Penyakit

Bagaimanakah Pengobatan dari Limfoma Burkitt?

Bagaimanakah Pengobatan dari Limfoma Burkitt?

Limfoma Burkitt adalah jenis dari limfoma non-Hodgkin, di mana kanker diawali dari sel imun yang disebut sel B. Penyakit ini dikenal sebagai tumor manusia yang paling cepat berkembang, limfoma Burkitt dikaitkan dengan gangguan imunitas dan dapat menjadi fatal dengan cepat apabila tidak ditangani. Namun, kemoterapi intensif dapat memberikan kelangsungan hidup jangka panjang pada lebih dari setengah penderita limfoma Burkitt. 

Limfoma Burkitt  bisa terjadi pada semua kelompok usia, tetapi lebih sering terjadi pada anak-anak terutama mereka yang berusia 5 sampai 10 tahun. Penyakit ini sering dikaitkan dengan infeksi virus, seperti human immunodeficiency virus (HIV) dan Epstein-Barr virus (EBV). Ada tiga tipe limfoma Burkitt yang harus Anda ketahui.

  1. Endemic Burkitt lymphoma

Endemic Burkitt lymphoma adalah jenis limfoma Burkitt yang terjadi di wilayah Afrika. Jenis ini sering dikaitkan dengan penyakit malaria kronis dan infeksi Epstein-Barr virus (EBV). Bagian tubuh yang paling sering diserang oleh adalah tulang wajah dan rahang. Namun, pada beberapa kasus, usus, ginjal, ovarium, dan payudara, juga bisa diserang.

  1. Sporadic Burkitt Lymphoma

Sporadic Burkitt Lymphoma adalah limfoma Burkitt yang terjadi di luar wilayah Afrika. Kondisi ini paling sering dikaitkan dengan infeksi Epstein-Barr virus. Bagian yang paling sering diserang limfoma Burkitt jenis ini adalah saluran pencernaan bagian bawah (bagian akhir usus halus dan bagian awal usus besar).

  1. Immunodeficiency-related lymphoma

Immunodeficiency-related lymphoma adalah limfoma Burkitt yang terkait dengan kelemahan sistem imun. Kondisi ini sering dikaitkan dengan penggunaan obat imunosupresan atau kelainan bawaan.

Limfoma Burkitt ini sama seperti kanker pada umumnya yang belum tersedia secara spesifik bagaimana pencegahan terhadap penyakit ini. Akan tetapi Anda bisa menghindari beberapa faktor risikonya seperti infeksi virus Epstein – Barr. Anda bisa melakukan vaksin terhadap virus ini yang sedang dikembangkan. Anda harus segera periksa kondisi Anda jika mengalami gejala limfoma Burkitt atau kondisi tubuh yang mencurigakan. 

Pada kebanyakan kasus, orang-orang yang didiagnosis dengan limfoma Burkitt tidak memiliki faktor risiko yang jelas, dan banyak orang yang memiliki faktor risiko untuk penyakit ini tidak pernah mengalaminya. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko limfoma Burkitt adalah

  1. Obat–obatan

Obat menekan sistem imun Anda. Jika pernah memiliki transplantasi organ, Anda lebih rentan karena terapi imunosupresif telah menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan penyakit baru.

  1. Infeksi dengan virus dan bakteri tertentu

Infeksi virus dan bakteri tertentu terlihat meningkatkan risiko limfoma Burkitt. Virus yang terkait dengan limfoma Burkitt meliputi HIV dan Epstein-Barr virus. Bakteri yang terkait dengan peningkatan risiko untuk limfoma Burkitt meliputi Helicobacter pylori yang menyebabkan ulkus.

  1. Zat kimia

Zat kimia tertentu, seperti yang digunakan untuk membunuh serangga dan rumput liar, dapat meningkatkan risiko terkena limfoma Burkitt. Lebih banyak penelitian yang diperlukan untuk mengerti kemungkinan hubungan antara pestisida dan terjadinya limfoma Burkitt.

Jika Anda sudah terdiagnosa menderita limfoma Burkitt, Anda bisa melakukan pengobatan untuk menyembuhkan penyakit. Pengobatan untuk limfoma Burkitt berbeda – beda setiap pasien. Hal ini dikarenakan pengobatan yang akan dilakukan ditentukan berdasarkan stadium pasien. Beberapa pengobatan yang dapat Anda lakukan.

  1. Kemoterapi yang menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker.
  2. Radioterapi yang memakai sinar berenergi tinggi guna menghancurkan sel-sel kanker.
  3. Obat antibodi monoklonal bernama rituximab. Obat ini akan menempel pada protein dalam sel kanker dan merangsang sistem imun Anda untuk menyerangnya, sehingga sel kanker akan ikut hancur.
  4. Operasi. Langkah ini dilakukan apabila terdapat kondisi sumbatan usus.

Langkah–Langkah pengobatan ini bisa Anda kombinasikan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam menyembuhkan limfoma Burkitt. Meski begitu, jika Anda melakukan kombinasi pengobatan ini harus dikonsultasikan dengan dokter terkait dan benar – benar berada dalam pengawasan dokter.