktor yang bisa membuat seseorang menderita kondisi koilonychia. Berikut ini beberapa faktor penyebab yang paling umum:

  • Anemia defisiensi besi

Kondisi anemia jenis ini terjadi saat Anda mengalami defisiensi atau kekurangan zat besi. Kondisi inilah yang paling sering menjadi faktor utama koilonychia. 

Anemia defisiensi besi paling sering terjadi pada anak-anak dan wanita di masa usia kehamilan. Ada beberapa kondisi medis yang bisa menyebabkan kekurangan zat besi, seperti malnutrisi, kanker, penyakit celiac, pendarahan di saluran usus, dan lain sebagainya.

Selain itu, defisiensi besi juga bisa terjadi pada orang yang kurang mengonsumsi folat, protein, dan juga vitamin C. 

  • Kondisi autoimun

Autoimun adalah kondisi yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru dalam menyerang sel-sel yang sehat dalam tubuh Anda. Penyakit ini menjadi salah satu kondisi yang bisa menyebabkan bentuk kuku menyerupai sendok.

Salah satu jenis autoimun yang berkontribusi dalam menyebabkan koilonychia adalah lupus, psoriasis, dan lichen planus.

Pada psoriasis, perubahan bentuk dan warna kuku memang menjadi salah satu gejala signifikan. 

  • Faktor lingkungan

Menurut para ahli, ada hubungan antara perubahan kondisi kuku dengan paparan produk yang mengandung minyak bumi. Produk perawatan rambut biasanya mengandung minyak bumi, dan terlalu sering terpapar dengan produk ini bisa menyebabkan koilonychia.

Selain itu, penduduk dataran tinggi juga lebih mungkin menderita kondisi ini. Karena, udara di dataran tinggi mengandung lebih sedikit oksigen. 

Ketika kadar oksigen rendah, tubuh akan menghasilkan lebih banyak sel darah merah dengan memanfaatkan zat besi. Hal ini bisa menyebabkan penurunan kadar zat besi dalam tubuh. 

  • Faktor genetik

Percaya atau tidak, koilonychia juga bisa disebabkan oleh faktor genetik. Beberapa kondisi genetik yang menyebabkan hal ini adalah sindrom nail-patella dan Hemochromatosis.

Hemochromatosis merupakan kondisi yang terjadi saat tubuh memiliki kadar zat besi yang terlalu berlebih. Hal ini akan merusak organ, memberikan racun dan menyebabkan berbagai kondisi, seperti kanker, sirosis hati, dan denyut jantugn yang tidak teratur.

Sementara, sindrom nail-patella merupakan kondisi genetik yang menyebabkan pertubuhan kuku yang lemah dan kecil. 

Upaya mengatasi koilonychia

Meskipun kondisi ini membuat kuku Anda terlihat mengerikan, Anda tidak perlu mengkhawatirkannya. Koilonychia hanyalah satu dari sekian banyak masalah pada kuku. Kerusakan kuku juga bisa terjadi saat Anda mengalami infeksi jamur.

Apabila muncul gejala dari kondisi kuku seperti sendok, berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan:

  • Menempelkan kembali kuku yang rusak ke asalnya
  • Memilih alas kaki yang tidak mengganggu kuku kaki Anda
  • Membersihkan kuku dengan menggunakan sikat kuku yang bersih dan lembut
  • Menjaga kebersihan kuku dengan rutin
  • Memakai sarung tangan karet saat mencuci menggunakan produk pembersih
  • Mengoleskan krim pelembab ke kuku tangan 
  • Memotong kuku setelah mandi atau saat sedang mandi, ketika kondisi kuku sedang lunak
  • Menjaga kuku tetap pendek dan lurus dan kuku kaki lurus ke atas

Apabila gejala dari koilonychia mengganggu aktivitas sehari-hari Anda, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih efektif.

Hidup Sehat

Bagaimana Cara Mengencangkan Payudara Setelah Menyusui?

Bagaimana Cara Mengencangkan Payudara Setelah Menyusui?

Setelah melahirkan, seorang ibu memasuki fase menyusui dimana bayi mereka akan mendapatkan minuman melalui ASI (air susu ibu). Fase menyusui merupakan fase yang tidak hanya menyulitkan (pada awalnya), namun juga bisa membuat kondisi payudara kendur. Meskipun dapat menimbulkan kondisi seperti ini, cara mengencangkan payudara bisa dilakukan setelah melewati fase menyusui.

Penyebab Payudara Kendur

Sebagian ibu berpikir bahwa payudara kendur disebabkan oleh fase menyusui. Namun, sebuah studi menyatakan bahwa menyusui bukan merupakan penyebab payudara kendur.

Hal tersebut terjadi karena sebagian orang mengalami perubahan hormon sehingga dapat mengecilkan atau membesarkan saluran susu secara berulang kali. Tidak hanya perubahan hormon, perubahan berat badan juga dapat menimbulkan kondisi yang sama pada seorang ibu.

Cara-cara untuk Mengencangkan Payudara

Jika Anda telah melewati fase menyusui dan payudara Anda kendur, berikut adalah cara mengencangkan payudara yang dapat Anda lakukan:

  1. Memijat payudara

Salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk mengencangkan payudara Anda adalah memijatnya. Memijat dapat merangsang sirkulasi darah sehingga dapat membentuk jaringan payudara.

  1. Menjaga postur tubuh

Cara lain yang dapat Anda lakukan adalah menjaga postur tubuh. Postur tubuh yang diatur dengan baik dapat mengurangi peluang bagi payudara untuk kendor.

  1. Menjaga berat badan yang ideal

Sama seperti fase kehamilan, Anda juga perlu menjaga berat badan yang ideal. Menjaga berat badan yang ideal dapat mengatur kondisi payudara dengan baik, termasuk mengencangkannya.

  1. Mengatur suhu air mandi

Untuk mengencangkan payudara, Anda juga bisa melakukannya dengan mengatur suhu air mandi, baik ke hangat maupun dingin. Aliran air hangat atau dingin dapat merangsang sirkulasi darah sehingga dapat mengencangkan payudara (walaupun hanya bersifat sementara).

  1. Gunakan krim payudara alami

Anda juga dapat menggunakan krim payudara alami untuk mengencangkan payudara Anda. Krim-krim yang dapat Anda gunakan adalah krim yang terbuat dari fenugreek dan palmetto. Sebelum menggunakan krim payudara, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

  1. Kenakan bra yang sesuai

Cara lain untuk mengencangkan payudara adalah menggunakan bra sesuai ukuran tubuh Anda. Bra olahraga merupakan salah satu jenis bra yang dapat menjaga kekencangan payudara.

  1. Mengkonsumsi air putih

Kurangnya air putih tidak hanya menyebabkan dehidrasi, namun juga dapat menyebabkan kekurangan elastisitas kulit sehingga dapat menyebabkan payudara kendur. Oleh karena itu, Anda perlu mengkonsumsi air putih sesering mungkin untuk menjaga elastisitas kulit Anda.

  1. Menerapkan pola makan yang teratur

Menerapkan pola makan yang teratur dapat mengencangkan payudara Anda. Makanan yang dapat mengencangkan otot dan meningkatkan elastisitas kulit adalah makanan yang mengandung vitamin B dan E.

  1. Berolahraga secara teratur

Cara lain untuk mengencangkan payudara adalah berolahraga secara teratur. Olahraga secara teratur juga dapat memperkuat otot di bagian bawah payudara. Contoh olahraga yang dapat Anda lakukan adalah push up dan chest press.

  1. Jangan merokok

Anda juga sebaiknya jangan merokok untuk mengencangkan payudara Anda. Tidak hanya dapat mengurangi elastisitas kulit, sebuah studi menyatakan bahwa seorang wanita yang merokok juga dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Jika Payudara Anda Bermasalah

Jika Anda mengalami kondisi tertentu pada payudara seperti kanker payudara, Anda bisa bertemu dengan dokter supaya kondisi Anda dapat ditangani lebih lanjut dan diberikan pengobatan yang tepat untuk mengatasi kondisi yang Anda alami, yang disertai dengan hal-hal untuk mencegah kondisi tersebut.

Kesimpulan

Ada berbagai cara untuk mengencangkan payudara yang dapat Anda lakukan. Anda juga perlu melakukannya secara rutin untuk mengurangi kondisi seperti ini. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa tanyakan kepada dokter tentang payudara.

Parenting

Begini Gaya Pacaran dari Anak Bungsu

Dalam menjalin sebuah hubungan terdapat banyak faktor yang bisa menjadi pendukung kecocokan, salah satunya muncul dari pembentukkan karakter seseorang dari dalam kedudukan di keluarga. Salah satunya adalah karakter anak bungsu bisa menjadi tolok ukur bagaimana seseorang mendapatkan hubungan yang ideal dengan lawan jenis.

Hal ini tak lepas dari pernyataan yang menyebutkan bahwa hubungan anak sulung dan anak bungsu adalah pasangan yang ideal. Tak sedikit yang mempercayai pernyataan tersebut, bahwa ketika anak sulung dan anak bungsu menjalin hubungan seperti pacaran atau bahkan menikah maka akan terhindari jauh dari pertengkaran.

Karakter Anak Bungsu

Kerap dicap manja dan selalu mendapatkan apa yang diinginkan, merupakan kesan pertama yang dilihat dari anak terakhir atau bungsu. Namun demikian, ternyata menjadi anak terakhir merupakan anugerah tersendiri dengan banyak manfaat dan pembelajaran yang bisa didapat, seperti berikut ini.

  1. Berani Lakukan Hal Gila

Anak bungsu punya kebiasaan nekat dan luwes, jika tiba-tiba sang pacar mengajak pergi ke pantai untuk melihat pemandangan tanpa terlalu banyak pikir akan segera mengemasi barang. Mereka juga bukan tipe orang yang sangat mementingkan citra diri, sehingga tak segan ketika diajak untuk berfoto bersama pacar ditengah keramaian.

  1. Suka Belajar

Anak bungsu suka belajar kesalahan dari orang lain, seperti ketika melihat kegagalan dari kakak-kakak mereka. Orang ini pandai membaca situasi atas keadaan yang tengah dialami, sehingga mereka dapat membenahi diri. Termasuk belajar dari sang kekasih, begitu juga sebaliknya karena mereka bisa menciptakan suasana yang kondusif.

  1. Berusaha Dapatkan Apa yang Diinginkan

Terkesan negatif, tetapi sifat ini justru bisa membawa berkah bagi anak bungsu dan kekasih mereka, kebiasaan ini membuatnya menjadi orang yang setia, mau berjuang, mau susah hingga pantang menyerah. Anak bungsubakal mengusahakan yang terbaik bagi hubungan asmaranya karena benar-benar menjaga cintanya.

  1. Ingin Dihormati dan Dihargai

Sebagai anak terakhir, si bungsi kerap diperlakukan seperti anak kecil meskipun sudah beranjak besar dan dewasa. Hal ini membuat mereka merasa ingin diperlakukan dengan baik dan dihormati layaknya orang dewasa. Soal urusan pacar, si bungsu pasti akan mencari sosok yang mau menerima mereka akan keinginan ini.

  1. Pengamat yang Baik

Sedari kecil anak bungsu sudah terbiasa melihat orang-orang yang lebih tua darinya menjalani hidup dan menasihatinya. Mereka tumbuh sebagai orang yang pandai mengamati dan membaca sikap orang lain, mereka bisa menjadi tempat mengeluarkan keluh kesah yang baik. Termasuk pacar, keluh kesah dari sang kekasih dapat ditampung dengan baik.

  1. Tak Bisa Marah Lama

Hal ini menjadi keutamaan yang luar biasa bagi anak bungsu ketika menjalin hubungan asmara, kekasih mereka tak dapat meluapkan rasa marah dalam jangka waktu yang cukup lama. Jika si bungsu melakukan kesalahan dan membuat pacar mereka marah, dalam waktu singkat si pacar akan segera memaafkannya.

