Rumah sakit

Pemeriksaan Lengkap di Lab Pramita Kebon Jeruk

Lab Pramita Kebon Jeruk yang berlokasi lengkap di Jalan Panjang Arteri Kelapa Dua Raya Nomor 18, Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat ini merupakan laboratorium yang memiliki fasilitas lengkap. Lab Pramita Kebon Jeruk ini tidak hanya sekedar laboratorium dan klinik saja, tetapi pemeriksaan lengkap seperti radiologi pun ada di sini.

Laboratorium Klinik Pramita Kebon Jeruk di Jakarta Barat

Pemeriksaan yang sering terjadi di Lab Pramita Kebon Jeruk ini adalah pemeriksaan darah. Hal ini dilakukan jika Anda ingin memeriksakan kondisi kesehatan. Melalui pemeriksaan darah ini, nantinya akan terlihat apakah kondisi tubuh Anda sehat atau tidak. Pemeriksaan darah dilakukan dengan cara mengambil darah dari pembuluh darah vena yang terletak dekat dengan permukaan kulit. Daerah yang paling sering dipilih adalah lipatan siku. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dilakukan oleh perawat atau petugas laboratorium saat mengambil sampel darah untuk pemeriksaan darah lengkap.

  • Membersihkan area kulit di lokasi pengambilan darah, menggunakan larutan antiseptik.
  • Mengikatkan tali elastis pada bagian atas lokasi pengambilan darah, agar aliran darah terbendung di area tersebut.
  • Memasukkan jarum ke dalam pembuluh darah vena dan menyedot darah sejumlah yang dibutuhkan, lalu menampungnya di dalam tabung kecil.
  • Menutup luka bekas tusukan jarum dengan perban.
  • Menempelkan label berisi nama dan waktu pengambilan darah pada tabung penampung darah, lalu mengirimkannya ke laboratorium untuk diperiksa.

Setelah pemeriksaan darah ini, nantinya Anda bisa mengetahui gangguan kesehatan apa yang sedang dialami oleh tubuh Anda. Berikut ini beberapa gangguan kesehatan yang bisa terdeteksi melalui hasil pemeriksaan darah.

  1. Peradangan Tubuh

Tes sedimentasi eritrosit atau disebut juga laju endap darah adalah tes darah untuk mengetahui tingkat keparahan peradangan dalam tubuh. Peradangan ini bisa disebabkan oleh infeksi, tumor, atau penyakit autoimun. Semakin cepat sel darah mengendap, semakin tinggi tingkat peradangan yang terjadi. 

  1. Gangguan Elektrolit

Elektrolit, seperti sodium, potasium dan klorida adalah mineral yang ditemukan dalam tubuh. Mineral ini berfungsi menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, sehingga organ dan jaringan tubuh dapat berfungsi dengan baik. Ketika kadarnya terganggu, maka seseorang berisiko mengalami dehidrasi atau kondisi yang lebih serius seperti, diabetes, gagal ginjal, penyakit hati, dan gangguan jantung. 

  1. Diabetes

Pemeriksaan darah juga dapat dilakukan untuk menilai kadar glukosa darah (glukosa). Sama seperti tes kolesterol, tes glukosa bisa dilakukan di fasilitas kesehatan atau di rumah dengan alat khusus. Jika hasil tes darah menunjukan kadar glukosa yang tinggi, artinya seseorang berpeluang mengidap diabetes.

  1. Penyakit Kardiovaskular

Tingginya kadar kolesterol sering menjadi pemicu utama penyakit kardiovaskular. Nah, pemeriksaan darah dapat dilakukan untuk mencari tahu kadar kolesterol di dalam tubuh. Apabila tes menunjukan kadar kolesterol tinggi dalam darah, tandanya seseorang berisiko tinggi mengalami penyakit, seperti penyakit jantung dan stroke.

  1. Penyakit Paru-Paru

Analisis gas darah seringkali dilakukan untuk mendeteksi gangguan keseimbangan asam basa tubuh, fungsi paru dan respons terapi oksigen pada paru-paru. Melalui analisis gas darah, dokter  dapat mengevaluasi tingkat keasaman (pH) darah dan kadar gas dalam darah (seperti oksigen dan karbondioksida). Penyakit yang bisa teridentifikasi melalui ketidakseimbangan pH umumnya adalah penyakit yang mempengaruhi paru-paru, seperti pneumonia dan penyakit paru obstruktif kronis. 

Itulah beberapa gangguan kesehatan yang bisa terdeteksi melalui tes darah yang dilakukan di Lab Pramita Kebon Jeruk. Tidak hanya itu, jika Anda ingin melakukan pemeriksaan lebih lanjut juga bisa dilakukan di lab ini. Lab Pramita Kebon Jeruk memiliki layanan yang lengkap seperti radio diagnostik, elektromedis dan layanan klinik. Layanan lengkap ini tentunya akan membantu Anda dalam mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh.