Penyakit

Segera ke Rumah Sakit Jika Anda Mengalami Gejala Hipoksia Ini

Waspada jika Anda merasa mengalami penurunan penglihatan di malam hari. Pasalnya, kondisi ini bisa menjadi pertanda gejala hipoksia tahap awal. Hipoksia adalah kondisi ketika tubuh kekurangan oksigen. Keadaan ini sangat berbahaya karena tanpa oksigen yang cukup, organ-organ seperti otak dan hati bisa rusak dalam waktu yang singkat.

Pada tahap awal, saat kadar oksigen dalam tubuh hanya berkurang 5-10%, memang tubuh belum menunjukkan gejala yang parah. berkurangnya kualitas penglihatan di malam hari itu merupakan salah satunya, selain ketidakmampuan mata untuk menangkap warna yang jelas. Seiring bertambahnya tingkat keparahan hipoksia, gejala yang muncul juga akan semakin parah. jika masih dibiarkan juga, kadar oksigen dalam darah tinggal kurang dari 70% maka Anda akan berada dalam kondisi kritis.

Hipoksia terbagi dalam 4 tipe utama, yaitu hipoksia hipoksis, hipoksia anemik, hipoksia stagnan, serta hipoksia histotoksik. Pada orang pecandu narkoba dan alkohol, hipoksia yang terjadi adalah hipoksia histotoksik. Pada kondisi ini, sel jaringan mengalami keracunan. Meskipun kadar oksigen dalam darah normal, sel yang keracunan tersebut tidak dapat menggunakan oksigen sehingga terjadilah hipoksia.

Apa yang harus dilakukan jika menderita hipoksia?

Jangan menunda untuk memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala hipoksia, sekalipun baru pada tahap awal. Hipoksia yang hanya berlangsung sebentar bisa segera pulih dan organ tubuh pun kembali berfungsi seperti sedia kala, baik secara total maupun parsial. Sebaliknya, hipoksia yang berlangsung lama bisa sampai berujung pada kematian. Jika tidak meninggal, berbagai komplikasi sudah menanti, di antaranya:

  • Kerusakan otak hingga mati otak serta paralisis (lumpuh).
  • Tubuh berada dalam kondisi vegetatif, yakni ketika fungsi organ dasar seperti bernapas dan membuka bola mata masih berjalan dengan baik, tapi Anda tidak bisa memberi respons terhadap rangsangan dari lingkungan sekitar.
  • Nekrosis atau kematian jaringan tubuh.
  • Inflamasi atau peradangan.
  • Hipertensi dan infeksi paru.

Agar terhindar dari komplikasi ini, rutin minum obat sesuai anjuran dokter. Selain itu, kamu bisa mengubah pola hidup menjadi lebih sehat, di antaranya dengan berhenti merokok, tidak mengonsumsi alkohol dan narkoba, serta melakukan olahraga ringan seperti yoga.