  1. Bisa Diandalkan

Anak bungsu bisa dikatakan beruntung karena mereka punya kesempatan melihat kegagalan dan kesuksesan kakak mereka dan bagaimana cara menghadapinya. Dalam hidup, setiap masalah, perkara dan kekecewaan sudah biasa, mereka akan bersikap tenang dan tetap rasional saat mencoba menghadapi permasalahan yang ada.

  1. Bahaya Bila Tak Diperhatikan

Ini merupakan ciri khas dari karakter anak bungsu yang memang sulit untuk dipungkiri, karena biasanya kakak-kakak mereka adalah tipe orang yang sukses dan patut dibanggakan. Anak bungsu akan mencari perhatian orang tua dengan cara yang lain, bisa dengan merajuk, marah, mengajak bertengkar atau yang lainnya dan hal ini juga berlaku terhadap sang pacar.

Hidup Sehat

Inilah Bahan Pangan yang Disarankan jika Anda Kekurangan Magnesium

Kadar magnesium rendah di dalam tubuh disebabkan oleh penurunan penyerapan magnesium atau peningkatan magnesium dalam urin. Hal tersebut merupakan dampak suatu penyakit atau kebiasaan buruk, seperti diabetes tipe 2, kecanduan alkohol, atau sedang menggunakan obat-obatan tertentu. Usia juga memengaruhi risiko seseorang kekurangan magnesium. Kondisi ini bisa diperbaiki dengan mengonsumsi bahan-bahan pangan sumber magnesium.

Berapa kadar normal magnesium?

Dokter akan mendiagnosis apakah seseorang menderita kekurangan magnesium berdasarkan pemeriksaan fisik, gejala, riwayat kesehatan, dan tes darah. Meskipun tes darah tidak mampu menunjukkan kadar magnesium di dalam tubuh seutuhnya, tetapi setidaknya cukup untuk menentukan seseorang menderita kekurangan magnesium atau hipomagnesemia. 

Kadar magnesium normal dalam darah yaitu 1,8 hingga 1,2 mg/dL. Apabila kadarnya kurang dari 1,8 mg/dL maka dikategorikan kurang, sedangkan apabila di bawah 1,25 mg/dL maka termasuk hipomagnesemia sangat parah.

Bahan pangan sumber magnesium

Meskipun Anda bisa meningkatkan kadar magnesium dengan mengonsumsi suplemen, tetapi Anda mempunyai alternatif mendapatkan magnesium secara organik yang berasal dari berbagai bahan pangan, seperti:

  1. Bayam

Dalam 1 gelas bayam yang telah dimasak mengandung 157 mg magnesium. Bayam juga mengandung vitamin A, B1, B2, dan C. Tak hanya itu, sayuran hijau lainnya seperti kale dan brokoli juga memiliki kandungan magnesium yang cukup tinggi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sayuran hijau mampu membantu melindungi sel dari kerusakan sehingga mengurangi risiko kanker. 

  1. Coklat hitam

Selain kandungan antioksidannya yang tinggi, coklat hitam juga kaya akan magnesium. Sebanyak 28 g coklat hitam mengandung 64 mg magnesium. Meskipun demikian, sebaiknya pilih coklat hitam yang sedikit atau tidak mengandung gula. Pasalnya, jika Anda mengalami kekurangan magnesium yang disebabkan dianetes tipe 2, maka konsumsi gula menjadi hal yang paling dihindari. 

  1. Alpukat

Satu buah alpukat berukuran sedang mengandung 58 mg magnesium. Selain itu, alpukat juga kaya akan kandungan vitamin B dan vitamin K. Beberapa studi membuktikan, alpukat dapat mengurangi risiko peradangan, memperbaiki kadar kolesterol, dan meingkatkan rasa kenyang sehingga keinginan makan lebih banyak berkurang. Oleh karena itu, banyak orang yang memasukkan alpukat ke dalam menu diet mereka. 

  1. Tahu

Bahan pangan ini terkenal akan kandungan protein nabati yang tinggi. Dalam 100 g tahu atau setara dengan 1 potong tahu ukuran besar mengandung 53 mg kalsium. Selain itu, tahu juga mengandung mineral lain, seperti kalsium, zat besi, mangan, dan selenium. Beberapa penelitian menunjukkan, konsumsi tahu mampu membantu mengurangi risiko kanker lambung.  

  1. Kacang-kacangan

Beberapa jenis kacang-kacangan, seperti almond dan kacang mete mengandung tinggi magnesium. Sebanyak 28 g kacang mete mengandung 82 mg magnesium, sedangkan kacang almond mentah mengandung 76 mg magenesium dalam 28 g. Tak hanya itu, kacang-kacangan juga merupakan sumber serat dan lemak tunggal tak jenuh sehingga mampu memperbaiki kadar kolesterol dan gula dalam darah pada penderita diabetes.  

  1. Biji-bijian

Biji yang mengandung tinggi kalsium, diantaranya biji labu dan chia. Biji labu mengandung 150 mg magnesium dalam 28 gram beratnya, sedangkan biji chia mengandung 94 mg magnesium dalam 28 g beratnya. Meskipun demikian, saat ini konsumsi biji labu dan chia belum begitu populer di Indonesia. 

Agar meningkatkan kadar magnesium, konsumsi bahan-bahan pangan di atas sebaiknya dilakukan secara rutin. Akan tetapi, apabila dalam jangka waktu yang lama kadar magnesium tidak kunjung normal atau Anda berada pada kondisi kadar magnesium yang sangat kurang, konsultasikan ke dokter agar dilakukan penanganan lebih lanjut. 

Obat

Ketahui Cara Mengonsumsi dan Efek Samping Dimenhydrinate

Salah satu obat yang sering digunakan untuk mengobati berbagai keluhan akibat mabuk perjalanan seperti pusing, mual, dan muntah adalah dimenhydrinate. Obat ini merupakan golongan antihistamin. Selain mengatasi keluhan mabuk perjalanan, dimenhydrinate juga dapat digunakan untuk mengatasi pusing dan mual akibat masalah telinga bagian dalam. Agar aman, Anda perlu mengetahui cara mengonsumsi dan efek samping dimenhydrinate. Berikut penjelasan lengkapnya.

