Uncategorized

Perawatan Gigi dan Mulut Serta Gusi Sehat

Banyak orang menyatakan bahwa mata adalah jendela jiwa. Namun, apabila Anda ingin tahu siapa sesungguhnya seseorang, perhatikan senyum mereka. Senyum putih bagaikan Mutiara dapat membuat impresi atau kesan pertama yang baik, sementara senyum tanpa gigi karena seseorang mencoba untuk menutupi bau mulut memberi dampak yang sebaliknya. Oleh karena itu, penting bagi seseorang untuk terus melakukan perawatan gigi dan mulut setiap hari. 

Pada dasarnya, melakukan perawatan gigi dan mulut merupakan hal yang mudah. Anda hanya perlu tahu tips dan trik yang benar serta berkomitmen dalam melakukannya. Tidak hanya senyum putih cemerlang dapat meningkatkan kepercayaan diri, gigi dan mulut yang sehat juga akan mencegah risiko komplikasi kesehatan yang mengganggu di kemudian hari. Beberapa tips yang bisa Anda ikuti dalam perawatan gigi dan mulut di antaranya adalah:

  • Sikat gigi dua kali sehari selama 2 menit

Menurut American Dental Association (ADA), Anda perlu menyikat gigi dua kali sehari selama 2 menit. Perawatan gigi dan mulut ini akan membuat gigi Anda terus dalam kondisi prima. Menyikat gigi dan lidah menggunakan sikat gigi berbulu sikat yang lembut dan pasta gigi yang mengandung fluoride dapat membersihkan sisa makanan dan bakteri yang bersarang di dalam mulut. Menyikat gigi juga dapat membersihkan partikel yang merusak gigi dan menyebabkan gigi berlubang.

  • Sikat gigi pagi hari lawan bau mulut tidak sedap

Mulut memiliki suhu 37 derajat Celsius. Hangat dan lembap, mulut juga dipenuhi dengan partikel makanan dan bakteri. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan yang disebut plak. Pada saat plak menumpuk, plak akan mengeras dan mengiritasi gusi. Tidak hanya menyebabkan penyakit gusi, plak juga dapat menyebabkan bau mulut yang tidak sedap. Pastikan Anda menyikat gigi di pagi hari untuk membantu membersihkan plak yang menumpuk semalaman. 

  • Jangan berlebihan dalam menyikat gigi

Apabila Anda menyikat gigi lebih dari dua kali sehari, selama lebih dari 4 menit, Anda bisa menipiskan lapisan enamel yang melindungi gigi. Apabila tidak ada lagi enamel gigi, lapisan dentin akan terlihat dan terpapar. Dentin memiliki lubang kecil yang menuju ujung saraf. Pada saat terpicu, Anda dapat merasa nyeri atau sakit. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, sekitar 20 persen warga Amerika Serikat memiliki sensitivitas pada gigi mereka. 

  • Jangan berlebihan menyikat gigi

Beberapa orang sering menyikat terlalu keras. Cobalah untuk menyikat gigi layaknya Anda sedang menyikat kulit telur. Apabila bulu sikat terlihat terlalu bengkok, berarti Anda memberikan terlalu banyak tekanan. Enamel cukup kuat untuk melindungi gigi dari apapun yang masuk ke dalam mulut, mulai makan dan minum hingga proses pencernaan berlangsung. Namun, anak-anak dan remaja memiliki enamel yang lebih lunak dibandingkan dengan orang dewasa, yang membuat mereka rentan menderita gigi berlubang dan erosi akibat makanan dan minuman. 

  • Jauhi minuman bersoda

Minuman bersoda sangat berbahaya bagi kesehatan gigi dan mulut. Tidak hanya soda yang mengandung gula, diet soda juga berbahaya untuk gigi. Asam di dalam soda dapat menyerang gigi. Saat asam mengikis enamel, hal tersebut akan menyebabkan gigi berlubang dan meninggalkan noda pada permukaan gigi. 

Dengan melakukan perawatan gigi dan mulut di atas ditambah dengan menghindari makanan dan minuman yang dapat merusak gigi, Anda akan memiliki gigi dan mulut yang sehat. Selain itu, kunjungilah dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk mendapatkan pemeriksaan kondisi kesehatan mulut Anda.