Bayi & Menyusui

Mengenal Ciri-ciri Obat Nyamuk yang Aman untuk Bayi

Bayi Anda tidak terlepas dari kemungkinan serangan gigitan nyamuk. Tidak seperti orang dewasa, bayi tidak bisa mengontrol diri untuk tidak menggaruk rasa gatal yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Untuk mencegah hal ini, Anda perlu mencari obat nyamuk yang aman untuk bayi agar bayi mendapatkan perlindungan.

Tentunya, Anda tidak bisa memberikan obat nyamuk biasa pada bayi seperti yang digunakan pada orang dewasa. Kulit bayi cenderung sensitif, sehingga kandungan dalam obat nyamuk biasa bisa saja memicu reaksi negatif pada kulit bayi. 

Memilih Obat Nyamuk yang Aman untuk Bayi

Agar kulit bayi Anda tetap sehat dan terlindung dari serangan nyamuk, Anda perlu mencari obat nyamuk yang memang dirancang secara khusus bagi bayi. Pertimbangkanlah beberapa hal berikut ketika Anda akan memilih obat nyamuk:

  • Memilih jenis obat nyamuk

Obat nyamuk untuk bayi hadir dalam berbagai bentuk. Ada yang berupa krim atau lotion seperti pelembab, ada juga yang hadir dalam bentuk spray dan roll on. Sesuaikan kebutuhan Anda dalam memilih jenis obat nyamuk tersebut.

Apabila Anda ingin obat nyamuk yang praktis digunakan dan dibawa-bawa, Anda bisa memilih obat nyamuk yang aman untuk bayi dalam bentuk spray. Akan tetapi, untuk perlindungan yang lebih maksimal dan memberikan kelembaban, obat berbentuk krim akan menjadi pilihan yang tepat. 

Apapun jenis obat nyamuk yang dipilih, pilihlah sesuai dengan kebutuhan Anda. Dengan begitu, Anda bisa memastikan kulit bayi tetap terjaga dengan maksimal dari serangan gigitan nyamuk. 

  • Gunakan hanya pada bagian kulit yang terbuka

Hindari memakaikan obat nyamuk pada bagian kulit bayi yang terlindungi di bawah pakaian. Ini berguna untuk menghindari kulit menjadi lengket akibat campuran dari keringat dengan krim obat nyamuk. 

Selain itu, area kulit yang terlindungi oleh pakaian tidak perlu lagi mendapatkan perlindungan dari obat nyamuk yang aman untuk bayi. Karena, kain dari pakaian sudah cukup digunakan sebagai perlindungan. 

Jadi, cukup aplikasikan obat nyamuk hanya pada bagian kulit yang terbuka saja, seperti pada leher, jari-jari tangan, jari-jari kaki, dan lain sebagainya. 

  • Jangan menggunakan obat nyamuk secara berlebihan

Anda mungkin berusaha untuk melindungi bayi dari gigitan nyamuk sebisa mungkin. Tapi, jangan sampai Anda mengaplikasikan obat nyamuk secara berlebihan ke kulit bayi Anda. 

Perlu diperhatikan, menggunakan lebih banyak produk tidak akan membuat perlindungan terhadap kulit bayi menjadi bertambah juga. Ini hanya akan membahayakan kesehatan kulit bayi, karena terpapar oleh terlalu banyak zat kimia dari obat nyamuk.

Gunakanlah obat nyamuk secukupnya. Perhatikan juga cara penggunaan obat yang tertulis pada label kemasan produk. Beberapa jenis produk mungkin hanya boleh digunakan maksimal satu kali saja dalam sehari. 

  • Bersihkan obat nyamuk dari kulit bayi setelah pulang

Saat sudah kembali ke dalam ruangan, segera bersihkan tubuh bayi Anda. Selain untuk mengangkat kotoran, ini dilakukan guna memastikan tidak ada sisa obat nyamuk yang tersisa.

Meskipun Anda sudah memakaikan obat nyamuk yang aman untuk bayi, tapi pemakaian dalam jangka panjang tetap tidak dianjurkan. Oleh sebab itu, ketika memandikan bayi, pastikan agar sisa-sisa obat nyamuk di kulit bayi pun ikut terangkat.

Pertimbangkanlah hal-hal di atas ketika akan memilih dan memakaiakan obat nyamuk yang aman untuk bayi Anda. Ingat, jangan sampai pemakaian obat nyamuk justru malah membahayakan kulit bayi Anda.