Cara mengonsumsi dimenhydrinate

Agar bisa mendapat manfaat maksimal, Anda perlu mengonsumsi dimenhydrinate dengan cara yang tepat. Obat ini memiliki sediaan dalam larutan dan tablet. Sebelum mengonsumsi obat, pastikan Anda mengikuti anjuran dokter atau petunjuk pada kemasan. Sebaiknya, dimenhydrinate dikonsumsi sesudah makan. Untuk mengatasi mabuk perjalanan, Anda dapat mengonsumsi obat ini 30 menit sebelum perjalanan. Untuk dosis dymenhydrinate sendiri terbagi berdasarkan usia seperti berikut ini.

  • Anak dengan usia 2 hingga 6 tahun sebanyak 12,5mg hingga 25mg dalam setiap 6 sampai 8 jam. Dosis maksimal dimenhydrinate perhari sebanyak 75mg.
  • Anak usia 6 hingga 12 tahun sebanyak 50 mg setiap 6 sampai 8 jam. Dosis maksimal dimenhydrinate perhari sebanyak 150mg.
  • Anak usia di atas 12 tahun dan dewasa sebanyak 50mg hingga 100mg dalam setiap 6 sampai 8 jam. Dosis maksimal dimenhydrinate perhari sebanyak 400mg.
  • Untuk bayi berusia di bawah 2 tahun perlu menghindari penggunaan dimenhydrinate, kecuali memang diberikan oleh dokter.

Efek samping dimenhydrinate

Risiko berupa alergi karena mengonsumsi dimenhydrinate tetap ada. Alergi akan menunjukkan gejala seperti mata dan bibir bengkak, ruam dan gatal, serta kesulitan bernapas. Obat dimenhydrinate juga dapat menimbulkan beberapa efek samping. Efek samping yang umum terjadi dan tergolong ringan setelah mengonsumsi dimenhydrinate yaitu:

  • Mengantuk
  • Sakit kepala
  • Muntah
  • Kantuk
  • Mulut kering
  • Hilangnya nafsu makan
  • Sembelit
  • Penglihatan kabur

Efek samping parah juga mungkin muncul. Jika berbagai gejala berupa efek samping parah muncul maka Anda membutuhkan pertolongan dokter segera.

  • Kejang
  • Kebingungan
  • Denyut jantung tidak teratur
  • Perubahan suasana hati
  • Tremor
  • Telinga berdenging
  • Kesulitan buang air kecil

Kondisi khusus yang perlu diperhatikan

Risiko berupa efek samping obat dapat meningkat terutama jika Anda memiliki kondisi khusus berupa riwayat penyakit tertentu. Penting bagi Anda untuk konsultasi terkait riwayat penyakit pada dokter sebelum mengonsumsi dimenhydrinate. Beberapa kondisi kesehatan berikut perlu lebih waspada mengonsumsi dimenhydrinate.

  • Penyakit jantung termasuk aritmia dan hipertensi
  • Emfisema, asma bronkial, bronkitis kronis
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Glukoma
  • Kerusakan hati
  • Pembesaran prostat
  • Penyakit kejang
  • Obstruksi pada leher kandung kemih
  • Penderita alergi dimenhydrinate

Interaksi dengan obat lain

Selain kondisi medis seseorang, interaksi obat juga perlu diperhatikan guna menurangi risiko efek samping yang mungkin muncul. Anda perlu menghindari mengonsumsi dimenhydrinate bersamaan dengan obat tertentu. Berikut ini merupakan beberapa obat lain yang dapat menimbulkan interkasi jika digunakan bersamaan dengan dimenhydrinate serta efek samping interaksi yang ditimbulkan.

  • Obat khusus untuk mendepresi sistem saraf pusat (SSP) yang digunakan bersama dengan dimenhydrinate akan membuat efek sedasi meningkat.
  • Obat-obatan antikoligernik, misalnya trisiklik, yang digunakan bersama dengan dimenhydrinate akan membuat peningkatan potensi efek samping.
  • Obat ototoksik seperti aminoglikosida yang digunakan bersama dengan dimenhydrinate akan  membuat gejala awal ototoksiksitas tidak terlihat.

Mengonsumsi dimenhydrinate terlalu banyak juga berisiko menyebabkan overdosis obat. Untuk mencegah hal tersebut maka Anda perlu benar-benar memperhatikan takaran atau dosis konsumsi. Selain itu, guna mengurangi efek samping obat maka sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Hentikan pemakaian segera jika muncul reaksi alergi. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter secara online malalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Penyakit

Trauma Thorax: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Komplikasinya

Trauma thorax adalah salah satu penyebab kematian terbesar di dunia, seperti di Amerika Serikat, trauma ini menyebabkan sekitar 25% kematian yang traumatis. Trauma thorax atau disebut juga sebagai cedera dada, dapat menyebabkan kematian pada menit atau jam pertama setelah trauma. Apa sebenarnya penyebab trauma thorax? Bagaimana pula penanganan tepatnya?

Penyebab trauma thorax

Cedera dada dapat terjadi akibat trauma tumpul atau tembus. Cedera ini bisa meliputi:

  • Gangguan aorta.
  • Cedera jantung tumpul.
  • Tamponade jantung.
  • Flail chest. 
  • Hemotoraks.
  • Pneumotoraks (traumatis, terbuka, dan tegangan).
  • Memar paru. 

Selain itu, cedera tulang (tulang rusuk dan klavikula), serta kerusakan esofagus dan diafragma juga dapat terjadi akibat trauma thorax. Hal ini dikarenakan posisi diafragma yang bisa setinggi garis puting selama pernafasan, sehingga trauma tembus ke dada dapat menyebabkan cedera intra-abdominal.

Sebagian besar kasus morbiditas dan mortalitas akibat trauma thorax terjadi karena cedera mengganggu pernapasan, sirkulasi, atau keduanya.

