Hidup Sehat

Ini Cara Menggemukkan Badan yang Benar

Memiliki postur tubuh yang tidak ideal memang membuat tidak percaya diri, apalagi jika terlalu kurus. Supaya Anda tidak terlihat seperti kurang makan, Anda perlu tahu cara menggemukkan badan agar berat badan bisa ideal. Meskipun demikian, tidak sembarang orang yang bisa mengklaim dirinya memiliki tubuh yang kurus. Secara medis, seseorang dapat dikatakan kurus juga memiliki indeks massa tubuh (IMT) kurang dari 18,5. Cara menghitung IMT adalah berat badan dibagi 2 kali tinggi badan. Misalnya Anda memiliki berat badan 48 kg dan tinggi 64 cm, makan IMT yang dihasilkan adalah 17,8 alias kurus.

Bagaimana caranya?

Untuk menggemukkan badan pada intinya, Anda harus memperbanyak asupan kalori agar tubuh berada pada level surplus kalori. Artinya, kalori yang Anda masukkan harus lebih banyak (surplus) daripada kalori yang terbakar dalam satu hari. Jika Anda ingin mengetahui berapa banyak kalori yang Anda butuhkan, silahkan konsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Selain menghitung kalori yang diperlukan tubuh, Anda bisa melakukan berbagai tips menggemukkan tubuh berikut ini:

  • Jangan minum sebelum makan karena bisa membuat lebih cepat kenyang.
  • Pakai piring yang lebih besar karena secara psikologis akan membuat Anda cenderung makan lebih banyak.
  • Tidur yang cukup untuk membantu pertumbuhan otot.
  • Utamakan makan makanan yang mengandung protein daripada sayur. Maksudnya, jika Anda makan dengan nutrisi yang lengkap, seperti nasi, daging, dan sayuran, maka sebaiknya Anda menghabiskan protein terlebih dahulu, baru mengonsumsi sayur.
  • Sediakan camilan sehat seperti, biskuit protein, cracker dengan selai kacang, buah pisang dan alpukat, atau minuman sehat seperti protein kocok dan susu.
  • Jangan lupa olahraga agar lemak yang kamu timbun di dalam tubuh tidak berbalik menjadi penyakit. Lakukan olahraga ringan yang bertujuan sebagai penguatan tubuh, misalnya angkat beban, bukan latihan kardio.

Perlu Anda ingat, menggemukkan badan tidak bisa instan. Butuh komitmen jangka panjang dan kesabaran ekstra sebelum keluar dari stigma kurus dan memiliki indeks massa tubuh yang ideal dengan sehat.