Pernapasan 

Trauma thorax yang disebabkan cedera respirasi, berupa:

  • Kerusakan langsung ke organ paru-paru atau saluran pernapasan, seperti memar paru dan gangguan trakeobronkial.
  • Mekanisme pernapasan yang terganggu dan berubah, seperti hemotoraks, pneumotoraks, dan flail chest.

Sirkulasi terganggu

Sirkulasi dapat terganggu akibat:

  • Perdarahan, seperti yang terjadi pada hemotoraks, dapat menyebabkan syok.
  • Penurunan aliran balik vena akibat tekanan intratoraks pada pneumotoraks atau tekanan intraperikardial pada tamponade jantung meningkat.
  • Gagal jantung atau kelainan lainnya akibat cedera jantung tumpul yang merusak miokardium atau katup jantung.

Seperti apa tanda dan gejalanya?

Gejala trauma thorax bisa berupa:

  • Nyeri dada, dapat semakin memburuk saat bernapas jika dinding dada terluka.
  • Sesak napas.
  • Ekimosis.
  • Hipotensi.
  • Syok.
  • Suara napas yang menurun.
  • Distensi vena leher.
  • Perkusi di area yang terkena tumpul.
  • Gerakan tidak seimbang di bagian dinding dada ketika bernapas.
  • Emfisema subkutan menyebabkan suara berderak yang khas dan sinkron dengan detak jantung (tanda Hamman atau suara keras Hamman). 

Diagnosis

Diagnosis trauma thorax ditentukan berdasarkan hasil evaluasi klinis, rontgen dada, dan terkadang tes pencitraan lain, seperti CT, ultrasonografi, dan tes pencitraan aorta. 

Evaluasi klinis

Ada lima kondisi yang harus diatasi secepat mungkin, karena dapat berisiko tinggi kematian, yaitu:

  • Hemotoraks masif.
  • Pneumotoraks terbuka.
  • Pneumotoraks tegangan. 
  • Flail chest. 
  • Tamponade jantung.

Pengobatan trauma thorax didasarkan pada hasil pemeriksaan klinis, meliputi kedalaman dan simetri cedera dinding dada, paru-paru, dan leher. Jika pasien memiliki gangguan pernapasan, maka pemeriksaan secara klinis, oksigenasi, dan ventilasinya harus dipantau.

Adapun cedera dada tembus, lokasi cederanya dapat membantu memprediksi risiko cedera. Luka dengan risiko tinggi adalah luka yang mengenai puting susu atau skapula dan melintasi dada dari sisi ke sisi (memasuki satu hemitoraks dan keluar dari sisi yang lain). Kondisi ini dapat melukai bagian pembuluh hilar atau besar, jantung, trakeobronkial, atau esofagus. 

Pasien dengan gejala obstruksi jalan nafas parsial atau lengkap pasca mengalami trauma thorax tumpul harus segera diintubasi untuk mengontrol jalan nafasnya. 

Apabila pasien mengalami kesulitan bernapas, maka cedera parah yang perlu dipertimbangkan selama pemeriksaan adalah:

  • Hemotoraks masif.
  • Pneumotoraks terbuka.
  • Pneumotoraks tegangan. 
  • Flail chest. 

Sementara itu, jika pasien mengalami gangguan sirkulasi, maka cedera parah yang perlu dipertimbangkan selama pemeriksaan adalah:

  • Hemotoraks masif.
  • Pneumotoraks tegangan. 
  • Tamponade jantung.

Cedera dada lainnya, seperti cedera jantung tumpul dan gangguan aorta, dapat menyebabkan syok, tetapi tidak ditangani selama pemeriksaan utama. Namun, perdarahan tetap harus ditangani, terlepas apakah trauma thorax menyebabkan syok atau tidak.

Pencitraan

Jika pasien mengalami trauma thorax yang signifikan, tes pencitraan biasanya dilakukan, seperti rontgen dada, ultrasonografi jantung, dan CT dada. Tes lainnya juga mungkin dilakukan untuk cedera aorta, termasuk aortografi dan ekokardiografi transesofagus.

Laboratorium dan pengujian lainnya

Pemeriksaan laboratorium juga dilakukan, seperti hitung darah lengkap, yang berguna sebagai dasar untuk mendeteksi perdarahan yang sedang terjadi. Hasil pemeriksaan gas darah arteri membantu memantau kondisi pasien dengan hipoksia atau gangguan pernapasan. Penanda jantung, misalnya troponin, isoenzim pita otot kreatin fosfokinase (CPK-MB), juga dapat membantu mengatasi cedera jantung tumpul. EKG biasanya dilakukan untuk trauma thorax yang parah atau berkaitan dengan cedera jantung. Ini karena cedera jantung dapat menyebabkan aritmia, kelainan konduksi, atau lainnya.

Komplikasi trauma thorax

Umumnya, cedera dada menyebabkan rasa nyeri saat bernapas, sehingga penderita sering membatasi inspirasi (splinting). Komplikasi umum lainnya adalah atelektasis, yang dapat menyebabkan hipoksemia, pneumonia, atau keduanya. Jika penderita trauma thorax menjalani prosedur torakostomi tabung dan hemotoraks tidak terkuras sepenuhnya, maka dapat mengalami infeksi intratoraks purulen (empiema). 

Obat

Mengenal Trihexyphenidyl, Obat Untuk Penyakit Parkinson

Trihexyphenidyl adalah sebuah obat resep, yang tersedia dalam bentuk larutan dan tablet oral. Trihexyphenidyl merupakan obat generic dan tidak memiliki versi bermerek. Obat ini dapat digunakan sebagai bagian dari terapi kombinasi, dalam arti Anda harus menggunakannya bersamaan dengan obat-obatan lain. Obat ini digunakan untuk merawat semua jenis penyakit parkinsonisme, termasuk penyakit Parkinson. Obat ini juga digunakan untuk merawat efek samping gerakan parah yang disebabkan karena obat psikotik. 

Trihexyphenidyl masuk dalam kelas obat yang dikenal dengan sebutan antikolinergik. Kelas obat merupakan sekelompok obat yang bekerja dengan cara sama. Obat-obatan dalam kelas tersebut sering digunakan untuk merawat kondisi yang serupa. Trihexypheidyl bekerja dengan cara menghambat fungsi beberapa bagian sistem saraf yang mengatur gerakan tubuh. Obat ini membantu menenangkan beberapa otot tertentu dan membuatnya dapat bergerak dengan lebih mudah. 

Efek samping yang perlu diwaspadai

Salah satu efek samping tablet oral trihexyphenidyl adalah dapat menyebabkan rasa kantuk. Selain itu, beberapa efek samping yang sering dijumpai setelah penggunaan obat ini di antaranya adalah mulut yang kering, pandangan yang kabur, pusing, mual, gugup, konstipasi, dan sulit buang air kecil. Pada anak-anak, gejala tambahan di antaranya adalah mudah lupa, turunnya berat badan, gelisah, kesulitan tidur, kejang otot, dan gerakan tubuh yang tidak diinginkan. Apabila efek samping tersebut bersifat ringan, gejala akan hilang setelah beberapa hari atau minggu. Apabila gejala efek samping berubah menjadi lebih parah atau tidak kunjung sembuh, segera hubungi dokter. 

Selain gejala tersebut di atas, efek samping yang lebih serius dari penggunaan trihexyphenidyl juga dapat terjadi, seperti detak jantung yang tidak teratur, halusinasi, paranoia, glaucoma (dengan gejala seperti nyeri mata, pandangan yang kabur, kehilangan penglihatan secara bertahap atau tiba-tiba, penglihatan terowongan, dan lingkaran berwarna pelangi di sekitar cahaya yang terang), gangguan usus (dengan gejala seperti perut kembung, sakit perut, konstipasi parah, mual, muntah, dan hilangnya nafsu makan), stroke panas atau kesulitan berkeringat (dengan gejala seperti tidak dapat berkeringat, tubuh terasa lelah, pingsan, pusing, kram otot atau lambung, mual, muntah, diare, bingung, dan demam), sindrom neuroleptic jinak (dengan gejala seperti demam, otot yang kaku, perubahan status mental, denyut nadi yang cepat, pernapasan yang pendek dan cepat, serta tekanan darah yang tinggi atau rendah). 

Interaksi dengan obat lain

Tablet oral trihexyphenidyl dapat berinteraksi dengan obat, vitamin, dan produk herbal lain yang sedang Anda konsumsi. Zat yang terkandung dalam obat dapat mengubah bagaimana obat terseebut bekerja, dan hal ini dapat membahayakan mereka yang menggunakannya atau malah membuat obat menjadi tidak bekerja dengan baik. Untuk menghindari terjadinya interaksi, Anda harus memberitahu dokter obat, vitamin, dan produk herbal apa saja yang sedang dikonsumsi. Dengan informasi tersebut, dokter akan mengatur obat-obatan yang tepat untuk kondisi Anda. 

Contoh obat yang dapat beinteraksi dengan trihexyphenidyl adalah obat depresi, karena obat ini dapat meningkatkan risiko efek samping seperti mulut kering, sulit buang air kecil, kembung, sedikit keringat, dan meningkatnya suhu tubuh. Contoh obat depresi adalah isocarboxazid, tranylcypromine, dan desipramine. Selain itu, obat yang digunakan untuk penyakit Parkinson lain seperti levodopa apabila dikonsumsi secara bersamaan dengan trihexyphenidyl dapat meningkatkan gerakan tidak disengaja yang disebabkan oleh obat. Apabila kedua obat tersebut harus digunakan secara bersamaan, dosis harus dikurangi dan disesuaikan. 

Hidup Sehat

6 Manfaat Collard Greens Ini Patut Dicoba

Manfaat sayuran hijau untuk kesehatan sudah tidak perlu diragukan. Mengandung serat tinggi, sayuran hijau pun kerap menjadi andalan untuk melancarkan metabolism dan pencernaan. Di antara beragam sayuran hijau yang ada, collard greens menjadi salah satu jenis sayuran yang patut Anda coba.

Manfaat collard greens tidak kalah hebat dibandingkan jenis sayuran hijau lainnya. Sayuran yang sebangsa dengan sawi dan pokcoy ini sangat kaya akan nutrisi. Beberapa nutrisi penyumbang manfaat collard greens yang beragam, antara lain vitamin A, B6, c, K, zat besi, magnesium, dan kalsium. Bahkan khusus untuk vitamin K, kandungannya dalam 100 gram collards greens mencapai 8 kali lipat daripada kebutuhan harian yang disarankan.

Dengan nutrisi yang berlimpah, manfaat-manfaat collard greens bisa dengan mudah Anda dapatkan. Berikut ini adalah beberapa manfaat super dari sayuran hijau yang kaya khasiat ini.

  • Mencegah Sembelit

Konstipasi atau sembelit tidak bisa dipandang sebelah mata. Jika dibiarkan berkelanjutan, sembelit bisa membuat penyumbatan usus. Sembelit timbul akibat tidak lancarnya saluran pencernaan Anda. Namun dengan mengonsumsi collard greens, kesehatan saluran cerna bisa dijaga lebih baik. Serat tinggi pada sayuran ini bisa membuat proses pencernaan lebih lancar dan Anda pun terhindar dari masalah sembelit yang mengganggu.

  • Menurunkan Risiko Osteoporosis

Anda yang tidak suka menyeruput susu kaya kalsium untuk mencegah osteoporosis bisa menggantinya dengan mengonsumsi collard greens. Pasalnya, sayuran hijau ini sangat kaya vitamin K maupun kalsium. Bayangkan saja, dalam satu cangkir rebusan collard greens, kandungan vitamin K-nya mencapai 770 mikrogram. Nilai tersebut berkali-kali lipat dibandingkan kebutuhan konsumsi vitanmin K harian untuk pria sebesar 120 mikrogram ataupun wanita 90 mikrogram. Manfaat collard greens pun bisa menurunkan risiko osteoporosis.

  • Meminimalkan Risiko Kanker

Manfaat collard greens yang tidak kalah menakjubkan adalah kemampuannya menghindarkan Anda dari risiko penyakit kanker. Pasalnya, sayuran hijau ini memiliki kandungan glukosinolat dan sulfur yang bisa mencegah dan memperlambat perkembangan se lasing dalam tubuh. Mengonsumsi collard greens secara rutin bahkan telah terbukti menurunkan risiko kanker payudara.

  • Menjauhkan Penyakit Kardiovaskular

Penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskular umumnya merupakan penyakit kronis yang mematikan, mulai dari tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, sampai stroke. Anda bisa terjauhkan dari berbagai penyakit tersebut dengan rajin mengonsumsi collard greens. Ini karena sayuran sejenis sawi tersebut mengandung serat tinggi yang mampu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol jahat. Sumbatan akibat lemak di pembuluh darah yang memicu berbagai penyakit kardiovaskular pun bisa dihindari.

  • Mengontrol Diabetes

Kandungan serat tinggi pada collard greens juga berkhasiat mengurangi kadar glukosa dalam darah. Tidak hanya itu, collard greens juga memiliki kandungan asam alfa-lipoat yang mampu menurunkan kadar glukosa dalam darah sekaligus meningkatkan sensitivitas insulin pada seseorang. Alhasil, jenis sayuran ini bisa digunakan sebagai terapi untuk mengontrol kadar gula darah bagi para penderita diabetes.

  • Mengobati Insomnia

Gangguan tidur atau insomnia banyak disebabkan oleh kondisi stres yang berlebih. Collard greens mengandung kolin yang efektif meningkatkan suasana hati dan menjaga kinerja otak.  Kemampuan tersebut membuat collard greens dapat dijadikan salah satu obat herbal insomnia yang layak Anda pilih dan coba.

***

Anda mungkin langsung tertarik menjajal beragam manfaat collard greens dengan mulai mengonsumsinya. Sedikit saran, pengolahan terbaik untuk jenis sayuran hijau, tidak terkecuali collard greens, adalah dengan mengukus atau merebusnya. Tujuannya agar vitamin dan nutrisi lain yang terkandung di dalamnya tidak banyak hilang karena proses memasak.

Penyakit

Ini Penjelasan Tentang Varikokel

Ini Penjelasan Tentang Varikokel

Varikokel merupakan kondisi pembengkakan yang terjadi pada pembuluh darah vena pada kantong zakar atau skrotum. Skrotum ini berfungsi menahan testis serta mengandung arteri dan vena di saluran sperma, pada setiap testis di skrotum. Pembengkakan yang terjadi tentu mengganggu fungsi kantong zakar, untuk mengatasinya diperlukan cara menyembuhkan varikokel.

Pembuluh darah yang membawa darah dari testis ke penis seharusnya tidak teraba atau terasa, namun ketika terjadi varikokel pembuluh darah vena ini tampak seperti terdapat banyak cacing dalam skrotum, kondisi ini sama seperti dengan varises pada tungkai. Varikokel bisa muncul saat seseorang berusia 15 hingga 25 tahun dan sebagian besar ditemukan pada skrotum sebelah kiri.

Cara Menyembuhkan Varikokel

Sebagian besar kondisi ini tidak menyebabkan gejala dan tidak menimbulkan bahaya, sehingga tidak diperlukan adanya pengobatan. Saat kondisi ini menimbulkan rasa nyeri, dokter menanganinya dengan memberikan obat pereda nyeri, seperti ibuprofen dan paracetamol. 

Selain itu, pasien juga akan disarankan menggunakan celana penyangga testis untuk meredakan tekanan. Varikokel yang menimbulkan rasa nyeri hebat atau sampai membuat testis menjadi kecil hingga membuat kemandulan, maka diperlukan beberapa tindakan medis seperti berikut.

  • Embolisasi

Proses ini dilakukan dengan cara memasukkan sebuah selang guna menjangkau vena di lokasi varikokel melalui selangkangan atau leher. Dokter akan memasukkan zat untuk memperbaiki aliran darah dan varikokel, proses ini dilakukan dengan bius total dan prosedurnya memakan waktu beberapa jam.

  • Operasi

Tindakan medis ini dilakukan dengan cara dokter akan menjepit atau mengikat pembuluh darah yang menjadi varikokel, tujuannya untuk menghambat aliran darah ke pembuluh tersebut sehingga bisa mengalir ke pembuluh darah normal lainnya.

Operasi ini bisa dilakukan dengan proses pembedahan terbuka atau teknik sayatan minimal dengan bantuan alat khusus yang dinamakan laparoskop. Operasi dapat dilakukan dengan obat bius total atau setempat.

Proses penyembuhan pasca tindakan bisa dalam sehari atau dua hari, meski demikian pasien harus menghindari kegiatan berat selama 10 hingga 14 hari. Selain itu, dibutuhkan pemeriksaan selanjutnya oleh dokter urologi selama tiga hingga empat bulan, khususnya bagi penderita yang juga mengalami kemandulan.

Pencegahan Varikokel

Berbeda dengan penis, testis pada laki-laki memang memiliki ukuran yang sama meski tidak menutup kemungkinan seseorang bisa memiliki testis dengan ukuran yang lebih besar ketimbang orang lain. Testis seharusnya terasa lembut, tanpa gumpalan atau benjolan yang terasa kokoh tapi tidak keras, selain cara menyembuhkan varikokel, langkah pencegahan juga bisa dipakai sebagai alternatif.

  • Periksa Bentuk

Periksa masing-masing testis pada waktu yang berbeda, rasakan seperti apa bentuknya ketika memegang testis. Tujuan memegang testis satu persatu untuk membedakan masing-masing bentuk testis dan mengenali tanda-tanda yang tidak biasa.

  • Periksa Setelah Mandi

Langkah ini bisa dilakukan pada malam hari, setelah mandi menggunakan air hangat agar skrotum berada dalam keadaan rileks dan lembut. Coba pegang testis sedikit lebih ketat, tapi tetap rileks dan tidak terlalu kendur atau kencang ketika memegangnya.

  • Lakukan Gerakan Melingkar

Pakai jari kedua tangan melakukan gerakan memutar pada satu testis, rasakan apakah muncul benjolan atau bengkak seperti butiran beras yang tertanam di dalamnya. Jika ada, ingat atau tuliskan dengan rinci perubahan yang terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Perubahan yang terjadi bisa seperti benjolan yang membesar, sensasi geli atau malah muncul benjolan baru. Ingat juga seberapa besar ukuran benjolan yang muncul dari waktu ke waktu dan temui dokter untuk melakukan konsultasi.

Penyakit

Radang Telinga Tengah Pada Anak, Kenali Gejalanya!

Mungkin hampir semua orang anak pernah mengalami yang namanya batuk, flu, atau ruam popok tanpa masalah yang berarti. Namun, radang telinga tengah mungkin hanya beberapa anak saja yang mengalami masalah tersebut.

Sebenarnya apa itu infeksi telingan bagian tengah yang terjadi pada anak dan seringkali membuat bayi atau anak-anak mengalami demam. Yuk, kenali lebih jauh dengan penyakit satu ini dan apa saja gejala yang sering muncul saat mengalaminya.

Apa itu radang telinga tengah?

Radang telinga tengah atau otitis media adalah infeksi telinga yang terjadi ketika virus atau bakteri masuk ke telinga tengah, ruang di belakang gendang telinga. Ketika seorang anak mengalami otitis media ini, maka telingan tengah Si Kecil akan terisi oleh nanah (cairan yang terinfeksi). Nanah tersebut mendorong gendang telinga yang bisa sangat menykitkan.

Apa saja tanda dan gejalanya?

Sakit pada telinga adalah salah satu tanda utama infeksi telinga tengah. Anak-anak juga mungkin memiliki gejala seperti:

  • Demam 
  • Kesulitan makan, minum dan tidur. Mengunyah, menghisap, dan berbaring dapat menyebabkan perubahan tekanan yang menyakitkan di telinga tengah
  • Waktu tidur yang buruk
  • Drainase dari telinga, cairan kuning, cokelat, atau putih yang bukan kotoran telingan merebes dari telinga. Ini mungkin berarti gendang telinga telah pecah
  • Kesulitan mendengar

Anak-anak yang lebih besar dapat mengeluh tentang sakit telinga, tetapi seorang anak yang lebih kecil mungkin hanya akan menarik-narik telinga atau menjadi rewel dan menangis lebih dari biasanya, karena merasakan sakit pada telinga.

Jika tekanan dari penumpukan cairan cukup tinggi, gendang telinga dapat pecah, dengan cairan yang keluar dari telinga. Ini adalah penyebab umum pecahnya gendang telinga pada anak-anak. Seorang anak dengan gendang telinga yang pecah mungkin merasa pusing atau mual, dan telingan berdenging atau berdegung.

Bagaimana infeksi bisa terjadi?

Radang telinga tengah biasanya terjadi karena pembengkakan di salah satu atau kedua saluran eustachius (yang menghubungkan telinga tengah ke bagian belakang tenggorokan). Saluran tersebut membiarkan lendir mengalir dari telinga tengah ke tenggorokan.

Flu, infeksi tenggorokan, asam refluks, atau alergi dapat membuat tabung eustachius membengkak. Ini akan menghalangi lendir mengalir. Lalu virus atau bakteri tumbuh di lendir dan menghasilkan nanah, yang menumpuk di telinga tengah.

Anak-anak (terutama dalam 2 hingga 4 tahun pertama kehidupannya) lebih sering mengalami infeksi telinga daripada orang dewasa karena beberapa alasan. Meliputi:

  • Saluran eustachiusnya yang lebih pendek dan horizontal memungkinkan bakteri dan virus lebih mudah masuk ke telinga tengah. Tabungnya juga lebih sempit, jadi lebih mungkin tersumbat.
  • Adenoid mereka, struktur seperti kelenjar di bagian belakang tenggorokan, lebih besar dan dapat mengganggu pembukaan saluran eustachius.

Hal lain yang membuat anak-anak lebih berisiko termasuk perokok pasif, pemberian susu botol, dan berada di sekitar anak-anak lain di penitipan anak. Infeksi telinga lebih sering terjadi pada anak laki-laki daripada perempuan.

Radang telinga dalam ini tidak menular, tetapi pilek yang terkadang menyebabkannya bisa menular. Infeksi sering terjadi selama cuaca musim dingin, ketika banyak orang terkena infeksi saluran pernapasan bagian atas atau pilek (anak dengan infeksi telinga juga mungkin mengalami gejala flu, seperti pilek atau hidung tersumbat atau batuk).

Pencegahan

Berikut beberapa cara untuk mengurangi risiko infeksi telinga apada anak:

  • Kontrol alergi, peradangan dan lendir yang disebabkan oleh reaksi alergi dapat menghalangi saluran eustachius dan membuat infeksi.
  • Menyusui bayi Anda, ASI memiliki antibodi yang baik yang berfungsi untuk mengurangi laju infeksi telinga.
  • Vaksinasi, tanyakan pada dokter tentang vaksin pneumokokus, flu dan meningitis. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang divaksinasi memiliki lebih sedikit infeksi telinga.
  • Jangan merokok, menurut beberapa penelitian, anak-anak yang terpapar asap rokok orang lain memiliki kemungkinan dua hingga tiga kali lebih besar untuk terkena infeksi telinga dibandingkan dengan anak-anak lain.

Jika anak Anda mengalami beberapa gejala radang telinga tengah di atas disarankan untuk mengunjungi dokter. Dokter akan membantu mengatasi ketidaknyamanan Si Kecil, biasanya dengan memberikan asetaminofen atau ibuprofen kepada anak untuk meredakan nyeri dan demam. Dokter juga mungkin akan merekomendasikan penggunaan obat tetes telinga pereda nyeri selama gendang telinga tidak pecah.